by

Cerpen : ALL I WANT

YANG KUINGINKAN

Oleh : Amirah spa

 

Aku menemukan seorang pria, mengatakan kepadaku bahwa diriku adalah seorang bintang…

Dia memegang pegangan dalam gelap

Dan dia sempurna di atas tapi dia bermain di atas kertas

Apakah dia berpikir bahwa aku adalah gadis yang perlu dihargai olehnya

Olivia Wild Itu nama seorang gadis yang tak pernah mendapat kesan cinta yang puas

Tidak.. Olivia memang tidak sempurna tapi dirinya tak pernah merasa seperti ini sebelumnya

“Astaga.. kekurangan tinta lagi ?” Ucapnya yang sedang menulis sebuah kata demi kata dibuku tuanya

Olivia Menghamburkan barang-barangnya untuk mencari sebuah tinta tulis, untuk melanjutkan sebuah kata yang belum ia selesai tulis didalam buku tua kecilnya

Olivia selalu gagal dalam masa romansa dan pertemanannya ia gadis yang menginginkan sesuatu hal, selalu bertanya tanya apakah yang ia inginkan terlalu banyak

Ia memiliki seorang kekasih namun naasnya mereka mengakhiri segalanya… Setelah putus dari kekasihnya,

ia menyadari bahwa dirinya akan selalu utuh, dengan atau tanpa siapapun, meskipun ia masih merindukan mantan kekasihnya

Namun walaupun ia menginginkan sebuah cinta yang bertahan lama, ia pun akhirnya ia harus belajar untuk mencintai dirinya sendiri..

Teriakan ibu Olivia terdengar ke seluruh penjuru ruang rumah yang membuat Olivia terlonjak

“Olivia ! Jika pada hitungan ke 5 dirimu tidak mendudukan diri di kursi meja makan, maka ibu tak akan membelikan mu sekotak buku tulis di toko buku !”

Mendengar hal tersebut Olivia sangatlah takut…dengan gerakan cepat ia turun dan pergi menemui ibunya untuk makan malam bersama di ruang makan

“Olivia…Sudah waktunya kamu mengingat dirimu sendiri, tidak segalanya hidup ini tentang dirinya” ujar ibunya,

selalu begitu Olivia tak pernah mendengar apa yang ibunya katakan dia benar benar keras kepala namun ibunya benar

Selesai makan malam Tanpa berpamitan kepada ibunya ia dengan malas, kembali ke kamarnya memposisikan dirinya didepan meja belajarnya kembali, memegang sebuah pena bertinta hitam menulis kata demi kata yang selalu terlintas dibenaknya

Oh…Olivia yang malang

Olivia selalu menulis secarik kalimat untuknya walaupun dirinya sudah pergi

Yang ia inginkan hanya cinta yang bertahan lama, Apa yang ia pinta berlebihan?

Apakah ada yang salah dengan dirinya ?

“Apakah harapanku terlalu tinggi~” Nada indah nan merdu yang dibawakan Olivia menggambarkan suasana hatinya

Ia mencoba terbaik tapi bagaimana lagi, pada akhirnya yang ia punya hanyalah dirinya sendiri

“Tapi bukankan itu seharusnya sudah cukup?” Olivia berkata sambil memikirkan kalimat yang ia tulis, ia benar itu sudah cukup ia sudah mencoba yang terbaik

Olivia selalu merindukan dirinya yang kecil, saat ia masih muda dan naif

Ia berfikir bahagia akan datang selamanya namun bahagia datang dengan sulit

Dan yang ia inginkan adalah membuat ini semua terasa baik baik saja…

“Apakah aku sanggup? Jika iya Tolong bantu aku memilih jalan diantara kegelapan ku tarik diriku hingga diriku bisa melihat kebahagiaan di balik kesedihan…”

Olivia..selama ini hubungan yang ia jalani selalu sama selalu berhenti ditengah jalan,

Saat muda ia berfikir seseorang yang baik dan sempurna akan menghampirinya, Namun sekarang baginya mendapatkan kebahagiaan yang sempurna itu rumit tak semudah yang selalu ia harapkan…

Berjalan melintasi kota ke kota dengan mengendarai mobil pribadinya, Olivia tidak mendapatkan petunjuk kemana ia akan pergi

Berhenti, kata itu terlintas ketika ia melewati sebuah rumah bercat putih disampingnya

“Setiap aku melihatnya, itu selalu menuju pada dirimu” ucap Olivia yang memandang rumah tersebut

Lagi dan lagi Itu harus selalu dia, dahulu kamu sangat bersemangat untukku, Untuk akhirnya berkendara ke rumahmu

Tapi hari ini aku melewati pinggiran kota Menangis karena kamu tidak ada

“Cukup bersedih Olivia mari kita pulang…” Tawa kecil menyedihkan terdengar di telinga tentu itu adalah suara Ia

