by

Mengenal Pemanasan Global: 5 Penyebab dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Seiring bertambahnya zaman, suhu di bumi semakin memanas. Hal ini dikarenakan oleh penumpukan gas CO2 atau Karbondioksida. Gas ini menumpuk karena adanya efek rumah kaca atau greenhouse effect, sehingga gas CO2 menumpuk di atmosfer dan menyebabkan adanya pemanasan global atau disebut pula dengan global warming.

Fenomena global warming inilah yang menyebabkan suhu di bumi semakin panas, karena suhu panas ini terjebak atau tertahan di lapisan atmosfer. Seiring berjalannya waktu, global warming menjadi semakin parah. Kini, suhu rata-rata di bumi telah meningkat menjadi 0,74 ± 0,18° celcius. Artinya, suhu bumi memang menjadi semakin panas setiap tahunnya.

Penyebab Pemanasan Global

Penyebab global warming datang dari beberapa macam fenomena yang ada di bumi ini. Penyebabnya pun bukan hanya 1 atau 2, namun terdapat beberapa penyebab yang menyebabkan global warming dan meningkatkan suhu panas di bumi. Untuk lebih lengkapnya, inilah beberapa penyebab global warming yang harus kamu ketahui!

1. Kendaraan Bermotor

Penyebab pertama datang dari asap sisa mesin kendaraan bermotor. Sisa pembakaran ini menyebabkan terjadinya emisi karbondioksida. Gas emisi tersebut nantinya akan menempel di lapisan atmosfer, sehingga meningkatkan suhu di bumi atau disebut global warming.

2. Efek Rumah Kaca (Greenhouse Effect)

Selanjutnya adalah efek rumah kaca, peningkatan gas rumah kaca menjadi penyebab yang besar untuk global warming. Pembuatan rumah kaca menyebabkan gas CO2 atau karbondioksida semakin meningkat dan menyelimuti bumi, sehingga bumi pun semakin panas. Efek rumah kaca sebetulnya cukup berguna untuk bumi. Namun, jika berlebihan maka akan menyebabkan adanya global warming.

3. Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan

Selain gas CO2 atau Karbondioksida, terdapat gas lain yang menyebabkan adanya global warming yaitu metana. Pertanian, peternakan, dan perkebunan menghasilkan setidaknya 40% gas metana. Gas metana ini dihasilkan dari bakteri yang tidak mendapatkan oksigen cukup, sehingga bakteri ini memecah bahan-bahan organik. Pemupukan yang berlebihan pun menyebabkan timbulnya metana.

Baca Juga  5 Sayuran yang Mudah ditanam di Rumah

Metana menjadi penyebab global warming karena gas ini merupakan salah satu polutan. Apabila gas metana sudah mencapai kadar yang tinggi, maka gas ini dapat mengurangi oksigen di atmosfer. Metana dapat menurunkan oksigen sampai dengan 19.5%. Hal inilah yang menjadi penyebab meningkatnya global warming.

4. Penggunaan CFC Berlebihan

Penyebab selanjutnya adalah penggunaan CFC berlebihan yang berasal dari peralatan rumah, yaitu kulkas, AC dan sebagainya. CFC menjadi penyebab global warming karena gas ini memiliki potensi untuk merusak lapisan ozon. Selain itu, satu molekul CFC pun dapat berpotensi menyebabkan global warming sebanyak 5000 kali lebih besar dibandingkan satu molekul CO2.

5. Tumpukan Sampah Plastik

Sampah seringkali menjadi penyebab dalam berbagai kerusakan di lingkungan. Sampah pun menjadi salah satu penyebab global warming, khususnya sampah plastik. Sampah plastik berpotensi mengeluarkan gas etilena dan metana saat terpapar sinar matahari. Gas ini menjadi penyebab perubahan iklim di bumi dan menjadi pendorong global warming pula.

Dampak yang Ditimbulkan

Selain suhu bumi yang semakin memanas, global warming pun memberikan dampak terhadap beberapa kerusakan lainnya. Dampak ini tentunya berbahaya untuk kehidupan di bumi, terlebih apabila dibiarkan terus menerus terjadi. Simak beberapa dampak yang ditimbulkan oleh global warming di bawah ini!

1. Permukaan Air Laut Semakin Meningkat

Dampak pertama yang disebabkan oleh global warming adalah naiknya permukaan air laut. Hal ini disebabkan oleh cairan es di kutub telah mencair dan meningkatkan volume air laut. Sehingga, seputaran pantai pun akan terendam. Fenomena ini terjadi pula di Belanda, negara tersebut kehilangan 17,6% daerahnya disebabkan oleh permukaan laut meningkat 100 cm.

2. Perubahan Iklim

Bumi telah mengalami pola cuaca yang semakin tidak teratur. Hal tersebut merupakan salah satu dampak global warming. Curah hujan yang terjadi di sebagian benua pun semakin meningkat, sehingga makhluk hidup sulit beradaptasi dalam keadaan seperti ini.

Baca Juga  Rekomendasi Kerajinan Dari Tanah Liat yang Fungsionalitas

Di beberapa daerah, peningkatan musim panas semakin bertambah sehingga menimbulkan adanya kemarau. Musim salju pun akan berjalan lebih singkat, karena adanya global warming akan menyebabkan salju cepat mencair.

3. Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan memang terkadang terjadi secara alamiah. Namun, saat ini kebakaran hutan banyak terjadi akibat adanya global warming. Hal ini disebabkan oleh karbondioksida yang semakin meningkat, sehingga suhu bumi pun semakin panas. Hal itu menjadi penyebab terjadinya kebakaran hutan setiap tahunnya.

4. Ekosistem Laut Rusak

Global warming menjadi salah satu penyebab rusaknya ekosistem laut. Kondisi ini menyebabkan terumbu karang semakin berkurang. Radiasi yang disebabkan global warming menembus sampai ke lautan sehingga merusak terumbu karang dan kehidupan laut lainnya. Akibatnya, ekosistem laut pun perlahan menjadi usang.

5. Terganggunya Kondisi Sosial dan Politik

Dampak terakhir ada dalam ranah sosial dan politik. Misalnya, meluasnya penyakit akibat suhu bumi yang semakin panas. Meningkatnya curah hujan pun menjadi salah satu penyebabnya datangnya penyakit, contohnya adalah penyakit malaria. Selain itu, suhu panas yang berkepanjangan pun menyebabkan kekurangan air di beberapa daerah.

Pemanasan global memang seharusnya tidak dianggap sebagai permasalahan sepele, karena dampak yang ditimbulkan pun cukup banyak serta berbahaya bagi kehidupan manusia. Selain itu, penyebab global warming pun disebabkan oleh hal-hal yang berada di sekitar manusia. Maka, sudah seharusnya manusia meningkatkan kesadaran agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

Comment

Artikel Terkait