by

Tips Saat Wawancara Kerja agar Lolos dengan Mudah

Jangan sepelekan interview, karena ini terkadang yang membuat para pelamar kerja bisa mendapatkan pekerjaan. Maka dari itu, tips saat wawancara kerja harus dipelajari dengan serius. Dan harus diterapkan dengan benar oleh fresh graduated di depan pewawancara.

Tips ini bisa dilaksanakan dengan mudah jika pelamar kerja mampu memfungsikan mental dan akalnya, karena kedua variabel itulah yang akan membantu mempermudah komunikasi dan interaksi. Tanpanya, mungkin tips apapun tidak akan bermanfaat. Apalagi kalau pelamar kerja sudah mengaku kalah di awal.

Jika pelamar kerja sudah siap mental dan dialektika, maka silakan terapkan tips lolos wawancara kerja. Kalau masih belum mengetahui kiat yang dimaksud, silakan baca dulu artikel ini sampai tuntas. Dan ini dia ulasan selengkapnya:

1. Pelajari Profil Perusahaan

Jika ingin melakukan wawancara kerja, pastikan pelamar sudah tahu profil perusahaan. Kalau masih belum mumpuni, lebih baik pelajari dulu jauh-jauh hari sebelum interview. Pengetahuan ini penting karena dikhawatirkan pertanyaan yang diajukan seputarnya. Paling tidak ada kesiapan terlebih dahulu.

Kalau profil perusahaan sudah diketahui, tentu pelamar kerja tidak akan canggung lagi. Semua pertanyaan pewawancara pasti dijawab dengan tenang dan percaya diri. Di sini, potensi pelamar kerja diterima sangat besar. Apalagi kalau jawaban bisa menimbulkan kesan yang bagus dan menimbulkan pujian.

2. Tunjukkan Penampilan Sebaik Mungkin

Yang dibutuhkan saat wawancara bukan kemampuan menjawab semua pertanyaan saja. Tetapi penampilan pelamar kerja juga akan dijadikan pertimbangan. Nah, momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik, tentu caranya dengan menunjukkan penampilan fisik diri yang terbaik.

Salah satu bentuk penampilan diri saat wawancara ialah berpakaian yang rapi. Kalau busananya semacam ini, tentu kesan pertamanya saja sudah bagus. Pewawancara juga akan memahami seperti apa tipikal pelamar kerja yang berada di depannya. Bukan tidak mungkin, hal ini yang akan dijadikan penilaian kelulusan.

Baca Juga  Pernahkah Kamu Mengalami Languishing? Inilah 10 Tandanya!
3. Jangan Remehkan Kontak Mata

Perusahaan menginginkan pekerja yang berani, serta memiliki sifat optimistik. Dua mental ini kadang ditunjukkan oleh keberanian melakukan kontak mata dengan pewawancara. Makanya, pelamar kerja tidak boleh meremehkannya, serta harus banyak melakukan latihan serta sebisa mungkin memahami apa yang akan disampaikan.

Jika pelamar kerja gagal melakukan kontak mata, maka penilaian akan berkurang. Sebab di saat itu, pewawancara tahu kalau si pelamar memiliki mental yang minus. Bahkan dianggap fresh graduated pesimistik, penakut, tidak kreatif dan selainnya. Jika variabel ini ditemukan, tentu wawancara akan berakhir dengan kegagalan.

4. Ungkap Identitas Sedetail Mungkin

Tips saat wawancara kerja yang berikutnya ialah mengungkap identitas sedetail mungkin. Silakan sampaikan dengan jelas, transparan serta tidak menggunakan kalimat yang bertele-tele. Kalau bisa, pastikan pewawancara tidak mengulang pertanyaan. Jadi, bahasa yang digunakan benar-benar padat dan mudah dicerna.

Pelamar kerja harus menyampaikan identitas dengan penuh rasa percaya diri, termasuk mengungkap secara gamblang keunggulan dan keahlian apa saja yang dimiliki. Prestasi yang pernah diraih juga harus dimunculkan karena ini menjadi poin penilaian yang juga sangat penting.

5. Jangan Malu Mengungkap Prestasi dan Keunggulan Diri

Terkadang ada pelamar kerja yang enggan menjawab pertanyaan seputar prestasi dan keunggulan diri. Alasannya karena malu atau tidak ingin mendapatkan apresiasi berlebihan. Padahal instrumen ini penting dan bisa dijadikan pertimbangan penilaian. Artinya semakin banyak prestasi, potensi lulus wawancara juga sangat besar.

Sebaliknya, pelamar kerja yang berdusta atas nama prestasi, tentu sangat tidak bagus. Kalau memang tidak ada prestasi ya harus disampaikan apa adanya. Karena dikhawatirkan, kebohongan akan terbongkar yang akan berefek pada pemecatan, bahkan bisa terjerat hukum jika memang ada unsur penipuan di dalamnya.

Baca Juga  Cara Menata Tanaman Hias Agar Rumah Tampak Indah dan Enak Dipandang
6. Berpikir Sejenak Sebelum Menjawab

Sepaham apapun pelamar pada pertanyaan pewawancara, pastikan tidak langsung menjawab. Melainkan harus dipikirkan terlebih dahulu sembari mencari pola bahasa yang tepat. Jangan karena ingin langsung menjawab, kalimat yang keluar malah rancu. Jika ini yang terjadi, tentu pewawancara tidak akan bisa memahaminya.

Ambil beberapa detik pasca pertanyaan untuk berpikir. Dan kalau tidak paham dengan soal, cobalah gunakan waktu tersebut untuk meminta diulang. Sekalipun demikian, waktu yang diambil tidak boleh terlalu lama. Seakan-akan si pelamar kerja bukan sedang berpikir tetapi memang tidak bisa menjawab.

7. Jaga Pola Duduk yang Tenang tetapi Serius

Pola duduk juga menjadi poin penting ketika melakukan wawancara, karena dari sini pewawancara bisa mengetahui mental serta kemampuan berpikir. Jika duduknya saja gelisah, berarti si pelamar kerja sedang risau, takut dan gelisah. Nah, tentunya nilai interview akan berkurang.

Duduk santai saat wawancara ditunjukkan dengan pola bersandar dan tatapan. Caranya silakan sandarkan bahu dengan nyaman lalu mata menatap ke depan. Tetapi tetap jaga kesopanan dan kewibawaan. Sedangkan kalau tidak paham pertanyaan, silakan majukan tubuh untuk bertanya tetapi tidak sampai merunduk.

8. Jangan Lupa, Awali Wawancara dengan Doa

Doa merupakan cara yang manjur untuk lulus wawancara. Paling tidak dengannya, pelamar kerja akan merasakan ketenangan dan kenyamanan. Sehingga semua pertanyaan pewawancara bisa dijawab dengan baik. Hasilnya juga tidak mengecewakan.

Bagi pelamar kerja yang baru mengikuti interview pasti ada rasa nervous dan gelisah. Namun ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena bisa berefek buruk pada seluruh kegiatan wawancara yang dilakukan. Nah, doa merupakan sarana untuk menghilangkan dua masalah mental tersebut.

Baca Juga  7 Makanan Kelinci yang Benar-benar Baik dan Bernutrisi

Wawancara atau interview merupakan penentu keberhasilan diterima kerja. Maka dari itu, pelamar kerja harus menerapkan tips saat wawancara kerja di atas. Kalau perlu silakan lakukan latihan terlebih dahulu sebelum tiba hari H. Sehingga ketika sudah tiba masa interview, pelamar kerja bisa melaksanakan dengan sukses.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Publikasi Terkait Lainnya