by

Cara Menanam Pohon Kurma di Indonesia, Dijamin Berbuah!

Kurma merupakan salah satu buah yang sangat populer dari negara Arab Saudi. Hal ini bukan tanpa alasan, kurma sudah menjadi makanan ikonik khas negeri padang pasir tersebut. Bahkan saking populernya kurma di tanah Arab, banyak para pelancong yang mampir ke sana untuk berwisata maupun melaksanakan ibadah haji, tak ada yang tak membawa pulang buah satu ini.

Tetapi buah tetaplah buah dan hanya bisa didapatkan di negara asalnya, kebanyakan dari kamu mungkin belum pernah bukan melihat penanaman pohon kurma di Indonesia? Hal ini terjadi karena ketidaksamaan suhu dan iklim dengan negara asal. Namun bukan berarti tidak mungkin, ada sebuah cara untuk menanam pohon kurma di Indonesia dan dapat dipastikan berbuah. Mau tahu caranya? Simak ulasan berikut!

Habitat Kurma

Seperti yang sudah terlihat dalam berbagai fakta, bahwa kurma memang dikenal sebagai buah yang memiliki rasa manis dan juga legit. Semua itu hanya bisa diperoleh bagi orang yang tinggal di negara beriklim ekstrim, seperti halnya Saudi Arabia dan berbagai wilayah bertipe gurun di dunia. Tetapi mengapa hanya daerah tersebut yang bisa ditinggali oleh flora seperti ini?

Alasannya cukup jelas dan singkat, bahwa kurma dapat tumbuh dengan optimal bilamana di letakkan di tempat yang benar-benar memiliki suhu ekstrim. Dalam artian pertumbuhan pohon kurma akan semakin mudah dan benar-benar terbantu, jika wilayah perkembangannya memiliki kualitas tanah panas, walau begitu bukan berarti pohon ini tidak membutuhkan air.

Dalam menanam pohon kurma misalnya, seseorang yang tinggal di lingkup ekstrim biasanya hanya menyirami pohon tersebut sekitar seminggu sekali atau lebih. Walau demikian tak membuat sari pati kurma hilang melainkan tetap dengan kadar yang semestinya. Beberapa jenis kurma yang bisa ditanam di tanah ekstrim maupun tanah biasa seperti kurma ajwa, medjool dan sukari.

Baca Juga  Cantik Nan Indah, Berikut Ini Inspirasi Nama Bayi Perempuan Dari Nama Bunga
Cara Penanaman Pohon Kurma di Indonesia

Setelah mengetahui akan habitat asli kurma di atas, mungkin kamu akan berpikir bahwa tidak akan ada kurma yang bisa tumbuh di Indonesia, mengingat bahwa Indonesia ialah negara tropis yang beriklim sedang. Namun, perkiraan kamu tidak sepenuhnya benar, ada caranya supaya pohon kurma bisa ditanam di Indonesia. Tentu saja hal ini membutuhkan waktu yang lumayan lama sekitar 3-4 tahun. Langsung saja berikut caranya:

1. Persiapan Bibit Kurma

Hal pertama kali yang harus dilakukan sebelum menanam pohon kurma ialah dengan memilih benih yang tepat. Kamu bisa saja memilih tipe-tipe benih kurma yang dapat tumbuh di iklim seperti Indonesia, contohnya saja seperti kurma ajwa. Selain itu pemilihan kurma terhadap jenis ajwa menjadi keuntungan tersendiri, yakni harganya yang lumayan bergengsi.

Pada tahap ini kamu harus mempersiapkan banyak sekali bibit kurma, langkah pertama yang harus dilakukan ialah memisahkan daging kurma dari bijinya. Setelah itu kamu bisa melakukan proses perendaman selama 4 hari dengan larutan pupuk buah. Perlu diketahui bahwa kamu harus mengganti air rendaman setiap 24 jam sekali agar mendapatkan kualitas prima.

2. Penyemaian Bibit Kurma

Langkah kedua yang harus kamu lakukan ialah menyemai bibit kurma di atas media tisu basah. Jadi konsepnya begini, kamu harus mempersiapkan terlebih dahulu sebuah tisu yang dibasahi air. Letakkan biji kurma disana selama kurang lebih 2 Minggu, jangan lupa memberi wadah untuk alas dari tisu. Biji akan tumbuh berkecambah selama dua Minggu tersebut.

3. Pemindahan Bibit

Jika sudah melewati tahap kedua, pindahkan biji kurma tersebut ke dalam polybag. Jika ketinggian bibit sudah mencapai 20-30 cm, kamu harus memindahkannya ke lahan yang lebih luas. Namun, perlu diingatkan bahwa lahan yang lebih luas ini harus bebas dari angin dan memiliki komposisi udara yang sejuk

Baca Juga  Cuma Pakai Smartphone Bisa Jadi Youtuber, Simak 5 Tips Jadi Youtuber Modal HP

 

Lalu jika ketinggian sudah mencapai setengah meter, pindahkan bakal pohon kurma tersebut ke dalam lahan akhir yang berkedalaman 50×60 cm. Jarak lubang antar benih bisa kamu atur sejarak 7 meter. Sebelum memasukkan bibit tadi, terlebih dahulu campurkan tanah dengan pupuk selama 2-3 hari. Setelah itu timbun bibit dengan rapi.

4. Perawatan Bibit

Jika kamu sudah melalui semua tahap dari yang pertama hingga ketiga, maka untuk saat ini yang kamu lakukan hanyalah tinggal menyiraminya. Untuk penyiraman sendiri dibedakan menjadi beberapa tipe, ketika bibit berumur 1-6 bulan lakukan penyiraman setiap 2 hari sekali, apabila sudah mencapai umur 7-12 bulan lakukan penyiraman setiap 4 hari sekali.

Jika umur bibit sudah mencapai 1 tahun, itu artinya bibit tersebut sudah agak dewasa. Jadi untuk frekuensi penyiraman bisa dikurangi menjadi seminggu sekali. Pada tahap ini lakukan pemupukan dengan pupuk NPK selama 3 kali dalam setahun dalam kurun waktu 3 tahun.

5. Pembuahan

Langkah yang hampir terakhir dari menanam pohon kurma ialah pembibitan, dimana setelah merawat pohon tersebut selama 3-4 tahun akan mulai muncul bunga kurma. Kamu bisa menempelkan kulit mayang jantan dan selipkan ke bunga betina selama 1-3 hari. Akan muncul bunga kurma muda, kamu bisa membungkusnya supaya tidak mudah terserang hama.

6. Pemanenan Kurma

Tahap paling akhir ialah pemanenan, umunya tahap ini akan terjadi setelah 5 Minggu proses pembuahan terjadi. Untuk kamu yang menanam kurma ajwa biasanya bakal buahnya akan berwarna hitam pekat. Dalam metode pemanenannya, potong tunas janjang buang dan bersihkan hingga ke pangkal, hal ini bertujuan untuk menghasilkan buah kembali.

Nah, itulah cara-cara menanam pohon kurma yang bisa dilakukan di tanah tropis seperti Indonesia sekalipun. Bagaimana tertarik untuk mencobanya?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Publikasi Terkait Lainnya