oleh

Supaya Tak Salah Pilih, Ikuti 7 Tips Membeli Lampu Berikut!

Sekarang ini sudah banyak brand lampu yang muncul di pasaran. Akan tetapi, tidak semua produk tersebut berkualitas tinggi. Bahkan, juga banyak produk lampu yang sejatinya merupakan hasil rangkaian sendiri yang dilakukan secara ilegal. Nah, untuk menghindarinya, tentunya Anda membutuhkan tips membeli lampu yang bermutu.

Perlu diketahui, lampu merupakan sarana rumah tangga yang perlu dijaga kualitasnya. Jika tidak, risikonya sangat berbahaya karena bisa memicu korsleting listrik hingga kebakaran hunian yang memakan korban jiwa. Untuk itu, mari cermati tips di bawah ini lalu lakukan pada saat Anda akan membeli lampu merek apapun. Ini ulasannya:

1. Pilih Lampu Bergaransi

Jika ada lampu bergaransi minimal 1 tahun, maka bisa dipastikan kalau lampu tersebut memang bermutu tinggi. Silakan gunakan lampu itu untuk penerangan rumah Anda. Sekalipun mungkin harganya jauh lebih mahal, tetapi Anda tetap harus membelinya, toh lampu tidak akan mudah rusak.

Sejatinya, sebuah lampu yang tahan lama dan dijual dengan harga mahal, merupakan hal yang wajar. Bahkan masih termasuk murah karena Anda tidak perlu membeli lagi lampu-lampu yang baru. Coba bandingkan dengan lampu yang murah tetapi tidak tahan lama. Uang yang Anda keluarkan tentu tetap besar karena harus membeli lampu berulang kali.

2. Membeli Lampu dengan Merek Populer

Sudah disampaikan di atas, bahwa saat ini telah banyak perusahaan lampu yang bermunculan. Bahkan, tidak sedikit perusahaan lokal yang juga meramaikan pasar produk kelistrikan. Namun, Anda harus berhati-hati dengan merek yang tidak populer. Karena bisa jadi, produk yang dibuatnya tidak memiliki kualitas yang bagus.

Maka dari itu, agar Anda aman dari masalah yang terkait dengan lampu, maka beli saja lampu yang mereknya terkenal. Paling tidak, dari sisi pengalaman tentu jauh lebih mumpuni. Belum lagi dari sisi testimoni pengguna yang pastinya lebih banyak pengakuan positif daripada yang negatif.

Baca Juga  Tips dan Trik untuk Menghemat Waktu dan Biaya di Dapur
3. Sesuaikan Besaran Watt dengan Ruang Guna

Tidak dipungkiri, semakin tinggi watt listrik maka cahaya yang dikeluarkan juga semakin terang. Namun di sisi lain, penyerapan daya atau arus juga begitu besar. Yang artinya ialah semakin besar watt yang digunakan, biaya listrik juga bakalan semakin membengkak. Untuk itu, silakan beli lampu tetapi pilih yang jumlah watt-nya ideal.

Paling tidak Anda harus memilih watt lampu yang sesuai dengan ruang di mana lampu tersebut akan dipasang. Tentunya, akan terasa kurang tepat, jika untuk lampu kamar tidur, justru Anda memilih lampu yang watt-nya lebih layak untuk lampu teras rumah. Ini tentunya perilaku yang sangat berlebihan terutama dari segi fungsi dan pembiayaan.

4. Pilih Lampu dengan Fitur Hemat Energi

Sebagian besar produk lampu di era digital semacam ini sudah diperkuat dengan teknologi canggih. Salah satunya sudah disematkan fitur hemat energi yang berfungsi mengurangi serap daya, tetapi listrik tetap mampu bersinar dengan terang. Jika lampu semacam ini yang Anda gunakan, tentu biaya tagihan PLN bisa ditekan.

Akan tetapi, yang menyediakan lampu dengan fitur Hemat Energi tidak banyak. Makanya, Anda harus benar-benar memilih dengan teliti sebelum mulai mengambil keputusan. Kalau perlu tanya terlebih dahulu kepada si reseller, apakah fitur tersebut sudah ada di dalam lampu. Bisa juga dengan membaca di buku panduan atau keterangan produk.

5. Pilih Lampu yang Dibuat dari Material Anti Panas

Lampu merupakan benda yang di dalamnya terdapat rangkaian dari beberapa komponen listrik. Itu artinya, di dalam lampu terdapat suhu panas yang sangat luar biasa manakala lampu tersebut dinyalakan. Tentunya rumusnya sudah sama tahu, kalau semakin lama suhu panas bertahan, maka volume panasnya pasti semakin tinggi.

Baca Juga  7 Tips Mendidik Anak Agar Lebih Suka Menolong

Maka dari itu, silakan beli lampu yang dibuat dari material anti panas. Tujuannya ialah untuk mencegah terjadinya kebakaran komponen. Bahkan juga untuk mencegah tangan terluka ketika mencoba mengganti lampu dalam keadaan masih menyala. Sekalipun sejatinya ini tidak boleh dilakukan, namun terkadang masyarakat banyak yang lupa.

6. Pilih Lampu yang Bebas Sinar UV

Ada beberapa spesifikasi lampu yang sejatinya tidak bagus untuk kesehatan mata. Yaitu, lampu yang di dalam cahayanya masih mengandung sinar UV. Ciri-ciri dari lampu semacam ini ialah memiliki kadar silau yang sangat tinggi. Sedangkan lampu yang bebas sinar UV biasanya memiliki cahaya yang lembut.

Perlu diketahui, cahaya lampu yang di dalamnya dipenuhi dengan sinar UV ternyata bisa membuat kebutaan. Tentu kita semua tidak ingin hal tersebut terjadi. Maka dari itu, jangan hanya demi cahaya yang terang, lalu Anda mengorbankan organ penglihatan dengan memilih lampu yang dipenuhi sinar UV.

7. Hindari Membeli Lampu Ilegal

Sekarang ini, banyak lampu ilegal yang dijajakan di pinggir-pinggir jalan. Tentunya, ini merupakan profesi yang tidak berizin sehingga amat riskan karena produk yang dijual berpotensi untuk memicu terjadinya kebakaran. Juga tidak pernah diketahui, apakah dalam proses pembuatan produk sudah sesuai dengan standar keamanan atau tidak.

Banyak sekali kasus lepasnya komponen listrik di dalam lampu yang dijual secara tidak legal. Padahal, lampu masih baru membeli dan digunakan secara normal. Itu artinya, profesionalitas dari si pembuat patut dipertanyakan. Juga perlu di-kritisi apakah mereka memang ahli di bidang tersebut atau hanya otodidak dan asal coba.

Mari patuhi tips membeli lampu di atas, jika Anda ingin mendapatkan produk lampu yang berkualitas, aman serta nyaman digunakan. Dan ingat, jangan tertipu dengan harga murah karena bisa jadi mutu lampu tersebut justru murahan. Pasalnya, salah memilih lampu, ancaman bahayanya adalah nyawa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Publikasi Terkait Lainnya