by

10 Tanaman Penghias Halaman yang Bisa Menjadi Ladang Amalmu

Halaman yang cantik dan asri dengan berbagai tanaman hias yang tumbuh subur sangat menarik untuk dipandang. Itu sebabnya kios-kios pedagang tanaman di pinggir jalan selalu ramai dikunjungi para peminat tanaman, yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli tanaman penghias halaman yang mereka sukai.

Sayangnya, tidak semua orang suka atau rajin merawat tanaman. Padahal, banyak jenis tanaman yang tidak “manja” dan memerlukan perawatan khusus. Kita hanya perlu menyiramnya setiap hari. Tanaman-tanaman tersebut bahkan sering kita jumpai, tumbuh dengan liar di tepi jalan atau di kebun-kebun kosong tanpa perawatan.

Jenis-jenis tanaman tersebut, walaupun seringkali tidak dipedulikan, tetapi memberi manfaat yang besar bagi kehidupan kita sehari-hari. Selain berguna untuk melezatkan masakan dan minuman, menjadi pewarna dan pengharum kue, juga berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Dengan menanam kesepuluh jenis tanaman tersebut, tidak hanya berguna bagi kita sendiri, tetapi menjadi ladang amal karena bisa kita berikan kepada tetangga atau siapa saja yang membutuhkan. Bukankah jika kita sedang membutuhkan suatu jenis tanaman, kita akan memintanya kepada tetangga terdekat?

Sepuluh jenis tanaman penghias halaman, yang mudah dibudidayakan dan Memiliki paling banyak penggemar sejak dahulu sampai sekarang, antara lain:

1. Belimbing Wuluh

foto tanaman buah bintang di indonesia yang disebut wuluh starfruit dengan latar belakang bokeh - belimbing sayur potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Belimbing wuluh juga dikenal dengan sebutan belimbing sayur. Pohonnya tidak terlalu tinggi dengan batang yang tidak terlalu besar. Daunnya berbentuk kecil-kecil panjang dan rapat. Buahnya berbentuk bulat lonjong dan tumbuh bergerombol di dahan-dahan dan batang pohonnya. Belimbing wuluh biasanya diperlukan untuk membuat masakan seperti pepes, garang asem, sayur asem atau untuk memasak ikan asam pedas.

Selain untuk menyedapkan masakan, belimbing juga dapat menjadi obat penyakit darah tinggi, maag atau penyakit-penyakit lainnya. Tanaman belimbing mempunyai buah yang sangat banyak, tidak hanya di dahan pohon yang di bagian atas saja, tetapi juga di bagian bawah batang pohonnya hingga mencapai tanah.

2. Daun Pandan

daun pandan hijau segar dengan ruang fotokopi, latar belakang kabur di taman - daun pandan potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Daun pandan berbentuk memanjang dan tersusun rapat. Pohonnya tidak tumbuh tinggi tetapi beranak-pinak dan menyemak. Beberapa jenis pandan memiliki bentuk tepi daun yang bergerigi.

Daun pandan sangat mudah dibudidayakan, hanya dengan menanam anak pohonnya yang mempunyai akar. Di tepi-tepi jalan, kita sering menjumpai tanaman pandan yang tumbuh liar dan subur tanpa perawatan.

Baca Juga  Masih Alami, Inilah 7 Desa Tersejuk di Dunia yang Sungguh Sangat Menawan

Daun pandan paling sering digunakan dalam berbagai makanan, minuman, dan kue-kue tradisional Indonesia seperti kolak, bubur kacang hijau, bubur sumsum dan semua jenis bubur manis. Kue-kue tradisional juga banyak menggunakan daun pandan, untuk mendapatkan aromanya dan juga sebagai pewarna hijau alami.

Daun pandan juga dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit, antara lain untuk pereda nyeri, obat kulit alami dan mengendalikan kadar gula darah.

