by

Puisi: Rindu Abah

Engkau adalah cinta pertamaku

Cinta yang tak lekang oleh waktu

Padamu aku merindu

Karenamu aku terpaku menatap laut yang membentang

Ombak tak membawa hadirmu, Abah

Meski gulir air mata menyatu dalam serpih pasir yang tersapu hingga ke samudra

Mengingatmu adalah perih

Betapa engkau ku cinta hingga di usia senja

Abah

Menantimu datang adalah kemustahilan

Akulah yang seharusnya pulang

Memelukmu penuh rindu

Mendengar ceritamu hingga petang

Pada burung bangau di atas pohon bakau kutitipkan

Beribu kisah di negeri 1001 hikayat yang sudah kutuliskan

Pada langit yang tak mungkin runtuh kugantungkan

Berjuta penghargaan untuk dikenangkan

Agar engkau tak lagi resah

Mengulang tanya kapan aku pulang

Aceh Besar, 11 September 2021

Baca Juga  Ini Dia Aplikasi Pembuat Video Musikalisasi Puisi Paling Populer di Dunia Maya

Comment

Artikel Terkait