by

Apa Saja Manfaat Hujan dan Bagaimana Proses Terjadinya ?

Manfaat hujan dan bagaimana proses terjadinya, pasti banyak menyita perhatian. Mungkin, beberapa orang atau mungkin termasuk kamu bertanya-tanya, kenapa air dapat turun dari langit. Dari mana asal air tersebut? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini memang wajar. Terlebih, bagi seseorang yang baru mempelajari mengenai alam atau baru memiliki ketertarikan terhadap alam.

Manfaat Hujan

Pernahkah kamu mendengar para petani mengeluh, ketika hujan tidak kunjung datang. Hal tersebut dikarenakan menanam pada dibutuhkan air. Sementara, jika kemarau maka air pun akan sulit untuk didapatkan. Selain itu, ada beberapa manfaat yang sangat menunjang kehidupan makhluk hidup dimuka bumi ini. Manfaat tersebut di antaranya!

1. Bermanfaat untuk menyuburkan tanaman

Seperti yang diketahui bahwa sebagian besar tanaman sangat membutuhkan asupan air, selain dari kebutuhannya pada sinar matahari. Sehingga dengan terjadinya hujan dapat membantu kamu untuk tidak perlu repot-repot lagi menyiram tanaman yang kamu tanam. Terlebih jika kamu menanamnya di luar ruangan atau langsung menanamnya di ladang atau di halaman rumah.

Dengan begini air hujan akan langsung otomatis membasahi tanah tersebut dan diserap oleh akar tanaman yang kamu miliki. Tentu ini menjadi sebuah keuntungan bagi kamu yang malas atau tidak ada waktu untuk menyiramnya dengan rutin karena berbagai alasan. Selain itu, air hujan memiliki kandungan yang sangat bagus sehingga dapat membantu menyuburkan tanaman yang kamu miliki.

Pasalnya, air hujan tidak mengandung zat yang berbahaya bagi kesuburan tanaman seperti garam, fluorida, klorida dan lain sebagainya. Dengan begitu, wajar apabila air hujan dapat membantu kebanyakan tanaman untuk tumbuh dengan subur. Makannya, ada beberapa tanaman liar yang tetap hidup meskipun tidak dirawat. Hal ini disebabkan oleh air hujan.

Baca Juga  7 Manfaat Menanam Pohon, Mampu Sehatkan Lingkungan Dengan Baik
2. Menjadi cadangan air

Air hujan pun bermanfaat untuk menjadi cadangan air. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk para mahluk hidup ketika musim kemarau tiba. Pasalnya air dapat diserap oleh tanah. Hal ini dikarenakan tanah memiliki rongga-rongga sehingga air mampu diserap. Namun, hal ini tidak akan terwujud dengan baik.

Jika tanah memiliki suhu bumi yang tinggi dikarenakan rongga-rongga tanah tersebut akan menyusut. Dengan begitu, tanah pun akan mengalami kesulitan untuk meresap air hujan. Maka, sangat penting untuk menjaga bumi untuk tetap hijau atau ditumbuhi oleh tanaman atau berbagai pohon. Dengan begitu, air hujan dapat diserap lalu akan menjadi cadangan air ketika musim kemarau tiba.

Kamu dapat mencoba untuk menanam tanaman di halaman rumah. Percayalah setiap tindakan kecil akan melahirkan hal besar. Pasalnya tidak akan ada hal besar tanpa hal kecil. Selain itu, kamu pun dapat mengajak orang-orang terdekat untuk melakukan hal yang sama. Misalnya, keluarga maupun teman terdekat.

3. Dapat Menjaga Keberlangsungan Semua Makhluk hidup

Menurutmu adakah makhluk hidup yang tidak membutuhkan air? Pasti jawabannya semua membutuhkan air. Sebab, air menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan termasuk manusia. Dari mulai menanam bahan pokok maupun sayuran, makanan, minum, mandi, dan lain sebagianya menggunakan air. Sehingga wajar apabila keberadaan air sangat penting sekali.

Tanpa air, semua makhluk hidup akan mengalami kekurangan asupan air bahkan kekacauan. Tentunya hal tersebut sangat merugikan. Termasuk bagi manusia. Dimana diketahui bahwa setiap detik manusia menggunakan air untuk menunjang kehidupan. Dimana nantinya air akan diserap oleh tanah lalu menjadi asupan bagi tanaman.

Sementara bagi hewan dapat dijadikan air minum dan untuk mandi. Sedangkan bagi manusia menjadi air minum, air untuk mandi, air untuk memasak, mencuci dan lain sebagainya. Selain itu, tanaman  yang subur maupun hewan dapat dimanfaatkan sebagai makanan.

Baca Juga  Rekomendasi Kerajinan Dari Tanah Liat yang Fungsionalitas
Proses Hujan Terjadi

Hujan tidak terjadi begitu saja, sehingga pasti ada proses yang dialami oleh alam. Hal tersebut memang benar adanya. Jadi ada beberapa proses sebelum hujan turun di bumi. Namun, proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama mengenai hal tersebut. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak informasi proses terjadinya hujan!

  • Sinar matahari yang menerangi bumi dapat mengalami proses penguapan yang dinamakan dengan evaporasi. Dimana pada fase ini air yang ada di Bumi misalnya, air danau, air sungai, maupun air laut akan menghasilkan berbagai uapan air.
  • Kemudian uap-uap dari air tersebut, mengalami peristiwa yang disebut dengan kondensasi. Tentunya, hal tersebut terjadi hanya pada ketinggian tertentu saja.
  • Selanjutnya, apabila sudah melalui proses kondensasi maka uap tersebut akan membentuk sebuah awan di langit. Biasanya, awan yang berpotensi akan turun hujan yaitu awan berwarna abu tua atau kamu mungkin sering menyebutnya dengan cuaca mendung.
  • Uap air tersebut dibawa oleh tiupan angin dan akan membentuk koalesensi. Istilah ini pun dapat diartikan sebagai gabungan berbagai butiran uap air tadi. Kemudian, berbagai butir air yang sudah tergabung akan tertarik oleh gaya gravitasi, hingga jatuh airnya ke Bumi.
  • Ketika berbagai butiran air tersebut jatuh ke permukaan bumi, sebelumnya mereka kan melalui sebuah lapisan hangat. Dimana pada fase ini butiran air tersebut akan menguap kembali ke atas. Sedangkan sisa dari butiran air tersebut akan jatuh ke bumi yang mana air tersebut dikenal sebagai hujan.

Manfaat hujan dan bagaimana proses terjadinya hujan, tidak sesederharna kelihatannya bukan? Namun, perlu diingat bahwa disamping memiliki manfaat, hujan pun memiliki beberapa dampak yang akan membuat manusia rugi. Apabila pohon-pohon telah banyak di tebang, sampah berserakan dimana-mana dan lain sebagainya. Dimana sebenarnya, hal tersebut sebenarnya adalah ulah manusia juga. Jadi, yuk jaga lingkungan sekarang juga sobat Lintashaba!

Comment

Artikel Terkait