by

Sebenarnya Cita-citaku Apa sih?

Halo semuanya, kenalin nama aku Angel. Apa kabar kalian hari ini? Semoga kalian semua sehat selalu ya. Hari ini aku bakalan berbagi kisahku dengan kalian semua lohhh. Enjoy reading!

Kita sebagai anak-anak pasti tidak akan jauh-jauh dari pertanyaan yang namanya “cita-cita.” Benar ngga sih?

Nah, hari ini aku mau ngajak kalian membahas tentang “cita-cita.” Kalian semua pasti memiliki cita-cita kan? Sama kok, aku juga punya. Menurut kalian cita-cita itu apa sih?

Nah, menurut aku “cita cita” merupakan harapan atau impian kita untuk mencapai apa yang kita inginkan. Misalnya menjadi Guru, Pramugari, Tentara dan berbagai profesi lainnya.

Kalian pernah bingung nggak sih cita-cita kalian apa? Tenang-tenang bukan cuma kalian kok, aku juga mengalami hal itu saat ini atau bisa dikatakan itu merupakan hal yang paling membingungkan bagi diriku.

Saat itu aku duduk di bangku kelas 2 SD..

Guruku berkata “Anak-anak, karena kita sekarang masuk ke materi tentang cita-cita. Ibu mau kalian menggambar cita-cita kalian ya. Besok dikumpulkan.”

“Baik bu..” Sahut teman-teman serta diriku.

Setelah itu, semua temanku saling bertanya satu sama lain. “ Cita-cita kalian apa?”

Ada yang mengatakan Dokter, ada juga Guru, Polisi, bahkan Pilot dan masih banyak lagi yang teman-temanku sebutkan.

Saat sepulang sekolah, aku benar-benar bingung apa yang harus kugambar dan apa cita-citaku.

Saat itulah aku semakin penasaran harus jadi apakah aku di masa depan dan kapan aku harus mulai mengejarnya?

Semenjak hari itu, kata “cita-cita” selalu terngiang-ngiang di telinga serta pikiranku. Tiap detik tiap menit aku selalu memikirkannya, apa profesiku suatu hari nanti? Dokter kah? Guru kah? Atau bahkan Apoteker?

Setiap hari-hari yang kulewati selalu disertai dengan rasa bingung “Aku akan menjadi apa ya suatu hari nanti? ” Kata diriku.

Baca Juga  Cerpen: "Dunia Lena"

Sambil mencari passion yang cocok dengan diriku, aku mengikuti banyak lomba dan di berbagai bidang. Terkadang menang terkadang juga kalah.

Tetapi menurutku, hal ini sangat membantu diriku, karena hal ini lah yang akan membentuk diriku untuk menjadi orang yang lebih berusaha, untuk mendapatkan apa yang aku inginkan dan ini akan membantu dalam membentuk diriku untuk menjadi orang yang pantang menyerah.

Sampai suatu hari aku memutuskan aku ingin menjadi Apoteker. Terdengar sulit bagiku, membayangkannya saja aku sudah mulai ragu. Apakah aku sanggup? Atau aku harus memilih cita-cita yang lain? Yang lebih mudah untuk aku kejar.

Aku juga sempat berpikir, kenapa aku harus memilih Apoteker sebagai cita-cita? Masih banyak cita-cita di luar sana yang mungkin bisa kugapai. Saat itu, keinginanku untuk menjadi Apoteker pun kembali menjadi kebingungan di dalam diriku.

Tetapi di saat yang bersamaan, aku sangat menyukai profesi Apoteker, karena menurutku sangat menarik dan jarang aku temui dalam kehidupan sehari-hariku.

Terkadang, karena saking penasarannya dengan profesi Apoteker, aku suka atau bahkan bisa dikatakan sering mencari tau tentang “Apa itu Apoteker?”, “Apa tugas Apoteker?” , “ Bagaimana cara untuk masuk kesekolah berjurusan Apoteker?” Dan masih banyak lagi hal yang sebenarnya aku ingin cari tau mengenai Apoteker.

Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa saat ini aku sudah duduk di bangku kelas 8. Walaupun sudah naik ke jenjang yang lebih tinggi, kebingunganku tetap ada dan masih sama. bisa dikatakan sampai sekarang aku masih tidak yakin apakah aku bisa jadi Apoteker atau tidak.