Semua teman Olivia lelah,Mendengar betapa Olivia merindukannya

Tapi mereka semua tidak tahu betapa Olivia mencintainya

“Ya, hari ini diriku melewati pinggiran kota dan membayangkan sedang menyetir pulang untukmu” ucap Olivia yang tengah menyetir arah pulang ke rumah damainya”Cukup bersedih Olivia mari kita pulang…” Tawa kecil menyedihkan terdengar di telinga tentu itu adalah suara Ia

semua teman Olivia lelah, Mendengar betapa Olivia merindukannya

Tapi mereka semua tidak tahu betapa Olivia mencintainya

“Ya,hari ini diriku melewati pinggiran kota Dan membayangkan sedang menyetir pulang untukmu” ucap Olivia yang tengah menyetir arah pulang ke rumah damainya

Olivia Sadar bahwa jangan pernah dirimu terlalu berharap jika pada akhirnya dirimu tidak mau Kecewa

“Ibu aku pulang…” Suara Olivia membuat sang ibu yang sedang tertidur pun terbangun

“Olivia Ku…jangan pernah kamu melakukan ini lagi, kabur dari rumah dan membawa mobil mu sendiri itu sangat membahayakan !” Ujar ibu Olivia yang sangat khawatir kepada anak satu satunya

“Tentu ibu…diriku pulang entah karena menyerah, atau tak searah dengan tujuanku lagi”

Ia menyerah, pada kali ini ia benar benar menyerah karena pada akhirnya ia akan tetap utuh walau tak ada dirinya kembali

Olivia Ingat ketika dirinya berkata bahwa Olivia adalah satu-satunya orang yang pernah mendapatkan dirinya? Nah, tak lebih menjengkelkan jika diingat

Dia baik-baik saja di luar sana tanpa Olivia, Olivia senang untuk itu karna apapun yang membuat nya senang Olivia juga akan merasa senang untuknya.

“emosional, Aku tahu dari awal persis bagaimana kamu akan pergi”

Olivia mengulang ulang hal yang tak pernah sangka akan terjadi, itu masih terasa sakit

“Apakah dirinya memberi tahu kepada gadis itu bahwa dia adalah gadis paling cantik yang pernah dirinya lihat? Omong kosong cinta bukan…” Ucap Olivia memandang dirinya di kaca Kamarnya yang dipenuhi foto foto dirinya yang bahagia dahulu

Namun karena hal ini Olivia menyadari semua kesalahan itu telah membuatnya Menjadi diri sendiri, dan telah membantu membentuk kehidupan yang kedepannya menjadi lebih baik

Mereka benar diriku seorang yang tengah berjalan di kegelapan mencari cahaya yang datang menghampiri diriku

Ini akan berakhir, yakinlah

Karena jika dirimu ingin berusaha kamu pasti bisa menggapai apa yang dirimu inginkan

Karena Tak ada yang muncul setelah kegelapan selain cahaya, tak ada yang muncul setelah kesedihan selain kebahagiaan

Olivia yang sehabis Menulis kalimat di bukunya pun terlelap tidur

“Terangilah hari esok dengan sedikit cahaya hari ini” ucapnya sebelum menutup penglihatan dirinya

Kemana perginya…ini berasal dari diriku, apakah aku harus menyalahkanmu menghilangkan dari diriku sendiri?

Olivia hanya seorang gadis yang sempurna, karena ada manusia yang sempurna ia berusaha untuk sempurna

Ia ingin perjalanan hidupnya penuh dengan warna, setiap hari ia selalu berharap ada kebahagiaan yang menghampirinya namun tak cepat datang pada dirinya

Sebab itu jika Anda berjuang untuk hal tersebut, Yakinlah hal itu akan datang sendirinya kepada Anda…..

Tulisan ini merupakan naskah lomba menulis cerpen yang disenggarakan oleh redaksi Lintashaba.com. Panitia lomba maupun redaksi tidak mengedit naskah yang masuk

Penulis : Amirah Salsabila putri Arianto

Gravatar Image
Amirah salsabila putri Arianto, dikenal dengan nama sapaan Mia Amirah menyukai cerita cerita fiksi contohnya Harry Potter karya JK.rowling, Amirah sudah menulis cerita sejak Sekolah dasar, Amirah memiliki cita cita menjadi seorang dokter… terimakasih

Comment

Berikan Komentar Untuk Tulisan Ini

53 comments

  1. Hiii amiraa… kereeeen goresan tintanya

    Semangat terus bikin karyanya yaa.. bikin yg lg karya2 yg kyk gini yaa… god bless you aamiin

    @ardhindhie

Artikel Terkait