by

Cerpen: Ketika Harus Bermimpi

“Dunia terbuka lebar bagi mereka yang tahu arah yang dituju”.

-Ralp Walldo Emerson-

Mimpi, apakah kamu tau apa itu mimpi? Bunga tidur, pasti itu yang terlintas dipikiran kalian, tapi bukan itu impian yang kumaksud, yang kumaksud adalah impian untuk meraih masa depan yang indah, yah itu yang kumaksud impian, mengejar impian menurut kebanyakan orang membutuhkan proses yang sulit penuh liku. Bermimpi merupakan gambaran besar sebuah tujuan masa depan.

Sejenak kadang ku membaca dengan usia sangat muda ini, saat ku berumur 14 tahun duduk di bangku sekolah menengah pertama atau SMP di PROVINSI Jawa barat yang kebetulan merupakan salah satu bagian dari Negara Indonesia.

Oh iya lupa kita melanjutkan kembali mengenai impian, ya usiaku yang muda ini terkadang kuberfikir bisa atau tidak menggapai impianku di masa depan dengan segala halang rintang serta perkembangan global yang sangat pesat.

Pernah aku baca sebuah buku yang tertampang berjajar buku berbaris di perpustkaan kecil yang ku miliki di rumah, buku itu berjudul Thoughts to Get Inspired Life Karya Fikri C.Wardana, ahay!!! Dari judul bukunya terlihat kebarat-baratan tapi itu hanya judul saja namun isinya masih berbahasa Indonesia, pada buku ini ada sebuah kutipan yang aku tidak tahu dia siapa, namanya Samuel Johnson, kutipannya menarik sekali The future is Purchased by the present aku masih bisa mengartikannya melalui mbah google, ya masa depan itu dimulai dari sekarang.

Terkadang di sela-sela kesibukan Ayah, beliau selau menanyakan kegiatan-kegiatanku setiap hari yang berkaitan dengan impianku.

“kaka sibuk apa kamu sekarang?” Pertanyaan sederhana dari Ayahku namun aku paham pertanyaan itu bukan pertanyaan.

“biasa, ini yah, kakak lagi persiapan buat kegiatan PKS buat besok, bu Jaja nyuruh kakak damping junior-junior ke Polres sahutku saat itu.

Nah dari situlah kumenanyakan tentang apa yang kuimpikan dimasa depan, “Yah bagaimana syarat-syarat menjadi polisi yang baik dan gagah?” Tanyaku kepada Ayah.

Terkadang Ayahku menyuruhku jogging atau berolah raga supaya fisikku kuat, pada saat itulah aku rajin dalam olah raga, memang sih dulu aku suka jogging tapi tidak terlalu hobi, selain lari aku juga suka bersepeda dengan teman-teman, dimana bersepeda itu sangat menyenangkan bagiku, di sisi lain aku suka demus(dengerin musik), dengerin musik itu membuat aku termotivasi dan menginspirasikan apa yang ku impikan di masa depan.

Baca Juga  Wajib coba! Mencicipi Nasi Megono Khas Pekalongan, Sajian Menu Penggugah Selera

Di waktu luang mamaku, aku pernah bertanya padanya “Ma, apa saja motivasi-motivasi untuk anakmu ini?” Pertanyaan itu membuat ku penasaran. “Tetap semangat dalam menghadapi rintangan yang menghadang, jangan lupa berdoa untuk melakukan sesuatu, mama hanya bisa mendorong kakak tuk lebih maju kedepannya jadilah yang terbaik, mama akan selalu mendoakan kakak”, sahut Mama.

Mendengar kata demi kata dari mamaku ini kuteringat jasa beliau yang selalu memotivasiku untuk lebih semangat. Mama merupakan ibu yang tangguh bagiku, di suatu saat nanti aku akan membanggakannya dengan impianku untuk menjadi polisi terima kasih ma jawab ku. Pokoknya is the best buat mamaku, aku semakin semangat dan giat Dalam belajar dan berolah raga.

Waktu demi waktu berlalu keinginanku mulai pekat dan kuat. Malam pun datang saat itu aku berbaring beralaskan sepotong karpet berwarna abu-abu di halaman rumahku dengan melihat langit malam yang indah, aku berfikir lebih jauh dan selalu membayangkan keinginan itu akan terwujud.

