by

Bahan dan Proses Membuat Kertas, Sudahkah Anda Tahu?

Setiap dokumen yang berbentuk hardfile tentu membutuhkan kertas untuk mencetaknya, sehingga dokumen tersebut dapat disentuh dan terbaca. Namun, perkembangan zaman membuat dokumen dapat dibaca tanpa mencetaknya. Meskipun begitu, keberadaan kertas masih tetap dibutuhkan

Kertas biasanya memiliki tekstur yang kasar dan tipis. Sehingga, tidak heran apabila kertas gampang sekali terbawa angin apabila masih berbentuk lembaran. Kertas pun banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

A. Bahan Kertas

Meskipun sudah akrab terdengar, sudahkah tahu kertas terbuat dari apa? Kertas bahan dasarnya yaitu pohon. Dari pohon inilah akan diperoleh serat yang nantinya akan digunakan untuk membuat kertas.

Sehingga, pohon banyak ditebang bukan hanya untuk membuat properti, tetapi juga untuk membuat kertas.

Mungkin juga Anda sering membaca meme, “Selamatkanlah hutan, tapi nulisnya di kertas”. Nah, inilah alasan mengapa meme tersebut cukup viral dan mendapat banyak sorotan dari pengguna social media kala itu.

B. Cara Membuat Kertas
  1. Menebang kayu
  2. Mengubah kayu menjadi batangan dan angkut ke pabrik
  3. Setelah diangkut, kayu akan ditempatkan di tempat yang sudah disediakan, lalu didiamkan selama beberapa bulan agar kelembaban kayu tersebut tetap terjaga.
  4. Lalu setelah itu, kayu tersebut akan dikupas kulitnya lalu dipotong-potong hingga menjadi potongan yang kecil.
  5. Setelah itu, kayu akan di ranjang dengan ukuran sebesar kotak atau bungkus korek api.
  6. Masukan ke tangki raksasa (tangki penghancur).
  7. Di dalamnya kayu akan diberikan panas serta tekanan, sehingga menjadi bahan lunak atau disebut dengan pulp (bubur kertas).
  8. Bubur kertas ini akan dikeluarkan dari tangki, lalu dicampurkan dengan air (90%) lalu diproses di sebuah mesin khusus.
  9. Lalu mesin selanjutnya, akan membentangkan bubur kertas ini pada sebuah ayakan yang bergerak.
  10. Ketika gilingan kawat ini menekan bubur kertas, maka sekitar 98% air yang terkandung didalam bubur kertas tersebut terperas.
  11. Bubur kertas ini akan digiling oleh gilingan lain, sampai menyisakan sedikit air dan kertas pun mengering.
  12. Setelah itu, kertas yang terbentuk ini akan melalui prose silinder tambahan, sehingga selinder ini akan mengeluarkan air lagi dari kertas tersebut,
  13. Dengan begitu serat selulosa pun saling terkait dan membentuk gelondongan besar, sehingga mengumpulkan kertas menjadi gulungan raksasa.
  14. Lalu gulungan ini dipotong sehingga menjadi lembaran lalu dikirim ke luar pabrik.
Baca Juga  10 Rekomendasi Hiasan Dinding Unik yang Dapat Mempercantik Rumah Anda
Macam-macam Kertas yang Banyak digunakan
1. HVS

Kamu pasti sudah tidak asing dengan jenis kertas satu ini, bukan? Pasalnya kertas jenis tersebut sering digunakan untuk berbagai kebutuhan print file kerja. Sehingga, dapat dikatakan bahwa jenis kertas ini setiap hari digunakan oleh orang dengan berbagai kebutuhan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa jenis kertas ini berfungsi untuk merubah bentuk data.

Dari bentuk software atau bentuknya file menjadi data berbentuk fisik. Untuk tingkat ketebalan dari kertas inia dalah 70 hingga 80 gsm. Sementara bentuk fisiknya yaitu memiliki tekstur kasar dan berwarna putih. Selain itu, kertas ini dapat menyerap air dengan baik. Meskipun tidak secepat tisu dalam menyerapnya.

2. NCR

Kertas ini memiliki bobot berat yang sangat ringan. Sehingga mudah terbawa oleh angin. Fungsi utama dari kertas jenis ini, adalah untuk memindahkan suatu informasi yang ditulis di bagian atas ke bagian bawah. Maka tidak heran apabila jenis kertas ini sangat banyak digunakan, untuk catatan bukti pembelian atau struck.

Meskipun di zaman yang serba canggih ini, masih ada beberapa pelaku usaha yang menggunakan kertas tersebut, untuk membantu mencatat transaksi yang mereka gunakan. Selain itu, warna dari kertas ini biasanya warna-warni dan terdiri dari tiga lembar sekaligus tiga warna pula.

Kertas ini banyak ditemui di toko emas atau perhiasan, jual elektronik dan lain-lain. Meskipun sebenarnya, ada pula yang telah menggunakan komputer, untuk membuat rincian produk yang dibeli oleh customer maupun hal lainnya.

3. Art Carton

Kertas jenis ini memiliki ketebalan 210, 260, hingga 320. Sehingga, dapat dikatakan ketebalan dari kertas ini lumayan tebal. Hal itulah yang menyebabkan kertas ini digunakan, untuk berbagai keperluan sepetu membuat kartu nama, poster dan lain sebagainya. Pasalnya, kekuatan dari kertas ini lumayan kokoh.

Baca Juga  Simak Yuk! 10 Cara Melestarikan Lingkungan Alam Sekitar

Bahkan ada beberapa yang diproduksi untuk kebutuhan sampul buku. Dengan begitu, kertas semacam ini tidak akan mudah terbawa angin. Kecuali anginnya cukup kencang. Pasalnya, bobotnya tidak seringan kertas NCR yang telah dijelaskan di atas.

4. BW Carton

Jika suka gambar secara manual, kamu pasti familiar dengan jenis kertas satu ini, bukan? Pasalnya jenis kertas ini banyak digunakan untuk menggambar yang dilakukan secara manual oleh tangan. Hal ini bukanlah tanpa sebab.

Diketahui bahwa kertas jenis ini memiliki ketebalan yang cukup tebal dibandingkan dengan kertas yang dibahas di atas. Sehingga, kertas ini sering dijadikan sebagai media menggambar, seperti halnya kanvas. Untuk melukis di kertas ini, kamu perlu hati-hati.

Pasalnya, jika terlalu menggambar dengan kondisi pensil yang menekan terlalu dalam, ini akan menyebabkan hal tersebut sulit dihapus. Tentunya hal tersebut dapat merusak karya yang telah kamu buat. Maka, untuk pertama-tama, arahkan pulpen ke arah kertas BW carton secara perlahan dan ingat jangan menekannya.

Kertas ternyata terbuat dari bahan dasar yang alami ya, maka gunakanlah kertas secukupnya atau sebutuhnya saja, agar kertas dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Selain itu, dari informasi di atas  terdapat beberapa jenis kertas. Sehingga kamu akan lebih mudah memilih kertas mana yang paling sesuai untuk kebutuhanmu.

Comment

Artikel Terkait