oleh

Ingin Membangun Rumah Idaman? Cobalah Fokus pada 9 Hal Ini

Rumah idaman tidak melulu digambarkan sebagai rumah yang besar. Namun, rumah idaman seringkali digambarkan sebagai rumah dimana penghuninya tahu apa yang diinginkannya pada rumah tersebut. Secara sederhana, rumah idaman dapat dikatakan sebagai rumah yang mencerminkan pribadi pemilik rumah itu sendiri.

Jika pada saat ini kamu sedang mencari definisi dari rumah idamanmu, coba tanyakan hal-hal berikut pada dirimu sendiri. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantumu fokus pada tipe rumah idamanmu. Dengan demikian, pada saat proses pembangunan nanti tidak terjadi pemborosan atau penyesalan, karena telah melakukan hal-hal yang berada di luar definisi rumah idamanmu.

1. Di manakah Lokasi Rumah Akan Dibangun?

manajemen plot tanah - peta kota imajiner dengan bangunan, bidang tanah dan siluet rumah - konsep real estat dengan tanah kosong di lapangan hijau yang tersedia untuk konstruksi bangunan di daerah perumahan untuk dijual - lahan kosong potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Lokasi adalah salah satu aspek penting bagi rumah idaman. Pastikan lokasi rumah idamanmu mudah diakses dan memiliki lingkungan yang sehat. Misalnya, dekat dengan fasilitas publik, tidak rawan banjir, tidak rawan kejahatan, udara dan air bersih, dan sebagainya.

2. Berapa Anggaran yang Dimiliki untuk Membangun Rumah?

Setelah menemukan lokasi ideal, pertimbangan selanjutnya adalah tentang anggaran pembangunan. Faktor ini tentu sangat penting. Kamu tentu tak ingin pembangunan rumah terhenti di tengah jalan, karena biaya pembangunan melebihi anggaran yang tersedia.

Walaupun biaya pembangunan seringkali tidak seratus persen sama dengan anggaran yang direncanakan, tetapi berikanlah batas toleransi anggaran agar tidak terjadi pembengkakan dana. Sekadar saran, jika biaya rumah idaman ternyata melebihi batas anggaran, sebaiknya tunggu beberapa saat hingga anggaranmu benar-benar mencukupi.

Jika pilihanmu adalah mengambil pinjaman dana pada pihak lain, maka pikirkan beribu-ribu kali. Jangan sampai terjerat utang dengan pihak-pihak yang kelak dapat menyulitkan. Lebih baik sabar menanti, sembari berusaha mencari lokasi dan biaya pembangunan yang sesuai anggaran, daripada terlibat dengan masalah keuangan di kemudian hari.

Baca Juga  7 Cara Mencetak Anak Berkualitas, Mari Buktikan yuk!
3. Model Rumah Seperti Apa yang Dibutuhkan?

teknik konstruksi atau arsitek mendiskusikan cetak biru sambil memeriksa informasi tentang menggambar dan membuat sketsa, bertemu untuk proyek arsitektur mitra - arsitek potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Zaman sekarang, banyak pilihan model rumah. Ada rumah model minimalis, modern, etnik, kontemporer, art deco, klasik, mediteranian, dan masih banyak lagi. Dengan demikian, gambaran dan definisi rumah idaman bagi tiap orang tidaklah sama.

Seringkali rumah idaman seseorang masih dibatasi oleh kemampuannya secara finansial untuk membangun rumah idamannya tersebut. Jadi, pilihlah model rumah yang paling sesuai dengan anggaran yang tersedia, sekaligus cocok dengan kebutuhanmu. Pilihan model rumah dapat dilihat pada majalah yang membahas tentang rumah, majalah arsitektur, brosur perumahan, situs perumahan, dan sebagainya.

4. Ruang Apa Saja yang Dibutuhkan?

Di dalam rumah ada ruangan-ruangan yang memiliki fungsi Masing-masing. Namun, tidak semua ruangan tersebut wajib dimiliki. Sebelum membangun rumah, setidaknya kamu perlu mengetahui fungsi masing-masing ruangan tersebut. Seperti ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, kamar mandi, dan dapur.