“Roda sepeda saja jika kita gayuh dengan kencang, sepeda akan melaju dengan cepat, apalagi otak manusia, jika otak kita diasah akan lebih cerdas dan pintar” sahutku dalam hati

Aku harus bermimpi sebagai tujuan dan targetku masa yang akan datang, ya aku harus mempersiapkannya dari sekarang. Aku harus memiliki rencana untuk bisa meraih semua mimpi-mimpiku Melangkah, untuk sebuah tujuan hidup yang indah meraih cita-cita masa depan.

Sekarang adalah tahap awal ku berusaha menggapainya dengan semangat dan belajar dengan gigih, oh iya..tidak lupa juga dengan teman-temankku yang menyenangkan yang selalu bergurau, walalupun mereka selalu bergurau namun kita saling memberikan motivasi.

Siang hari di sekolah seorang teman sekaligus seniorku di salah satu ekstrakulikuler sekolahanku dengan spontan bertanya kepadaku, “Zry..kenapa kamu mau masuk PKS? PKS adalah patroli keamanan sekolah bukan nama partai jadi jangan sampai salah arti”.

“Ini ka, Hizry ikut PKS karna HIZRY ingin masuk polisi besar nanti, setidaknya HIzry punya gambaran saat ini untuk saat yang akan datang jawabku dengan percaya diri.”

“Wah..hebat kamu punya tujuan yang bagus dan sudah memikirkan dari sekarang, memangnya kenapa kamu punya cita-cita jadi polisi? Dia bertanya kembali,

“awalnya Hizry ketika masih TK dulu di pakaikan seragam polisi terlihat hebat, lalu ayah bercerita mengenai cita-citanya walaupun tidak tercapai, tetapi itu menjadi motivasi buat hizry. “jawabku dengan spontan, “selalu semangat ya Zry, jangan lupa selalu berdoa dia menyemangati, “ya Ka insya allah hizry tidak akan pernah patah semangat, doain hizry juga ya ka..” sahutku.

Baca Juga  Cerpen: Menunggu Pulang

Setelah motivasi-motivasi yang kuterima barulah ke langkah ke-2, mempelajari ilmu-ilmu alam sejarah kepolisian dan apa saja materi yang ingin dipelajari misalnya cara pembuatan sim mobil ataupun sim motor, cara ngatur lantas dalam berlalu lintas jalan raya, banyak sekali yang ku pelajari tentang materi-materi kepolisian.

Kemudian setelah beberapa hari ke depan kubertemu dengan Poljar di sekolahku(poljar adalah polisi pelajar) dan ternyata Poljar tersebut alumni dari sekolahku, d isitulah kumengobrol dan menanyakan pengalaman dengannya.

“Apa saja pelajaran yang didapat poljar atau pengalaman apa saja yang poljar dapat”? Tanya ku pada poljar, “pengalamanku di poljar ialah mengetahui mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kepolisian, ketangguhan, tanggung jawab dan banyak teman-teman baru, oh ya untuk menjadi poljar tidak mudah HIZRY harus pintar dan sehat jasmani rohani, banyak sekali pelajaran poljar yang didapat saat menjadi poljar” sahut poljar.

“Di dalam Poljar memberiku semangat dan ketangguhannya menjadi polisi, betapa susah perihnya menjadi poljar dan tidak semudah itu untuk menggapainya banyak rintangan yang dihadapi, apakah kamu siap untuk menjadi pollilsi suatu saat nanti?” Tanya Poljar. “Siap, insya allah yakin yang ku inginkan harus terwujud. Dengan rasa percaya diri aku menjawabnya.

Jangan bosen yah teman-teman tetap semangat dan ceria, apakah teman-teman pernah meluangakan waktu ? Aku yakin semuanya pernah melakukan hal tersebut, tapi yang aku mau bicarakan di sini tentang meluangkan waktu untuk belajar.

Aku dapat belajar dari alam sekitar, kita bisa bayangkan bahwa se-ekor burung yang tidak pernah memiliki rencana saja, tetap yakin menghadapi masa depannya dan tetap mengepakan sayap. Setiap pagi keluar sarang dan meyakininya kalau hari itu akan mendaptkan makanan, untuk diri sendiri dan anak-anaknya.

Aku pernah membaca sebuah kutipan dari salah satu buku di perpustakan kecilku, waktu terbaik untuk menanam sebuah pohon adalah dua puluh tahun yang lalu. Waktu terbaik selanjutnya adalah hari ini sebuah kutipan CHINESE WISDOM.