Aku selalu memikirkan apakah passion saya di Apoteker? Atau malah dibidang yang lain? Banyak orang yang sering bertanya padaku “ Cita-cita kamu apa?” Terkadangaku bingung harus menjawab apa, karena hal itupun masih berbayang di dalam pikiranku. Tetapi, aku selalu meyakinkan diriku bahwa aku bisa dan aku akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar cita-citaku.

Baca Juga  Cerpen : Ditemukan untuk Kehilangan

Berusaha, berusaha dan berusaha. Itulah yang bisa kulakukan sekarang demi mengejar cita-citaku. Aku sadar, aku bukanlah orang yang sempurna. Terkadang saat aku mengalami kegagalanatau dititik terendah didalam diriku, aku selalu menyemangati diriku dengan berkata “ Semangat, semangat dan semangat.

Tunjukkan bahwa kegagalan yang aku alami tidak dapat membuat aku lemah .” Kata-kata tersebut ku ulang-ulang hingga aku mendapat semangat kembali untuk berusaha. Tetapi, di balik kegagalan yang aku alami, aku tidak akan menyerah begitu saja.

Aku akan selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik dengan apa yang aku bisa lakukan dan dengan apa yang aku miliki. Aku juga tetap akan optimis dengan apa yang ingin aku kejar, yaitu menjadi Apoteker.

Aku sadar, aku bisa dititik ini semua karena anugrah dan berkat Tuhan. Aku juga sangat bersyukur karena aku memiliki teman-teman yang selalu ada dan selalu mendukungku, di saat susah maupun di saat senang.

Terkadang saat aku mulai putus asa atau menyerah, mereka akan menyemangati diriku atau kadang menghiburku saat sedih. Aku juga sangat bersyukur memiliki orang tua yang selalu mendukungku, saat aku mengikuti sebuah lomba atau kegiatan-kegiatan.

Bukan hanya mendukung, bahkan mereka melakukan banyak hal untuk diriku, hingga tak dapat kuucapkan satu persatu. Aku sadar, aku pasti belum menjadi sosok yang orang tuaku inginkan atau bahkan bisa dikatakan jauh dari kata sempurna.

Aku juga sadar bahwa tanpa kedua orangtuaku, mungkin aku tidak bisa sampai d isini dan sekarang tugasku hanyalah membanggakan kedua orangtuaku, dengan belajar dengan giat dan mengejar cita-citaku.

Dulu banyak orang berkata bahwa kita harus memiliki cita-cita setinggi langit. Tetapi sekarang aku mengerti bahwa hal itu memang benar, karena jika kita selalu memiliki pencapaian yang menurut kita mudah digapai dan tidak ingin mencoba hal yang lebih menantang diri, itu tidak akan membentuk kita untuk menjadi orang yang bekerja keras.

Baca Juga  Cerpen: Miss You Too

Bukan hanya itu, hal itupun juga akan membuat kita memiliki masa depan yang seadanya atau yang semampu kita saja. Begitupun sebaliknya, jika kita selalu menantang diri kita untuk mencoba hal baru atau hal yang sulit, itu akan melatih kita agar menjadi orang yang pantangmenyerah dan tetap semangat saat menjalaninya.

Aku tau kok, setiap cita-cita pasti ada bagian yang mudah dan bagian yang susah. Nah, tugas kita semua sebagai anak remajaadalah kita hanya perlu belajar dengan baik, dan tidak lupa untuk membanggakan orang tua kita semua.

Nah, sekarang kalian sudah tau kan, apa itu cita-cita? Dan apa tugas kita sebagai anak remaja yang sedang mengejar cita-cita?

Jadi sekarang cita-cita kalian semua apa?

Aku sangat berharap tulisanku ini bisa menginspirasi sekaligus menyemangati kalian. Tetap semangat ya, kejarlah cita-cita kalian. Jangan pernah menyerah ataupun mengeluh dengan kesulitan yang kita alami. Aku yakin, kalian pasti bisa melewati semuanya. Semoga sukses yaa buat kalian semua.

Terimakasih.

Karya : Angel Catalina

Support By : Gizelia Tiara Putri

Comment

Artikel Terkait