Selain ruangan-ruangan utama tersebut, pikirkan juga ruang pelengkap yang barangkali juga perlu dibangun di area luar rumah, ataupun di dalam rumah. Seperti kolam renang, tempat berolah raga, teras yang cukup untuk berkumpul keluarga, tempat beribadah, ruang bermain, perpustakaan keluarga, taman kecil untuk menanaman beberapa tanaman obat keluarga, ruang khusus untuk memelihara hewan, garasi, gudang, ruang cuci-jemur, dan sebagainya. Pembangunan ruangan-ruangan tersebut tentunya harus disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

5. Sudahkah Menanyakan Pendapat Anggota Keluarga yang Juga Akan Tinggal di Rumah Tersebut?

Rumah idaman sebisa mungkin tidak hanya menjadi idaman salah satu penghuni rumah. Akan tetapi, juga menjadi rumah idaman bagi seluruh anggota keluarga. Jadi, sangatlah bijaksana jika menanyakan masing-masing impian anggota keluarga terhadap rumah yang akan dibangun.

Baca Juga  6 Cara Menjadi Pusat Perhatian Saat Presentasi

Misalnya, ayah menginginkan ruang kerja, ibu menginginkan dapur yang luas, dan anak menginginkan area bermain. Jika anggaran tidak memungkinkan membangun seluruh ruangan yang diinginkan, anggota keluarga dapat berdiskusi sebagai jalan tengahnya.

Contoh, dapur yang luas dapat sekaligus difungsikan sebagai ruang makan, sehingga space yang tadinya disediakan untuk ruang makan dapat dibangun sebagai ruang kerja. Adapun kamar anak dibuat lebih luas agar dapat sekaligus dipergunakan sebagai tempat bermain.

6. Sudahkah Menemukan Kontraktor atau Pekerja Bangunan yang Berkualitas?

Pemilihan kontraktor atau pekerja sangat perlu dipertimbangkan, karena merekalah yang memiliki peranan penting pada kualitas bangunan dan kemampuan menekan biaya anggaran. Setidaknya ada 5 faktor yang harus diperhatikan ketika hendak memilih kontraktor dan pekerja. Kelima faktor tersebut adalah pengalaman, reputasi, portofolio untuk hasil kerja mereka, tenggat waktu pengerjaan, dan kemudahan dalam berkonsultasi.

7. Sudahkah Memilih Material yang Tepat Sesuai Kebutuhan?

Material bangunan perlu dipilih dengan teliti, agar tidak menimbulkan pembengkakan biaya pembangunan yang dapat berakibat pada timbulnya rasa kecewa di masa mendatang. Sebaiknya, kombinasikan material berkualitas baik dengan material yang berkualitas biasa. Diskusikan dengan kontraktor atau pekerja agar menemukan material yang tepat.

8. Seperti Apakah Cara Merawat Rumah Tersebut?

Rumah yang bersih dan terawat tentu akan lebih nyaman untuk ditinggali, apalagi ketika seluruh kegiatan anggota keluarga berlangsung di sana. Seringkali rumah terlihat tidak terawat bukan dikarenakan kemalasan si pemilik rumah, melainkan karena rumah tersebut sulit dirawat.

Misalnya, bagaimana cara menjaga kebersihan dinding rumah yang dicat terang, membersihkan jendela yang tinggi, dan membersihkan dinding rumah yang terbuat dari kaca. Oleh karena itu, sebelum membangun rumah, pikirkan matang-matang model rumah dan bahan yang digunakan guna kepraktisan pada saat perawatannya nanti.

Baca Juga  Anda Ingin Berhemat? Maka Ikuti Tips untuk Menghindari Impulsive Buying
9. Seperti Apakah Legalitas Rumah Tersebut?

Sebuah rumah idaman tentunya harus dilengkapi dengan segala surat dan hak izin kepemilikan bangunan yang tepat dan legal. Pastikan rumah idamanmu sudah terdaftarkan dan memiliki SHM (Sertifikat Hak Milik) dan SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan). Mintalah bantuan pada pihak yang mengerti benar mengenai legalitas rumah.

Daftar pertanyaan di atas hanyalah sebagian dari hal-hal yang harus dipersiapkan untuk membangun rumah idaman. Memang bukan perkara mudah untuk membuat rumah idaman. Agar didapat desain rumah idaman yang baik, jika anggaran memungkinkan, boleh dicoba untuk berkonsultasi dengan seorang arsitek atau ahli bangunan, agar tidak salah dalam menentukan konsep desain maupun penataan ruang.

Hal ini dikarenakan untuk membuat desain rumah ataupun membangun rumah diperlukan pengetahuan khusus, juga keterampilan yang baik. Selamat membangun rumah idaman!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Publikasi Terkait Lainnya