Percayalah teman teman bahwa keinginan itu mudah untuk kita gapai, jika kita menginnginkannya dengan sungguh-sungguh dan serius untuk kedepannya, banyak sekali di luar sana yang sukses dalam masa depannya mengapa? Karena mereka belajar dengan giat setiap hari dengan rasa tekun, dengan mencari berita-berita terbaru tentang apapun, mereka selalu ingin tau penemuan-penemuan yang terbaru.

Baca Juga  Serabi Kelor, Jajanan Kenyang Anemia Hilang

Begitupun dengan polisi yang menjadi komandan, ia pernuh perjuangan dan semangat, ia bersaing dengan teman-temannya hanya untuk menajdi polisi yang terbaik dan pilihan yang terbaik diantara mereka, sebelum mereka menajdi polisi, mereka menjalani tes-tes atau semacam ujian untuk menjadi polisi.

Pada suatu hari aku diajak teman-teman untuk bersepeda ke bukit, bukit ini dinamakan Gunung Panten, dimana gunung panten ini ramai didatangi banyak oang, ditengah perjalanan aku dan teman- temanku bertemu dengan guru oah raga SMPN 4 MAJALENGKA kami yang bernama Anang sumarna, beliau juga suka bersepeda dengan komunitasnya selain itu juga beliau pelatih angkat esi sampai tingkat provinsi jawa barat.

Di situlah kami berhenti untuk beristirahat sejenak, di sana kami mengobrol dan bertanya-tanya kepadanya. “Pak selain olah raga lari dan bersepeda, olah raga apalagi untuk membugarkan fisik menjadi polisi?” Tanyaku pada pak Anang.

“Cara membugarkan fisik itu banyak sekali contohnya dengan push up untuk membuat otot tangan kita kuat, sit up untuk otot-otot perut kita kuat, pull up juga untuk membuat otot-otot kita kuat dan berkembang” sahut pak Anang.

Kemudian setelah istirahat kami melanjutkan kembali perjalanan ke Gunung panten, kuputar kemballi pedal sepedaku sesaat aku berpikir sebuah kata-kata bahwa kayuhlah sepeda sampai tujuan, maka raihlah impianmu sampai tercapai sahut dalam hati.

Sesampainya di sana kami menikmati pemandangan-pemandangan dari atas bukit dan bersantai, tapi tidak hanya bersantai saja, bersantai disini dengan membayangkan apa yang kita inginkan itu terjadi, kesejukan udaranya membuatku membayangkan beberapa bulan yang lalu, dulu pelantikan balok II PKS polres majalengka di bukit ini dengan rasa suka citanya, aku selalu semangat untuk mendaptkan juara yang terbaik dipelantikan balok II Pks.

Tekadku harus kuat mulai saat ini dan suatu saat nanti, perih saat ini akan tertebus dengan indahnya masa depan yang bahagia,. Impian akan terwujud dengan ketekunan dan ketabahan serta kegigihan..Terus Berjuang untuk mendapatkan mimpi.

Tulisan ini merupakan naskah lomba menulis cerpen yang disenggarakan oleh redaksi Lintashaba.com. Panitia lomba maupun redaksi tidak mengedit naskah yang masuk.

Penulis : HIZRY HIZRY

Gravatar Image
Ketika aku harus bermimpi Mimpi, apakah kamu tau apa itu mimpi? Bunga tidur, pasti itu yang terlintas dipikiran kalian, tapi yang kumaksud bukan itu, yang kumakud adalah impian untuk meraih masa depan yang indah, yah itu yang kumaksud impian, mengejar impian menurut kebanyakan orang membutuhkan proses yang sulit penuh lika liku. Bermimpi merupakan gambaran besar sebuah tujuan masa depan. Dengan halang rintangnya dalam meriah impian yang begitu di harapkan untuk berhasil di masa depan yang dimana Menjadi polisi. Setelah motivasi-motivasi yang diterima barulah menuju langkah ke-2 , mempelajari ilmu-ilmu alam sejarah kepolisian dan apa saja materi yang ingin dipelajari misalnya cara pembuatan sim mobil ataupun sim motor, cara gatur lantas dalam berlalu lintas jalan raya, banyak sekali yang ku pelajari tentang materi-materi kepolisian. Tekad harus kuat mulai saat ini dan suatu saat nanti, perih saat ini akan tertebus dengan indahnya masa depan yang bahagia. Impian akan terwujud dengan ketekunan dan ketabahan serta kegigihan..Keep Fight to get the dream.

Comment

Artikel Terkait