by

Bagaimana Cara Menjadi Orang yang Pemberani?

Menjadi orang yang pemberani bukanlah hal yang mudah. Butuh suatu usaha dan kemauan yang tinggi, terutama jika awalnya memang kamu merasa bahwa dirimu adalah penakut. Namun, percayalah pada awalnya, semua orang juga penakut. Bahkan orang yang kamu pikir pemberani sejak lahir.

Bedanya, mereka adalah orang yang mau menghadapi rasa takutnya. Sehingga tidak menyerah dengan perasaan tersebut. Meskipun awalnya beberapa orang merasa ragu atau tidak yakin terhadap diri mereka. Sampai akhirnya mereka dapat melawan rasa takut tersebut.

Cara Menjadi Orang yang Pemberani

Ada beberapa cara menjadi orang pemberani yang dapat kamu ikuti. Namun, terlepas dari itu semua, kamu pun perlu mencoba siap untuk menanggung risiko atas pilihan yang kamu ambil. Dengan begitu, kamu tidak akan ragu-ragu dalam mengambil langkah. Adapun caranya menjadi berani adalah sebagai berikut!

1. Memahami Bahwa Rasa Takut Tidak Selalu Benar

wanita cantik takut dalam sweater kuning di latar belakang merah - affraid potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Rasa takut memanglah baik dan membantu manusia untuk terhindar dari beberapa hal yang tidak diinginkan. Meskipun begitu, hal tersebut tidaklah selalu benar. Pasalnya, jika kamu terus-terusan merasa takut maka kamu tidak akan bisa berkembang. Beda hal nya lagi, jika kamu merasa takut terhadap hal-hal yang tidak benar.

Misalnya, takut untuk melakukan tindak kriminal karena kamu tahu konsekuensi dari semua itu apa. Hal tersebut, disebut dengan rasa takut yang mendasar. Pasalnya, alasan jelas dan memang dibenarkan oleh aturan yang berlaku. Akan tetapi, jika kamu takut mencoba untuk keluar dari kampung halamanmu untuk kuliah.

Hanya karena kamu takut sendirian, takut diasingkan dan lain sebagainya. Tanpa data atau fakta yang relevan. Nah, inilah yang disebut rasa takut yang tidak mendasar. Maka, jika kamu merasa seperti itu terhadap suatu hal. Cobalah analisis mengenai latar belakang dan risiko yang ditimbulkan oleh rasa takut yang kamu rasakan tersebut. Apakah hanya ketakutan yang mendasar ataukah tidak?

Baca Juga  7 Cara Menjaga Kesehatan Rambut Agar Tampak Kuat dan Alami
2. Temukan Rasa Nyaman

gadis wanita asia muda yang cantik atau mahasiswa universitas duduk tersenyum melihat ke luar jendela meletakkan tangan lengan di belakang kepala di ruang tamu sofa sofa merasa nyaman di rumah tangga yang nyaman. - comfortable potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Pernah tidak mendengar, bahwa kita harus keluar dari zona nyaman? Nah, poin ini berbeda konteks dengan hal tersebut. Dimana hal ini lebih merujuk kepada pembiasaan rasa nyaman terhadap hal belum biasa dilakukan. Pasalnya, tanpa rasa nyaman keberanian tidak dapat diasah dengan baik. Misalnya, ketika kamu ingin berani berbicara di depan banyak orang.

Maka hal yang pertama yang perlu kamu lakukan adalah mencobanya dari hal-hal kecil. Misalnya, cobalah kamu berbicara sendiri sendiri di depan kaca. Awal-awal mungkin kamu tidak akan merasa nyaman. Maka, cobalah perlahan-lahan nikmati hal tersebut. Jika kamu sudah mulai nyaman dengan berbicara sendiri di depan cermin.

Maka langkah selanjutnya, cobalah kamu berbicara pada kelompok kecil, paling sedikit 3 sampai  5 orang. Ketika kamu sudah merasa nyaman, lakukan hal yang serupa dengan jumlah orang yang lebih banyak dengan jumlah orang yang sebelumnya. Lakukan cara ini secara konsisten dan hal yang paling penting adalah, kamu memahami apa yang ingin kamu sampaikan kepada audience.

