by

4 Cara Mengatasi Bayi yang Takut Pada Rumput

Halo bunda, apakah si kecil kamu masih takut pada rumput? Kalau benar iya, jangan terlalu memaksa bayi agar mau berhadapan dengan rumput ya, dan jangan pula membiarkan kondisi tersebut tetap ada pada bayi. Karena bagaimanapun, hal yang dianggap kecil dan sepele ini, bisa loh, berdampak buruk bagi pertumbuhan bayi.

Wah, lantas apa yang harus dilakukan? Daripada berlama-lama, berikut dijelaskan cara mengatasi bayi yang takut pada rumput, yang bisa kamu baca dengan santai.

1. Memperkenalkan Bayi Jenis Tekstur Benda


Bagi kita yang sering melihat rumput, sudah pasti kita tahu bahwa bentukan rumput senantiasa meruncing ke atas ya. Nah, bentuk rumput yang meruncing ke atas atau semakin kecil ke atas, inilah yang sebenarnya menjadi alasan pemicu timbulnya insting sang bayi menganggap rumput adalah berbahaya.

Tak heran, mengapa bayi saat hendak diletakkan di atas rumput maupun diminta berpijak di atas rumput, bayi antusias mengangkat kaki dan melipatnya sejadi-jadi mungkin, agar tidak menyentuh sedikitpun bagian ujung daripada rumput.

Oleh karena itu, langkah awal sekali yang bunda sekalian bisa lakukan sebagai cara mengatasi bayi yang takut pada rumput, ialah dengan melakukan pengenalan jenis tekstur benda pada bayi. Mengapa harus memperkenalkan tekstur benda?

Berdasarkan penelitian di medis kesehatan, perkenalan tekstur benda pada bayi, memiliki kegunaan untuk melatih kemampuan sensorik bayi itu sendiri.

Ketika kemampuan sensorik bayi sudah terasah, maka bayi pun tidak lagi condong menggunakan insting mereka. Lantas apa yang akan bayi gunakan? Dalam hal ini, pranalar atas pengenalan tekstur yang telah bayi kenalilah yang akan bayi gunakan sebagai gantinya.

Untuk itu, ambillah beberapa jenis benda yang bertekstur kasar, halus, lembut, atau lembek dan lain sebagainya. Tidak usah bingung, handuk dan kemoceng baru pun bisa kamu gunakan. Kalau perlu, sendok silikon juga bisa kamu tambahkan sebagai tahap pengenalan di awal.

Baca Juga  TikTokers, Begini Cara Buat Video Tiktok Berdurasi Panjang
2. Ajak Bayi Bermain di Lokasi yang Dekat dengan Area Berumput


Bagaimana Bun? Apakah kamu tipe orangtua yang senang mengajak bayi bermain? Ya, seperti yang telah kita ketahui, bermain bersama bayi memanglah langkah terpenting untuk membangun perkembangan kestabilan emosional sang bayi. Semakin banyak bayi bermain, maka semakin matang pula emosi yang akan bayi miliki.

Tapi nih ya, ketimbang mengajak bayi bermain di dalam ruangan, lebih baik jika bunda mengajak bayi bermain di luar saja. Mengajak bayi bermain di luar ruangan mempunyai sejumlah manfaat yang berguna. Yakni agar si bayi tidak bosan dan lebih fleksibel ketika diajak berinteraksi dengan alam.

Terutama bagi bayi yang memiliki ketakutan pada rumput, sangat cocok sekali jika kamu mengajaknya bermain di luar, seperti pada tempat yang cukup dekat dengan area yang berumput. Karena dengan mengajak bayi bermain di area berumput, bayi pastinya lebih terbiasa pada rumput hingga mampu mengurangi rasa kecemasannya pada rumput tersebut.

3. Arahkan Tangan Bayi Tepat Menyentuh Bagian Rumput


Sebagai orangtua, sudah pasti menginginkan bayi mereka tumbuh aktif dan juga berani. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri, ada saja bayi yang terhalang keaktifannya saat keberanian yang ia miliki tidak sempurna adanya. Layaknya takut pada rumput. Ujungnya, bayi yang jelas begitu sangat aktif, seketika menjadi pasif ketika dihadapkan dengan rumput.

Bahkan ada bayi yang malah menangis hingga merusak moodnya. Tapi jangan khawatir bun, mengatasi bayi yang takut pada rumput bisa dilakukan dengan mengarahkan tangan bayi tepat menyentuh bagian rumput.

Emang apa bedanya tangan dengan kaki? Ya, barangkali ada yang ingin tahu jawabannya, jadi akan dijelaskan sedikit ya. Begini, telapak kaki jauh lebih sensitif ketimbang telapak tangan. Inilah alasannya mengapa kita akan merasa geli ketika telapak kaki digelitik daripada telapak tangan.

Baca Juga  Sebentar Lagi Hari Ibu Lho, Siapin Hadiah yang Cocok Untuk Ibu Yuk!

Oleh sebab itu, bayi yang mengetahui bahwa rumput tidak sebagai yang mereka kira, akan membuka diri mereka untuk mau lebih dekat dengan rumput.

4. Membiasakan Bayi Aktif Beraktivitas di Wilayah Berumput


Keaktifan bayi merupakan penilaian utama yang kita jadikan tolok ukur dalam perjalanan tumbuh kembang sang bayi. Keaktifan bayi sendiri pun muncul dari lingkungan tempat ia bertumbuh. Tak terkecuali peran orangtua yang memegang peluang besar bagi bayi untuk lebih aktif, ceria dan menjadi anak yang cerdas di kemudian hari.

Akan tetapi, keaktifan sang bayi seringkali terhambat akibat rasa takut bayi pada rumput. Alhasil, bayi hanya aktif dibeberapa tempat saja. Semisalnya dalam ruangan. Maka dari itu, teruntuk bunda yang ingin si bayi semakin aktif dan tidak takut pada rumput, cobalah membiasakan bayi aktif beraktivitas di wilayah berumput.

Sebab, selain tidak membuat bayi kotor, bayi pun tidak akan terluka saat tidak sengaja jatuh ketika bermain. Tidak hanya itu, mengajak bayi bermain di wilayah berumput juga bisa menolong bayi, agar lebih berani lagi dan tidak lagi memiliki ketakutan pada rumput.

Usahakan pulalah agar terus mengajak bayi bermain di area rerumputan, sampai ia benar-benar total mengalahkan ketakutan serta kecemasan pada rumput.

Kadangkala kita tentu cukup heran mengapa bayi kerap sekali menguncupkan kaki ketika didekatkan pada rumput. Dan dengan membaca artikel ini, sekiranya kita orang terdekat dari sang bayi, semakin paham tentang alasan penyebab ketakutan bayi pada rumput, dan tahu bagaimana cara mengatasi bayi yang akut pada rumput.

Comment

Artikel Terkait