by

Satu Babak Panggung Jalanan

Di jalanan yang panas yang berdebu

Di aspal hitam yang menjadi kelabu

Deru mesin berteriak tanpa kesabaran

Meningkahi sang waktu berlari berkejaran

 

Bocah lugu dengan paras berhias jelaga

Menatap pria berseragam yang berjaga

Jeli mata menangkap langkah para pelintas

Memusatkan pandangan pada aneka tas

 

Klakson merengek dan menjerit

Disusul rem yang terinjak mendecit

Orang-orang yang terkejut teralihkan

Tak sadar isi tas telah berpindah tangan

 

Bocah lugu berjalan  melenggang tenang

Tak peduli pada umpat panik orang-orang

Ia melangkah pasti pada pria pemicu ricuh

Menunggu hasil dari si bocah yang acuh

 

Pencurian, penjambretan apapun namanya

Menjadi biasa bagi bocah yang tak berdaya

Tak menyadari arti kejahatan tindakan

Baginya ia hanya sedang mencari makan

Baca Juga  Ini Dia Aplikasi Pembuat Video Musikalisasi Puisi Paling Populer di Dunia Maya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *