by

Bagaimana Cara Menjadi Penjaga Toko yang Profesional?

Menjadi penjaga toko yang profesional bukanlah yang mudah. Meskipun, beberapa orang menganggap pekerjaan ini tidaklah terlalu berat. Padahal setiap pekerjaan memiliki tantangannya tersendiri. Nah, bagi kamu yang sedang menjalani profesi atau tertarik untuk menjadi penjaga toko, ada beberapa cara untuk membuat kamu menjadi professional.

Pasalnya, menjaga penjaga toko bukannya hanya menyapa saja. Namun, kamu pun perlu mengetahui kebutuhan dari konsumen. Sehingga kamu mengetahui apa yang perlu kamu lakukan. Agar konsumen yang datang ke toko, dapat membeli produk.

Cara Menjadi Penjaga Toko yang Profesional

Ada beberapa penjaga toko yang bahkan double pekerjaannya sebagai kasir. Tentu hal ini menjadi sebuah tantangan tersendiri. Dimana kamu dituntut untuk serba bisa, bukan? Nah, lalu bagaimana caranya menjadi penjaga toko yang profesional? Yuk simak ulasan berikut ini!

1. Berikan Sapaan

Ketika kamu menjadi seorang penjaga toko, usahakan untuk selalu memberi sapaan ketika konsumen masuk. Selain itu, usahakan wajah kamu menghadap konsumen tersebut. Jangan lupa untuk tersenyum sumringah. Pasalnya, ada beberapa penjaga toko yang menyapa dengan alakadarnya. Selain itu, tidak jarang mereka menyapa sambil melakukan pekerjaan.

Tentu hal tersebut memberikan kesan yang tidak baik saat pertama kali konsumen berkunjung. Meskipun ada beberapa konsumen yang tidak terlalu memperhatikan. Namun, ada pula konsumen yang sangat memperhatikan hal tersebut.

Sehingga, bisa saja ketika konsumen seperti ini datang dan kamu menyapanya tidak dengan benar. Ia tidak akan jadi membeli maupun hanya masuk sekalipun. Bahkan yang lebih parah, ada yang akan mengadukan hal tersebut kepada pusat atau manager toko. Maka usahakan, jika kamu sedang melakukan pekerjaan dan ada konsumen, berhentilah sejenak dan sapalah ia.

Baca Juga  Mau Cari Bahan Baju yang Cocok untuk Lebaran? Coba ini yuk!
2. Biarkan Berkeliling dan Tidak Dibuntuti

Beberapa konsumen masuk ke toko, bukan karena ingin membeli produk secara spesifik. Ada pula yang ingin masuk dan membeli produk secara random. Selain itu, sekalipun mereka tahu ingin membeli produk apa, tentu mereka harus meninjau lebih jauh produk tersebut. Sehingga, konsumen merasa bahwa produk tersebut ia butuhkan atau inginkan.

Misalnya, kamu menjadi penjaga toko di sebuah tempat fashion. Ada orang yang ingin membeli baju, maka biarkanlah ia berkeliling secara bebas, sehingga ia tidak merasa sedang tidak diawasi.

Namun, untuk mencegah yang tidak diinginkan, kamu dapat memantaunya di CCTV, jika gerak-geriknya mencurigakan. Kecuali konsumen memang meminta untuk ditemani dalam memilih barang.

3. Tawarkan Bantuan

Apabila kamu melihat salah satu konsumen yang terlihat bingung. Kamu dapat langsung mendatanginya dan menawarkan bantuan.  Cobalah untuk mengatakan, “ada yang bisa saya bantu bu/pak/kak?”. Setelah itu, cobalah lihat responnya. Apabila ia tidak membutuhkan bantuan, dia akan mengatakannya langsung kepadamu.

Namun, apabila ia sedang membutuhkan bantuan ia akan mengatakannya. Nah, saat konsumen mengatakan ia sedang bingung atau membutuhkan bantuan. Cobalah untuk mendengarkan secara keseluruhan ceritanya.

Setelah itu, cobalah kamu pahami mengenai solusi yang dapat membantunya. Misalnya, ada seorang konsumen yang mengatakan bahwa dia sedang ingin baju untuk menghadiri pesta. Namun, ingin tetap tampil casual. Maka, hal ini menuntut kamu untuk menganalisa baju apa yang cocok untuk kebutuhan konsumen tersebut.

4. Melayani Permintaan Konsumen dengan Baik

Kamu pun perlu melayani konsumen dengan baik. Misalnya, jika konsumen menanyakan sabuk hitam untuk baju ada atau tidak. Maka, cobalah untuk segera menjawabnya. Adapun jika kamu tidak tahu, cobalah untuk langsung mencari tahu dengan cara mengeceknya langsung. Selain itu, terlebih dahulu kamu harus permisi dan minta konsumen untuk menunggu.

Baca Juga  5 Cara Merawat Rambut Agar Sehat, Cobain Yuk!

Jika ada, kamu dapat membawa produk tersebut kepada konsumen. Usahakan untuk tetap tenang, saat melayani permintaan dari konsumen. Sehingga, konsentrasi kamu pun tidak akan mudah teralihkan dan yang terpenting kamu dapat tetap professional.

5. Bersikap Ramah

Pernah tidak kamu masuk ke sebuah toko, lalu para penjaganya bermuka jutek? Tentu hal tersebut membuat tidak nyaman. Bahkan hanya sekadar masuk pun, kamu tidak akan betah, bukan? Nah hal serupa pun akan terjadi kepada para konsumen yang datang ke toko yang kamu jaga. Maka, cobalah untuk banyak tersenyum. Namun, tidak terlalu berlebihan.

Selain itu, selalu tunjungan wajah yang ceria dan friendly kepada setiap calon konsumen.  Hal lain yang perlu diingat adalah, tidak membeda-bedakan pelanggan satu dengan yang lainnya. Hanya dari penampilan, jumlah produk yang dibeli, maupun yang lainnya. Pasalnya, hal tersebut bukanlah sikap yang profesional.

Tidak hanya itu saja, konsumen yang membeli hanya satu atau dua produk. Jika dilayani dengan baik, kemungkinan dia akan kembali dan membeli lebih banyak lagi dari sebelumnya. Kecuali ada konsumen yang berbuat tidak-tidak, kamu berhak menegurnya. Bahkan apabila konsumen tersebut mengancam keselamatan, kamu dapat membela diri.

6. Mengucapkan Terimakasih Ketika Selesai Belanja

Hal yang terpenting menjadi seorang penjaga toko adalah mengucapkan terimakasih. Baik kepada konsumen yang membeli atau tidak jadi membeli. Hal ini sebagai tanda bahwa kamu mengucapkan rasa terimakasih karena telah mau berkunjung ke toko.  Ucapkanlah dengan senyuman yang tulus.

Seperti yang sudah di bawah sebelumnya menjadi penjaga toko yang profesional butuh pelatihan yang konsisten. Sama hal nya dengan pekerjaan lainnya. Selain itu, kamu yang sedang atau tertarik bekerja menjadi penjaga toko. Usahakan untuk tidak lelah atau bosan untuk tetap mengupdate skill yang dibutuhkan. Sehingga, skill tersebut dapat membantu kamu melayani para konsumen dengan baik.

Comment

Artikel Terkait