3. Daun Suji

daun green pleomele angustifolia (suji). tetesan hujan di daun. - daun suji potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Seperti daun pandan, daun suji juga berbentuk panjang dan rapat. Perbedaannya adalah daun suji mempunyai warna hijau yang lebih tua dan pekat. Selain itu, daun suji tumbuh meninggi dengan permukaan daun yang lebih halus.

Daun suji sangat berguna untuk membuat makanan, minuman dan kue-kue tradisional sebagai pewarna hijau alami. Penggunaannya biasanya selalu bersama dengan daun pandan. Daun suji hanya memberi warna hijau tanpa aroma harum, sedangkan daun pandan lebih memberi aroma harum dan hanya sedikit memberi warna hijau. Penggunaan kedua jenis daun tersebut secara bersamaan memberi penampilan yang cantik pada makanan.

Daun suji dan pandan biasanya digunakan secara berbarengan dalam pembuatan cendol, bubur sumsum hijau, kue ketan srikaya pandan, kue bugis hijau dan berbagai jenis kue lainnya.

4. Daun Sirih

daun sirih - sirih potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Daun sirih mempunyai yang pipih menyerupai hati dan agak lonjong dengan ujung daun yang meruncing. Tanaman  sirih tumbuh merambat dan dapat menjadi banyak dengan cepat. Daunnya berwarna hijau muda hingga hijau pekat, tergantung jenisnya. Ada juga jenis daun sirih yang berwarna merah yang mempunyai rasa yang lebih pahit dan aroma lebih tajam.

Daun sirih mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Sebagai antibiotik alami sering digunakan untuk menyembuhkan penyakit keputihan, mimisan, penyakit mata dan penyakit-penyakit lainnya.

5. Kunyit

peternakan kunyit, kunyit adalah tanaman berbunga, curcuma longa dari keluarga jahe. - tanam kunyit potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Tanaman kunyit merupakan jenis tanaman semak dengan daun berbentuk bulat lonjongdengan bentuk tepi daun yang rata. Panjang daun kunyit kurang lebih sekitar 30 cm dengan lebar sekitar 10 cm. Tanaman ini sangat mudah dibudidayakan asalkan mendapat cukup air dan sinar matahari.

Bagian yang sering dipergunakan dari tanaman kunyit adalah bagian daun dan rimpang atau akarnya. Karena warna kuning dari rimpangnya, kunyit sering digunakan untuk memberi warna kuning cerah pada berbagai masakan dan kue.

Baca Juga  5 Fakta Tanaman Bonsai Beserta 3 Rekomendasi Tanaman Bonsai Terbaik

Masakan-masakan yang sering menggunakan kunyit dalam pembuatannya antara lain adalah rendang, gulai dan jenis-jenis masakan bersantan lainnya. Rimpang kunyit dipergunakan untuk membuat berbagai masakan dan kue tradisional Indonesia, antara lain rendang, gulai, pepes, acar kuning dan berbagai hidangan lainnya. Sedangkan jenis kue yang menggunakan kunyit antara lain bika ambon, bakwan dan ketan kuning.

Selain berguna untuk memberi warna dan rasa pada masakan, kunyit juga berguna untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti mengatasi gangguan pencernaan, mengatasi masalah kulit, hingga mencegah kanker.

6. Daun Kari/Temurui

daun kari - daun kari potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Bentuk daun kari menyerupai daun belimbing wuluh, tetapi dengan ukuran lebih kecil dan warna daun yang lebih hijau. Aroma daun kari sangat harum dan sedap. Penggunaannya untuk membuat masakan kari atau gulai daging, dan untuk memasak berbagai jenis ikan. Orang Aceh menyebutnya daun Temurui.

7. Cabai Rawit

tangan wanita memegang cabai merah dengan ruang di latar belakang taman cabai kabur - tanam cabai rawit potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Cabai rawit mempunyai banyak sekali jenisnya baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia. Ada cabai rawit berbentuk lonjong dan kecil dengan warna hijau dan merah pekat, ada yang berbentuk besar dan lonjong dengan warna hijau muda dan jingga, ada pula yang berbentuk bulat.

