oleh

Apa Iya Ini Dia Ukuran Kesuksesan Hidup? Simak yuk!

Sejatinya, seluruh manusia menginginkan bisa hidup dengan sukses. Akan tetapi ukuran kesuksesan hidup itu masih samar antara satu orang dengan orang yang lain. Bisa dikatakan, yang dimaksud sukses bagi masyarakat memiliki ukuran yang berbeda-beda. Bisa jadi, jika bagi Si A disebut sukses, hal itu tidak disebut sukses bagi si B.

Lantas, apa sesungguhnya ukuran kesuksesan di dalam hidup. Apa karena ditentukan oleh banyaknya uang, mobil terbaru yang berharga miliaran atau masih ada kriteria kesuksesan yang lain. Nah, terkait dengan kebingungan ini, maka kami tertarik untuk memberikan ulasan tentang garis-garis besar kesuksesan di dalam kehidupan. Ini dia ulasannya:

1. Selalu Makan Makanan Lezat

Ada yang mengatakan, pertanda orang sukses ialah mereka yang selalu makan makanan mahal dan lezat serta di restoran yang terkenal. Termasuk bagi orang-orang yang memang tidak pernah makan di rumah sekalipun hanya satu kali. Ini hal yang wajar karena menjadi pembuktian kalau orang tersebut memang memiliki banyak uang.

Hanya saja pertanyaannya apakah orang ini benar-benar sukses di kesehariannya atau hanya di meja makan restoran saja. Yang juga perlu diamati apakah yang bersangkutan memang benar-benar memiliki banyak uang atau hanya sekadar gengsi secara sosial. Bukti kasusnya juga banyak, hanya sekadar untuk membelanjakan makan bagi teman, tetapi dengan cara berhutang.

2. Pesta Pora Menjadi Rutinitas

Bagi sebagian orang, pesta pora merupakan penanda kalau si pelakunya sudah mendapatkan kesuksesan. Apalagi kalau pesta pora-nya bersifat khusus dengan undangan dari kalangan orang yang juga khusus. Peristiwa ini bisa diamati dari perilaku para artis saat berpesta yang tidak dipungkiri kalau mereka memang memiliki uang yang banyak.

Baca Juga  Minuman Pelangsing Hingga Sebagai Pencegah Penuaan Dini, Ini Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan dan Kecantikan

Akhirnya dari pengamatan secara umum, pesta pora pun dianggap sebagai ukuran kesuksesan. Kaidah yang muncul ialah, tidak akan disebut sukses jika belum berpesta yang di dalamnya terdapat foya-foya, dandanan perlente, aksesoris mahal dan selainnya. Bahkan ada orang yang ingin hadir ke pesta sampai gonta-ganti baju karena takut malu di depan yang lain.

3. Harta sangat Berlimpah

Yang termasuk ke dalam harta yang berlimpah seperti mobil yang bagus, rumah mewah, uang yang banyak, perhiasan bertumpuk dan sejenisnya. Banyak orang yang mengatakan kalau sukses itu ditandai dengan banyaknya harta-harta ini. Mereka tidak peduli dengan kondisi hati dari orang-orang yang secara sosial dihukumi kaya dan tajir tersebut.

Kalau diamati secara mendalam, memang umumnya penanda kesuksesan adalah seberapa banyak harta yang dimiliki. Pemaknaan ini bukan hanya didominasi oleh orang awam saja, tetapi orang intelek pun banyak yang mengakui kalau harta berlimpah memang identik dengan kesuksesan.

4. Ketenangan di dalam Hidup

Ukuran kesuksesan hidup yang berikutnya ialah adanya ketenangan di dalam hidup. Sedangkan ketenangan masih dibagi lagi menjadi beberapa kondisi hati. Seperti keamanan, kesehatan, ketentraman, kebanggaan, prestasi, kebahagiaan dan selainnya. Artinya, kalau ada orang yang merasakan kondisi-kondisi semacam ini di dalam hidupnya, maka merekalah orang yang sukses.

Akan tetapi masalah ketenangan di dalam hidup masih samar-samar. Karena ada orang yang secara sengaja menunjukkan ketenangannya di depan orang lain, padahal sejatinya di rumah sedang gelisah. Kasusnya cukup banyak, yang mana banyak orang menunjukkan kebahagiaan ketika bersama orang lain tetapi sepulangnya ke rumah, suasana hati malah berubah menjadi sedih.

5. Pasangan yang Ideal

Ada juga yang mengatakan kalau ukuran kesuksesan ditandai oleh kemampuan mendapatkan pasangan yang ideal. Seperti memiliki suami yang tampan dan kaya atau memiliki istri yang cantik dan pintar memasak. Orang yang memiliki pasangan semacam ini tentunya ada kebanggaan di dalam dada dan semestinya pasangan dijaga dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga  Muat di Dalam Tas! Ini 5 Barang Wajib Dibawa saat Keluar Rumah di Masa Pandemi

Jangan dilupakan, ada orang yang kalau dicermati sudah memiliki pasangan yang ideal. Akan tetapi, keluarga tersebut ternyata masih tidak bagus bahkan terjadi perceraian. Artinya, ukuran kesuksesan semacam ini masih relatif karena Si A menyatakan sudah sukses, tetapi belum tentu dengan Si B.

6. Rekreasi Saban Waktu

Sudah menjadi pandangan umum, jika ada orang suka rekreasi ke tempat-tempat yang indah dan mahal, maka akan dianggap orang tersebut sudah sukses. Apalagi kalau rekreasinya bersama seluruh keluarga yang tentunya membutuhkan budget yang cukup besar. Karena tidak mungkin pelesir setiap saat jika mereka tidak mapan dari segi profesi dan uang.

Akan tetapi, apakah rutinitas berwisata ini memang benar-benar menjadi penanda kesuksesan? Jika ia, berarti bisa disimpulkan kalau orang-orang yang datang ke pantai, mall, water park, taman buatan dan sejenisnya bisa dianggap sudah sukses? Tentu jawaban yang bijak ialah dilakukan riset terlebih dahulu kepada orang-orang tersebut.

7. Tidak Terjerat Hutang

Jika bersandar pada percakapan sosial masyarakat, maka pernah disampaikan kalau orang yang sukses adalah orang yang tidak memiliki hutang. Tentu alasannya karena orang semacam ini bisa hidup dengan tenang karena tidak diganggu oleh para penagih hutang (debt kolektor).

Seandainya memang ada orang semacam itu, tentu boleh dikatakan kalau mereka sudah sukses. Cuma yang menjadi pertanyaannya adalah apakah ada orang di dunia ini yang tidak memiliki hutang? Untuk menjawabnya tentu sulit akan tetapi kalau mengingat kebutuhan manusia yang selalu berubah-ubah, maka hutang justru sudah menjadi pembiasaan.

Jika membaca artikel ini sampai tuntas, maka ditemukan kenyataan kalau ukuran kesuksesan hidup memang belum paten. Bagi seseorang, apa yang telah dialaminya bisa menjadi penanda kesuksesan. Tetapi apakah jawaban ini juga berlaku untuk orang lain? Tentu tidak. Nah, sekalipun belum bisa diukur dan dimaknai, tetapi pastinya semua kesuksesan di atas harus menjadi mimpi dari masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Publikasi Terkait Lainnya