by

Penyebab Kemarau Berkepanjangan dan Akibatnya Bagi Kehidupan

Kata kemarau rasanya sudah dekat sekali bagi kita yang hidup di alam semesta ini. Dimana rentang waktu kekeringan yang disertai dengan suhu panas, itulah yang kita artikan sebagai kemarau atau musim kemarau.

Risikonya juga masih bisa diatasi walau memang sedikit sulit. Namun bagaimana tentang kemarau berkepanjangan? Apakah kamu tahu apa penyebabnya dan apa akibatnya?

Untuk memperkuat jawaban yang kamu yakinkan telah benar, sebaiknya kita simak saja secara langsung, apa penyebab kemarau berkepanjangan dan bagaimana akibatnya bagi kehidupan. Begini ringkasannya!

1. Penyebab Kemarau yang Berkepanjangan : El Nino

Suatu kondisi akan dikatakan sebagai El Nino, ialah apabila suhu permukaan laut Samudera Pasifik tengah berada di atas suhu normal yang seharusnya.

Kondisi El Nino yang juga disebutkan sebagai fenomena ini, dapat terjadi di berbagai wilayah, tepatnya di kawasan Amerika Latin juga Indonesia. Pemanasan yang oleh El Nino inilah yang menimbulkan suhu panas yang cukup ekstrim, serta menjadi landasan besar dari penyebab kemarau berkepanjangan.

Dimana suhu panas yang meningkat, memberi peluang utama bagi awan untuk semakin mengepul di sekitaran Samudera Pasifik bagian tengah. Hingga mengurangi kesempatan bagi wilayah lain yang ada di luarnya untuk menerima curah hujan.

2. Penyebab Kemarau yang Berkepanjangan : Indian Ocean

Tahukah kamu? Indian Ocean merupakan salah satu penyebab dari terjadinya kemarau berkepanjangan di dunia. Istilah Indian Ocean begitu populer sejak terjadinya kemarau yang bukan dikarenakan oleh El Nino.

Sesuai namanya, Indian Ocean merupakan sebuah fenomena dimana Lautan Hindia mengalami kenaikan suhu yang melampaui titik rata-rata dari suhu biasanya. Proses terjadinya juga sangat mirip dengan El Nino, bedanya hanya terletak pada wilayah tempat fenomena ini terjadi. Jika El Nino ada di wilayah Samudera Pasifik, maka Indian Ocean ada di wilayah Lautan Hindia.

Baca Juga  Mengenal Pemanasan Global: 5 Penyebab dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Dilansir dari Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead, potensi kemarau yang disebabkan oleh Indian Ocean, jauh lebih besar dibanding dengan El Nino. Hingga sangat dikhawatirkan sekali apabila Indian Ocean dan El Nino ini bertemu.

3. Penyebab Kemarau yang Berkepanjangan : Letak Geografis

Titik letak suatu wilayah berdasarkan keberadaan dan posisinya dibumi, disebut sebagai letak geografis. Pengenalan letak geografis juga dilakukan sesuai dengan unsur-unsur alamiah yang ada di bumi, seperti samudera, gurun, benua, laut, dan lain sebagainya. Tidak hanya El Nino ataupun Indian Ocean, letak geografis suatu wilayah pun, bisa memicu terjadinya kemarau yang berkepanjangan.

Contohnya Indonesia sendiri, yakni oleh karena letak geografis Indonesia yang berada di antara apitan 2 benua dan 2 samudera, maka sangat mungkin sekali terjadi perubahan iklim akibat tekanan udara yang datang dari daratan.

Alhasil, terjadilah “jet steam effect”, dimana lautan menghempas hawa panas menuju daratan. Peristiwa ini mengakibatkan tempat-tempat yang awalnya mengandung banyak air seketika surut dan mengering.

4. Penyebab Kemarau yang Berkepanjangan: Global Warming

Global warming atau pemanasan global adalah peristiwa saat dimana atmosfer, laut dan daratan bumi mengalami kenaikan suhu yang melewati batas wajarnya.

Berdasarkan hal ini, kekeringan lebih mudah terjadi, lantaran membawa bumi masuk pada kemarau yang berkepanjangan. Mengulas terkait global warming, keadaan yang semakin hebat ini, telah didorong kuat oleh maraknya polusi udara berbahan bakar, penggunaan efek rumah kaca dan penggundulan hutan secara besar-besaran.

Kurangnya perhatian kita akan masalah yang diakibatkan oleh ketiga hal tersebut, tidak hanya memberi kerugian pada lingkungan yang kita punya. Namun juga merusak habitat beruang kutub yang sama sekali tidak tahu menahu bagaimana habitat mereka bisa menjadi rusak.

Baca Juga  Masih Alami, Inilah 7 Desa Tersejuk di Dunia yang Sungguh Sangat Menawan

Selesai mengetahui penyebab kemarau berkepanjangan rasanya masih tidak lengkap, kalau tidak ditambahkan dengan risiko atau akibat jika kemarau ini terjadi. Maka dari itu, inilah dia penjelasan singkat terkait akibat yang ditanggung manusia kalau kemarau panjang sudah terjadi.

  • Musnahnya Tumbuh-tumbuhan

Memiliki manfaat yang cukup besar, tumbuh-tumbuhan selain sumber kebutuhan mahkluk hidup, juga telah diklaim sebagai paru-paru dunia. Semakin banyak tumbuh-tumbuhan, bisa dijamin semakin besar pula kadar oksigen yang di hasilkan.

Oleh sebab itu, cobalah sekarang kamu renungkan, bagaimana keadaan hidup manusia apabila segala tumbuh-tumbuhan yang ada di bumi menjadi musnah. Jawabannya tentu saja sangat-sangat menyedihkan, bahkan bisa memicu terjadinya kematian secara besar-besaran.

  • Kekurangan Air Bersih

Kemarau yang panjang sudah pasti memberi efek kekeringan. Kalau sudah kekeringan, tentu saja air semakin sulit ditemukan dan air tidak lagi jernih seperti seharusnya. Akhirnya, air bersih yang menjadi kebutuhan sehat sehari-hari, harus terkendala akibat sukarnya mendapati air bersih.

Fatalnya, status perekonomian turut tergoncang dengan hebat. Yaitu, jika air bersih telah sulit didapatkan, sudah jelas akan diberlakukan secara beli dan harus bayar.

  • Peretakan Permukaan Tanah

Akibat selanjutnya yang dapat timbul akibat kemarau yang berkepanjangan, ialah meretaknya permukaan tanah. Di beberapa kasus kemarau ringan, sering kita jumpai tanda-tanda keretakan tanah yang wilayahnya juga kecil.

Begitu jugalah ketika kemarau panjang ini terjadi. Tanah akan meretak namun cakupan wilayahnya jauh lebih luas. Parahnya, keretakan tanah bisa memberi efek yang lebih bahaya lagi ke depannya. Sebagai contoh, berlangsungnya longsor dadakan yang tentu sangat mengejutkan.

  • Meningkatnya Polusi

Terpaparnya bumi oleh polusi yang menghujani, sudah pasti mengubah keadaan pertiwi yang alami, menjadi tidak akan ramah lagi. Ujungnya, harapan menghirup udara yang menyegarkan malah berubah menjadi sesak dan menyesakkan.

Baca Juga  Persiapkan Hal Ini dan Lakukan Saat Tersesat di Hutan!

Itulah dia bahasan penting terkait penyebab kemarau berkepanjangan. Kiranya artikel ini membuat kita mengerti, akan pentingnya alam bagi hidup kita semua

Comment

Artikel Terkait