3. Cobalah untuk Melatih Pernapasan

pecinta kopi muda mengendus minuman panas di interior rumah yang nyaman - comfortable potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Kamu sudah familiar bukan, bahwa keadaan fisik akan mempengaruhi kondisi mental dan emosi, begitupun sebaliknya. Maka, ketika kamu merasa takut terhadap sesuatu cobalah untuk mengatur napas dan hembuskan melalui mulut secara perlahan-lahan. Lakukan hal ini sampai kamu merasa tenang. Misalnya, ketika kamu harus mengambil suatu keputusan yang besar.

Tentu kamu pun dituntut untuk memilih keputusan yang memiliki risiko yang minim dan hal ini bukanlah hal yang mudah. Maka wajar apabila kamu merasa tegang atau gugup. Terutama, ada tanggung jawab lain yang kamu pikul seperti karyawan maupun keluarga. Sehingga, ketika seperti itu, cobalah untuk menarik napas secara perlahan-lahan.

Baca Juga  5 Manfaat dan Cara Belajar Bahasa Jepang

Sehingga kamu dapat mengambil keputusan yang lebih bijak. Tentu saja, hal tersebut butuh keberanian yang besar, bukan? Pasalnya, dampak yang akan dirasakan bukan hanya kamu yang rasa. Namun, orang lain pun akan merasakannya.

4. Pikirkan Segala Sesuatu Dengan Objektif

teman-teman mencoba membantu dalam krisis hubungan teman dengan terapi psikologis berbicara - comfortable ilustrasi stok

Ketika ingin menjadi orang berani, pasti akan timbul perasaan atau keraguan-keraguan. Dimana hal tersebut membuat kamu merasa tidak berdaya dan lebih baik mundur saja. Pasalnya, kamu sudah merasa takut dengan apa yang terjadi nantinya. Padahal hal tersebut hanya dalam pikiranmu saja. Selain itu, hal tersebut belum tentu benar.

Meskipun ini adalah hal yang sulit. Namun, kamu perlu mencoba untuk berpikir secara objektif. Dimana kamu tidak mengikuti semua perasaan yang ada dalam dirimu saja. Cobalah mempetimbangkan dampak yang akan kamu dapatkan. Misalnya, ketika kamu merasa takut mengikuti lomba karena takut gagal dan membuat malu sekolah.

Cobalah untuk memikirkan itu kembali. Pasalnya, sekalipun gagal, kamu akan mendapatkan pembelajaran yang baru. Dimana hal ini tidak akan kamu dapatkan jika tidak mengikuti lomba. Selain itu, kalah dan menang dalam kompetisi merupakan hal yang wajar. Sehingga kamu tidak perlu takut membuat malu sekolah.

5. Lakukan Sekarang Juga

wanita asia bangun di pagi hari. lengan terulur. - comfortable potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Setelah melatih diri untuk berani, rasanya semua tidak akan berjalan dengan baik. Apabila kamu tidak melakukan atau mengeksekusinya secara langsung. Maka, setelah memeprtimbangkan semua hal, cobalah untuk membernaikan diri. Pasalnya, jika menunggu kesiapan sebesar 100%, kamu tidak akan tahu akan memulainya kapan.

Selain itu, sistem belajar dalam kehidupan dengan belajar di sekolah itu berbeda. Dimana jika di sekolah kita belajar terlebih dahulu kemudian ujian. Namun, berbeda halnya dengan belajar dalam kehidupan. Dimana manusia akan diuji kemudian belajar. Sehingga, cobalah untuk berani saat ini juga!

Baca Juga  6 Cara Mengatasi Sembelit yang Harus Kamu Ketahui

Beberapa cara menjadi orang yang pemberani di atas, dapat kamu lakukan secara bertahap. Selain itu, kamu perlu mengingat bahwa orang yang berani bukanlah orang yang suka main kekerasan dengan keuntungan pribadi. Namun, orang berani adalah ia yang memilih sesuatu yang sulit. Namun, memiliki dampak yang besar. Baik bagi diri sendiri maupun orang disekitarnya.

Comment

Artikel Terkait