Selain berbeda dari segi bentuk dan warna, berbagai jenis cabai rawit juga mempunyai tingkat kepedasan yang berbeda. Jika dicampurkan ke dalam bumbu masakan, cabai rawit dapat meningkatkan selera makan karena rasa pedasnya. Selain itu, cabai rawit juga bisa dimakan langsung saat menikmati tahu goreng atau bakwan.

Selain berguna untuk menambah nafsu makan, cabai rawit juga bisa berfungsi sebagai obat untuk meredakan gejala pilek, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Perawatan pohon cabe rawit cukup mudah jika dibandingkan dengan cabai merah. Cukup disiram setiap hari dan harus terkena sinar matahari. Setelah beberapa kali berbuah biasanya pohonnya akan mengering dan mati sehingga harus ditanam kembali.

8. Serai

rumput lemon - serai potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Tanaman serai sering juga disebut sereh, merupakan jenis rumput-rumputan yang tumbuh bergerombol dan rapat seperti ilalang. Tinggi pohonnya hanya sekitar satu meter dengan daun yang berwarna hijau dan tidak bertangkai. Daunnya mempunyai permukaan yang kasar dan tajam pada bagian sampingnya.

Baca Juga  Mengenal Pemanasan Global: 5 Penyebab dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Bagian yang dipergunakan dari tanaman serai adalah batangnya yang berwarna putih kehijauan dan bersifat agak lunak. Batang serai banyak sekali digunakan sebagai bumbu dalam masakan, minuman dan kue-kue tradisional Indonesia. Penggunaannya seringkali berbarengan dengan bumbu-bumbu dapur lainnya seperti daun salam, lengkuas, jahe dan kunyit.

Selain sebagai bumbu masakan, batang serai juga berguna untuk obat anti nyamuk alami. Aromanya yang menyengat akan membuat nyamuk tidak mau mendekat. Sebagai obat alami, serai juga bermanfaat untuk mengobati penyakit anemia, masuk angin, perut kembung, hingga mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

9. Daun Bawang

bawang hijau - daun bawang potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Daun bawang merupakan tanaman yang berbentuk bulat, memanjang, dan berlubang menyerupai pipa. Bagian ujung daun bawang berbentuk runcing. Warna daunnya hijau tua dengan batang berwarna putih dan tidak bertangkai. Dalam masakan dan kue-kue tradisional Indonesia, daun bawang kerap dipergunakan untuk memberi aroma khas dan rasa sedap. Selain itu, daun bawang juga kerap digunakan sebagai taburan pada hidangan sop, soto atau mie ayam.

Sebagai obat alami, daun bawang diyakini dapat menurunkan kadar kolesterol, melancarkan percernaan, dan menurunkan kadar gula darah.

10. Daun Seledri

deretan batang seledri tumbuh di lapangan - tanam daun seledri potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Tanaman seledri merupakan jenis tanaman yang berbentuk rumput atau semak dan tidak mempunyai batang. Seperti daun bawang, seledri juga kerap digunakan dalam masakan dan kue-kue tradisional Indonesia, karena mempunyai aroma yang khas dan rasa yang sedap. Daun seledri seringkali digunakan dalam masakan sop, soto dan perkedel.

Seledri juga bermanfaat untuk menyuburkan rambut dan menyembuhkan berbagai penyakit seperti mengontrol gula darah, menjaga kesehatan mata, dan memelihara kesehatan jantung.

Berbagai tanaman penghias halaman tersebut di atas tidak memerlukan lahan yang luas untuk menanamnya, bahkan dapat juga ditanam di dalam pot atau polybag. Selain memberi banyak manfaat bagi yang menanamnya, juga menjadi ladang amal jika diberikan kepada orang-orang yang membutuhkannya. Amal jariah yang didapat oleh orang yang memberikannya, akan menjadi pahala yang tak terputus meskipun orang tersebut telah meninggal dunia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Publikasi Terkait Lainnya