by

Review Novel Dikta dan Hukum: Kisah dari Dua Orang yang Sifatnya Bertolak Belakang

Buat kamu pecinta AU atau novel, mungkin akhir-akhir ini sudah tidak asing lagi dengan novel yang berjudul ‘Dikta dan Hukum’. Iyap, novel keluaran terbaru karya Dhia’an Farah ini kini tengah booming di kalangan pecinta cerita AU dan novel. Pasalnya dari awal mula kemunculan novel ini –yang sebelumnya berbentuk AU, penulis menggunakan visualisasi dari Kim Doyoung yang merupakan salah satu member boyband terkenal asal Korea Selatan, yaitu NCT. Belum lagi cerita yang penulis angkat begitu menarik, sehingga pembaca begitu menyukai novel ini.

Sinopsis Novel Dikta dan Hukum

Sesuai dengan judulnya, novel ini menceritakan tentang sosok Dikta yang merupakan mahasiswa hukum tingkat akhir, dari sebuah universitas yang terkenal dan ternama. Dikta ini merupakan salah satu mahasiswa yang berprestasi di sana. Ia juga merupakan sosok laki-laki idaman wanita yang memiliki wajah tampan, pintar, kaya dan baik pula.

Kemudian Dikta bertemu dengan sosok perempuan bernama Nadhira. Nadhira ini merupakan sosok gadis yang masih duduk di bangku kelas 12 Sekolah Menengah Atas, yang mempunyai karakter berbanding terbalik dengan Dikta. Jika Dikta merupakan sosok laki-laki yang rajin, maka Nadhira ini merupakan sosok gadis yang mager dan pemalas. Jika Dikta merupakan sosok yang disiplin dan seirus, Nadhira ini digambarkan sebagai sosok yang senang mengeluh, banyak maunya dan agak keras kepala.

Pertemuan mereka berdua ini, karena adanya perjodohan yang direncanakan oleh orang tua dari Dikta dan Nadhira sejak keduanya masih kecil. Perjodohan yang dilakukan pada Dikta dan Nadhira ini semakin rumit, kala Nadhira sudah memiliki kekasih dan begitu pula dengan Dikta, yang hanya menganggap Nadhira sebagai adik serta teman masa kecilnya saja.

Baca Juga  Bela Pasangan Sekalipun Salah, Ini 3 Pelajaran Hidup dari Film Allied

Kemudian semesta ternyata memiliki rencananya sendiri. Dikta dan Nadhira yang awalnya saling berhubungan, karena hanya terpaksa perlahan saling membuka diri. Nadhira diam-diam perlahan mulai menaruh perasaan pada Dikta, kemudian Dikta juga perlahan mau berbagi cerita dengan Nadhira. Dikta bercerita kepada Nadhira mengenai penyakit yang ia sembunyikan, yaitu penyakit yang membuatnya tidak lama lagi untuk bertahan hidup. Kemudian karena inilah Dikta mulai membuat wish list, yang akan ia lakukan bersama Nadhira sebelum ia pergi meninggalkan dunia.

Kelebihan Novel Dikta dan Hukum

Dari sampul buku, dapat dikatakan sampul buku novel Dikta dan Hukum ini menjadi salah satu kelebihan yang dimiliki oleh novel ini. Dengan cover yang berwarna campuran merah muda dan ungu muda, kemudian terdapat gambar satu orang laki-laki dan satu orang perempuan, cover novel seolah-olah sudah bisa menggambarkan isi dari novel, belum lagi desain dari cover novel tersebut juga begitu apik dan enak untuk dilihat.

Novel Dikta dan Hukum ini memang fokus utamanya, menceritakan mengenai kisah cinta antara Dikta dan Nadhira, tetapi walaupun begitu dalam novel ini juga menceritakan mengenai kisah-kisah lainnya, seperti kisah persahabatan dan keluarga yang begitu kuat. Belum lagi karakter-karakter yang dimunculkan oleh penulis begitu terasa nyata, sehingga pembaca seolah-olah digiring untuk mendalami karakter tersebut.

Karakter Dikta yang cukup cuek, dingin, tetapi memiliki banyak kelebihan membuat pembaca seolah-olah ingin berada di posisi Nadhira, yang mendapatkan banyak perhatian kecil yang manis dari Dikta. Kemudian sosok Nadhiranya sendiri yang unik dan kuat seolah-olah memang ada di dunia nyata. Walaupun sifat Dikta dan Nadhira begitu bertolak belakang, si penulis masih tetap bisa saling menggambarkan keduanya untuk bisa saling melengkapi.

Baca Juga  Gokil! 7 Meme Judul Ftv Lucu Ini Bikin Greget yang Baca

Tak hanya karakter-karakter dari Dikta dan Nadhira saja, yang bisa menghidupkan kisah dalam novel ini, tetapi karakter-karakter lainnya, seperti sahabat Dikta dan Nadhira juga ikut menghidupkan suasana cerita. Tak hanya itu saja, penulis juga mampu membuat pembaca baper dengan adegan-adegan kocak serta sedih dari kisah Dikta dan Nadhira ini.

Selain itu, kelebihan lainnya dari novel ini ialah penulis ikut menyisipkan banyak amanat dari kisah para tokoh, seperti sifat pantang menyerah yang bisa pembaca tiru dari Dikta, kemudian sifat ceria yang bisa pembaca tiru dari Nadhira, dan penulis juga menyisipkan isu-isu mengenai kesehatan, yang sekarang mungkin dihiraukan oleh para anak muda.

Kekurangan Novel Dikta dan Hukum  

Beberapa kekurangan yang ada dalam novel ini, ialah penulis terlalu menggambarkan sosok yang nyaris sempurna lainnya selain dari karakter Dikta, yaitu penulis juga menggambarkan sosok tokoh Jeno yang merupakan pacar dari Nadhira, sebagai sosok laki-laki yang memiliki segudang kelebihan menyerupai Dikta. Sehingga, karakter yang nyaris sempurna pada tokoh-tokoh tersebut sedikit di luar logika dan terlalu berlebihan.

Kemudian terdapat beberapa adegan-adegan dalam novel ini yang terlalu dramatis, contohnya saat adegan Dikta yang tengah meminta maaf pada Nadhira, adegan tersebut terlihat begitu berlebihan mengingat Dikta yang memiliki sifat tenang.

Berawal dari AU Jadi Novel Lalu Akan Dibuat Web Series   

Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa novel Dikta dan Hukum ini, awalnya merupakan cerita Alternate Universe atau AU, kemudian cerita AU tersebut begitu booming di Twitter. Setelah itu cerita ini di novelkan dengan nama para tokohnya yang diganti. Namun, ternyata tak hanya sampai di novelkan saja, cerita Dikta dan Hukum ini juga akan diangkat sebagai series loh! Beberapa pemerannya di antaranya ialah Natasha Wilona, Ajil Ditto, Abun Sungkar dan Yoriko Angelin.

Baca Juga  Berani Nonton? Ini Film Horor Indonesia Untuk Menguji Nyalimu

Nah, itu tadi review novel Dikta dan Hukum yang bisa kamu baca. Buat kamu yang belum baca cerita Dikta dan Nadhira ini, yuk buruan baca! Dan ikut selami kisah Dikta dan Nadhira yang dijamin bikin kamu baper!

Comment

Artikel Terkait