by

Menarik! Ini Dia 5 Spesies Beruang yang Perlu Kamu Ketahui

Hewan yang sejak dulu dikenal sebagai predator buas di alam hutan, dan tak kalah sering dipakai sebagai binatang utama di beberapa kartun dan animasi perfilman. Siapa lagi, kalau bukan beruang. 

Meski jenisnya terdengar sangat akrab, tetapi tahukah kamu bahwa jenis beruang yang ada di dunia memiliki keberagaman yang cukup banyak? Jika belum, yuk langsung saja kita bahas jenis-jenis beruang yang ada di bawah ini!

1. Panda

Hayo, coba tebak! Siapa binatang yang jago kungfu di film animasi asal China? Yaps, benar sekali, Panda. Panda merupakan hewan pemakan tumbuhan yang memiliki ciri khas lingkar hitam pada bagian matanya yang lucu. Pasti sekarang kamu lagi merasa bingung, bagaimana bisa panda masuk spesies beruang. 

Nah, jadi, para ahli yang melakukan pengujian genetika telah mengungkapkan bahwa panda berukuran besar ini merupakan beruang yang tergolong pada jenis beruang Ursidae. Dimana beruang berkacamata adalah saudara terdekat panda di Amerika Selatan. Hewan mamalia ini berasal dari Tiongkok Tengah, negara yang dikenal dan disapa akrab dengan Negara Tirai Bambu. Sama persis dengan asal film yang membawa karakter dirinya sebagai tokoh kartun di Film Kung Fu Panda yang digemari oleh kaum anak kecil dan juga dewasa.

Tak hanya manusia, panda juga memiliki otot tambahan di sekitar rahang, yang tentunya membantu panda saat mengunyah bambu yang bertekstur keras. Dengan rahang tersebut, bisa dikatakan bahwa hewan ini mempunyai gigitan paling kuat di antara semua hewan mamalia berjenis karnivora yang ada. Dan karena beruang merupakan hewan buas, maka panda yang juga termasuk sebagai golongan beruang ini turut terbilang sebagai hewan buas. Oleh karena itu, jangan pernah mendekati panda secara langsung ya..

2. Beruang Kutub

Beruang Kutub atau yang juga dikenal dengan sebutan beruang es, memiliki nama nama ilmiah “Ursus maritimus”, yaitu mamalia besar dalam marga Ursidae. Beruang ini termasuk spesies circumpolar yang biasa terdapat di sekitar benua paling utara bumi, yaitu benua Artik. Benua yang memiliki suhu terendah yang sangat ekstrim dan benar-benar membekukan. Ciri khas beruang kutub ada pada bulunya yang putih bersih dan sangat tebal. Bulu tebal ini memiliki fungsi untuk menjaga suhu tubuh agar tetap hangat meski berada di lingkungan es yang bersuhu dibawah 0° Celcius.

Tinggal di lingkungan perairan es, beruang kutub dikenal sebagai hewan perenang yang handal, yaitu sejauh 60 mil tanpa berhenti untuk beristirahat. Uniknya, ketika musim panas di Kutub, bulu – bulu beruang yang tebal akan rontok demi menjaga suhu tubuh tetap stabil dan tidak menjadi panas.

Selain menjadi perenang yang handal, beruang kutub juga merupakan pemburu yang berbakat loh. Ia akan sabar dalam menunggu mangsa buruannya meski memakan waktu hingga berjam-jam lamanya. Ketika buruan yang ia tunggu telah naik ke daratan, maka barulah beruang kutub akan menerkam dengan cepat dan melahapnya sampai kenyang.

Makanan utama beruang kutub adalah anjing laut dan beberapa jenis ikan-ikanan. Alasannya sangat sederhana, sebab di kutub tidak didapati pepohonan atau semak yang akan membuat beruang kutub menjadi hewan pemakan tumbuh-tumbuhan.

3. Beruang Madu

Fauna khas provinsi Bengkulu. Siapa lagi kalau bukan beruang madu. Beruang  madu ada di urutan kedelapan paling kecil dari jenis beruang yang ada. Sesuai dengan namanya, beruang ini sangat menyukai madu, dan dominan mengonsumsi madu sebagai kebutuhan utama untuk bertahan hidup. Jenis beruang ini condong aktif di malam hari dengan memanjat pepohonan atau bermain di tanah.

Berbeda dengan sang betina dan anak beruang madu, yang umumnya penyendiri. Untungnya, kelakuan beruang madu yang sangat doyan menggali atau membongkar tanah, memberi dampak positif yang berguna dalam proses penguraian atau daur ulang hutan.

Akan tetapi, kelangsungan hidup dari beruang madu telah dikategorikan sebagai binatang yang hidupnya terancam dan membutuhkan perhatian yang khusus. Pasalnya, pengerusakan habitat yang berlangsung terus-menerus terutama pada hutan hujan tropis telah membuat habitat hewan ini terhilang.

4. Beruang Cokelat

Beruang cokelat menjadi salah satu beruang yang berukuran besar menyamai beruang kutub. Bedanya, beruang cokelat memiliki tubuh yang bewarna cokelat dan tidak tinggal di kutub. Karakter hewan ini yang kerap difungsikan sebagai tokoh kartun, menjadikan beruang cokelat tampak lucu dan tidak menyeramkan. Padahal hewan ini termasuk salah satu hewan pemangsa terbesar yang ada di dunia.

Fakta lainnya tentang beruang cokelat, meskipun berbadan besar dan memiliki berat badan yang cukup berlebihan, beruang cokelat merupakan hewan pelari yang cepat. Kecepatan larinya sekitar 50 kilometer per jam. Sehingga dengan kelebihan ini, beruang cokelat akan lebih mudah dalam mengejar mangsanya. Beruang cokelat juga merupakan hewan omnivora, yaitu hewan pemakan segala-galanya. Mulai dari ikan, daging dan juga buah-buahan. Wah, sama seperti manusia ya..

5. Beruang Kacamata

Beruang berkacamata adalah beruang endemik Amerika Selatan, yang memiliki sebutan sebagai beruang andes. Di Amerika Selatan, beruang ini memilki panggilan dekat sebagai ukuku, ukumari dan jukumari. Sesuai namanya, hewan ini memiliki  lingkaran hitam besar yang berada tepat di kedua matanya. Itulah sebabnya, mengapa beruang ini diberi nama beruang kacamata.
Membahas beruang andes, pasti yang terbayang di benak kamu ialah hewan bertubuh besar dengan wajah yang tampak menyeramkan melebihi beruang pada umumnya. Akan tetapi, hal itu benar-benar salah nih sobat.

Beruang Andes justru memiliki ukuran tubuh yang cenderung lebih kecil di bandingkan beruang lainnya. Contohnya sahabat Andes yang ada di bagian Amerika Utara. Habitat beruang Andes ada di Pegunungan Andes, tepatnya di wilayah negara Bolivia, Kolombia, Peru hingga Venezuela. Namun, kamu tetap bisa melihat melihat beruang ini di Panama Timur serta Argentina utara.
Sayangnya, spesies beruang andes telah menjadi spesies terakhir dari keluarga short-faced bears (beruang berwajah pendek).

Itulah sederetan fakta menarik dari beberapa spesies beruang yang akan menambah wawasan. Mari kita jaga ya, agar keberlangsungan hewan ini pun tidak akan punah di kemudian hari.

Baca Juga  10 Rekomendasi Manhwa yang Seru dan Wajib Dibaca

Comment

Artikel Terkait