by

Cara Mengatasi Culture Shock untuk Mahasiswa Baru

Menjadi seorang mahasiswa baru pastinya merupakan hal yang begitu membahagiakan, terlebih jika menjadi seorang mahasiswa baru di sebuah kampus yang letaknya ada di kota lain. Menjadi seorang mahasiswa baru sekaligus perantau pastinya ada cerita yang asik dan unik. Salah satunya mengenai culture shock yang mungkin dialami saat berada di tempat yang baru.

Culture shock ini memang bermacam-macam. Ada yang ringan sampai berat bahkan yang membuat seseorang menjadi trauma. Namun, walaupun begitu culture shock hendaknya jangan menjadi halangan untuk bercita-cita tinggi. Lalu kira-kira bagaimana ya cara mengatasi culture shock untuk mahasiswa baru? Berikut ulasannya.

1. Pelajari Budaya dan Kebiasaan Orang-Orang yang Ada di Tempat Baru

Hal pertama yang bisa kamu lakukan sebagai mahasiswa baru untuk mengatasi culture shock di tempat barumu, ialah dengan mempelajari budaya dan kebiasaan orang-orang yang ada di sana. Kamu bisa mempelajari kebudayaan dan kebiasaan hidup mereka sebelum kamu datang di tempat tersebut.

Budaya dan kebiasaan yang bisa kamu cari ialah mengenai budaya salam, budaya saat bertemu orang baru, dan budaya lainnya. Kamu juga bisa mencari informasi mengenai kebiasaan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di lingkungan baru kamu tersebut.

2. Menjaga Sikap dan Tingkah Laku

Menjaga sikap dan tingkah laku merupakan salah satu kewajiban dan keharusan untuk dilakukan di mana saja dan kapan saja, termasuk saat kamu berada di lingkungan yang baru.

Hindari sikap berprasangka buruk mengenai hal yang belum jelas akan terjadi, dan perbanyak sikap positif agar suasana hati kamu menjadi lebih baik. Kamu bisa memperbanyak sikap positif kamu dengan menjaga sikap dan tingkah laku saat di lingkungan baru kamu.

Baca Juga  Tak Disadari, Ternyata Kegiatan Rutin Ini Merupakan Rahasia Cantik Alami

Jangan berbuat seenaknya sendiri seolah-olah kamu sedang berada di lingkungan rumah kamu, sebab belum tentu orang yang ada di lingkungan baru kamu bisa menerima hal-hal tersebut.

3. Segera Mencari dan Bergaul dengan Teman Baru

Ada banyak faktor yang bisa membuatmu betah berada di lingkungan baru, salah satunya ialah dengan adanya teman. Tak hanya sebagai seseorang yang bisa kita jadikan untuk berkeluh kesah dan bercerita, dengan adanya teman ini juga bisa membantu kamu untuk pergi ke tempat-tempat baru yang sama sekali belum pernah kamu kunjungi. Dengan adanya seorang teman ini bisa membantu kamu untuk mendapatkan pengalaman yang berharga saat merantau.

4. Terbuka dengan Perubahan yang Ada di Lingkungan Sekitar

Menjadi seorang mahasiswa haruslah memiliki sifat terbuka, sifat terbuka ini maksudnya ialah bukan berarti harus mengatakan semua hal yang bersifat privasi maupun bukan, tetapi maksud terbuka di sini ialah kamu bisa memiliki pikiran terbuka bahwa kamu sedang berada di lingkungan yang baru, sehingga kamu harus sebisa mungkin menerima dan menjalani perubahan-perubahan yang ada.

Perubahan yang sangat terasa mungkin saat kamu biasanya di rumah selalu dilayani oleh ART, ibu, ayah, atau keluarga kamu lainnya di rumah tiba-tiba kamu harus belajar mandiri dengan harus memasak, mencuci baju, menyetrika dan lain sebagainya.

5. Aktif dan Mencoba Bertanya pada Orang Lain

Menjadi seorang pendatang baru di suatu tempat, pastinya banyak hal yang masih belum pernah kamu temukan di sana. Oleh sebab itu, kamu tak perlu malu bertanya kepada orang asli wilayah di sana atau orang yang memang sudah lama tinggal di wilayah tersebut. Tujuan untuk bertanya kepada orang lain ini, ialah agar kamu memiliki gambaran dan tidak salah untuk melakukan suatu tindakan di tempat baru itu.

Baca Juga  Sangat Baik Dikonsumsi, Inilah Manfaat Sayur dan Buah Bagi Tubuh
6. Mau Menjelajah atau Mengeksplor Tempat Baru

Berada di tempat baru pastinya kamu masih belum mengetahui tempat-tempat baru. Sehingga tidak ada salahnya buat kamu untuk mencoba menjelajah atau mengeksplor tempat-tempat baru tersebut.

Kamu bisa mulai menjelajah di lingkungan terdekat kamu, seperti lingkungan yang ada di sekitar kos-kosan atau kontrakan kamu, kemudian lingkungan sekitar kampus, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk mencoba menjelajah tempat-tempat umum yang penting, seperti supermarket, pasar, stasiun, rumah sakit, dan lain sebagainya.

7. Tetap Ingat Tujuan Utama Merantau

Sebagai seorang mahasiswa baru, tujuan utama untuk merantau di kota lain ialah untuk menuntut ilmu. Di awal-awal baru datang di kota baru pasti kamu akan merasa kesulitan, tetapi walaupun begitu bukan berarti kamu harus terus terpaku dengan kesulitan yang kamu alami.

Cobalah untuk berdamai dengan kesulitan itu dengan mengingat-ingat tujuan utama kamu merantau. Coba kamu ingat, bagaimana usaha orang tua kamu untuk membiayai kamu agar bisa kuliah di luar kota untuk menggapai cita-citamu.

8. Mengikuti Organisasi-Organisasi yang Ada di Kampus

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk kenal dan menambah banyak teman, untuk bisa membantumu beradaptasi di lingkungan yang baru ialah dengan mengikuti organisasi yang ada di kampus.

Kamu bisa mulai mengikuti organisasi yang terdekat terlebih dahulu, seperti himpunan mahasiswa misalnya. Kamu juga bisa mengikuti UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa yang UKM tersebut, merupakan UKM yang berada di dalam bidang yang kamu sukai. Apabila kamu menyukai bidang seni tari, kamu bisa mengikuti UKM seni tari dan lain sebagainya.

Itu tadi cara mengatasi culture shock mahasiswa baru. Menjadi seorang mahasiswa baru yang pertama kali hidup di kota orang lain memang tidaklah mudah. Banyak permasalahan yang mungkin di tengah-tengah jalan terjadi. Namun, walaupun begitu tujuanmu untuk pergi ke kota orang lain ialah untuk menuntut ilmu, jadi jangan merasa sedih dan susah karena harus hidup sendiri, tetapi cobalah untuk bangkit dan menerima lingkungan baru kamu.

Comment

Artikel Terkait