by

Keunikan Film Si Doel Anak Sekolahan yang Menakjubkan

Bagi warga Indonesia yang lahir tahun 90an pasti populer dengan film Si Doel Anak Sekolahan. Sebab film yang dibintangi oleh aktor kawakan Rano Karno dan artis cantik Cornelia Agatha ini begitu digemari penggemar film tanah air di kala itu. Apalagi ada sisi keunikan film Si Doel Anak Sekolahan yang membuat film ini layak dianggap bermutu tinggi.

keunikan film Si Doel Anak Sekolahan
keunikan film Si Doel Anak Sekolahan // liputan6.com

Nah pada artikel berikut ini akan dijelaskan tentang keunikan yang ada di dalam film Si Doel Anak Sekolahan. Semoga artikel ini bisa menjadi motivasi pembaca supaya ikut tertarik untuk menontonnya di saat ini. Jadi silakan disimak saja ini ulasan lengkapnya:

1. Alur Cerita Menyerupai Kehidupan Orang Betawi Asli

Keunikan film Si Doel Anak Sekolahan yang pertama terletak pada alur cerita yang sangat luar biasa. Bahkan plot dari film yang diputar beberapa kali ini mirip dengan kehidupan orang Betawi asli. Sehingga penggemar sulit membedakan antara film yang sebagai cerita rekaan dengan kehidupan realita atau kehidupan yang nyata.

Adanya Film Si Doel Anak Sekolahan benar-benar mampu mengangkat informasi seputar anak Betawi, yang katanya di kala itu masih terbelakang di bumi Jakarta sebagai kota metropolitan. Tidak sedikit warga yang memandang rendah terhadap suku yang satu ini, tetapi akhirnya menjadi kagum setelah mengetahui realitas yang asli.

Ya, film Si Doel Anak Sekolahan semata untuk menunjukkan kalau orang-orang Betawi adalah orang yang modern serta pantang menyerah. Karakter ini dimainkan secara rill oleh Rano Karno dan didukung oleh pemain-pemain asal Betawi asli seperti Alm. Benyamin S, Mandra, Suti Karno dan Aminah Cendrakasih.

2. Satu Plot untuk Banyak Judul

Tidak banyak film yang berhasil dibuat dengan menggunakan satu plot untuk 2-3 judul. Namun Rano Karno sebagai produser sekaligus sutradara dari film Si Doel Anak Sekolahan, berhasil menggarap film dengan plot atau alur cerita semacam ini.

Baca Juga  Review Drama A Love So Beautiful Versi Korea: Tulusnya Cinta Seorang Remaja

Setelah film Si Doel Anak Sekolahan mencapai plot terakhir, ternyata masih ada tema cerita lain yang uniknya merupakan kelanjutan dari plot yang pertama. Maka dari itu, lahirlah banyak film Si Doel dengan judul berbeda seperti Si Doel Anak Kantoran dan Si Doel Anak Gedongan, yang luar biasanya hanya menggunakan satu plot dari film Si Doel Anak Sekolahan.

Rano Karno sendiri merasa kaget dengan plot cerita yang dibuatnya sendiri. Bahkan aktor senior ini menyatakan kalau Si Doel tidak akan pernah mengenal episode terakhir. Dan ini dibuktikan dengan lahirnya film Si Doel The Movie, yang masih tetap merupakan kelanjutan dari plot Si Doel Anak Sekolahan.

3. Tidak Pernah Berganti Artis

Keunikan film Si Doel Anak Sekolahan yang berikutnya ialah tidak pernah sekalipun mengganti artis apapun alasannya. Jikapun ada artis yang meninggal dunia seperti alm Benyamin S yang berperan sebagai Babe atau ayah Si Doel, tetapi Rano Karno justru mematikan peran itu dan tidak memasukkan pemain lain untuk berperan sebagai babe.

Begitu juga dengan film Si Doel The Movie, yang mana di kala itu Aminah Cendrakasih berperan sebagai Mak Nyak (Ibu si Doel) sedang sakit. Beliau meminta Rano Karno untuk mencari pemain yang akan menggantikannya. Namun Rano Karno menolak dan tetap menggunakan Aminah Cendrakasih yang dalam plot-nya memang sedang dalam keadaan sakit.

Oleh karena sistem semacam ini chemistry antar pemain Si Doel Anak Sekolahan semakin menguat. Karena mereka sudah bermain bersama selama puluhan tahun dan kali ini dipertemukan kembali hanya dengan melanjutkan plot yang sebelumnya.

4. Film yang Sukses Mengajarkan Nilai Kerukunan antar Suku

Ada nilai moral yang begitu tinggi di dalam film Si Doel Anak Sekolahan yaitu ajaran terkait nilai kerukunan antar suku. Ya, di dalam film ini terdapat beberapa pemain yang memang berangkat dari suku di luar Betawi sebut saja Karyo (Alm. Besuki), yang berangkat dari suku Jawa dengan Koh Ahong (Salman Alfarisi) yang datang dari etnis Tionghoa.

Baca Juga  Jadi Pengen Punya, Berikut Ini Ras Kucing Paling Lucu di Dunia!

Sekalipun pemain mengusung etnis atau suku yang berbeda-beda tetapi yang ditonjolkan dari perannya adalah kebersamaan. Bagaimana sikap ikhlas Koh Ahong saat ditolak Zainab (Maudy Koesnaedi) serta bagaimana rasa tenggang rasa Karyo, ketika mengeluarkan Mandra dari dalam penjara padahal keduanya sering bertengkar dan selainnya.

Film-film semacam inilah yang seharusnya kembali dimunculkan oleh sineas di Indonesia. Paling tidak film yang memang memiliki nilai moral agar para penontonnya bisa mengikuti moral tersebut. Bukan justru film yang menawarkan kekerasan apalagi yang menjurus pada pornoaksi berbalut seni.

5. Tidak Pernah Berganti Oplet

Film Si Doel Anak Sekolahan diproduksi pada tahun 1972. Sedangkan plot terkini untuk film ini muncul dengan judul Si Doel The Movie, yang diproduksi tahun 2020. Berarti sudah 48 tahun plot film ini beredar di tanah air sekalipun dengan judul yang berbeda.

Uniknya mobil oplet yang menjadi ikon film Si Doel dari film Si Doel Anak Sekolahan sampai Si Doel The Movie tidak pernah berubah. Menurut Rano Karno memang oplet Si Doel Anak Sekolahan yang dipakai tetapi dengan mesin yang sudah diperbaharui.

Makanya seorang artis sekaliber Raffi Ahmad pun berminat untuk membeli oplet berwarna biru langit tersebut dengan harga fantastis. Namun si pemilik, Rano Karno tidak berniat untuk menjualnya karena menyadari kalau telah banyak kisah penuh gelak dan air mata di dalamnya.

Itulah beberapa keunikan film Si Doel Anak Sekolahan yang sekarang masih diputar ulang oleh salah satu televisi swasta di Indonesia. Sedangkan video siaran ulangnya di You Tube memiliki subscriber jutaan orang yang menunjukkan kalau penggemar film ini memang sangat besar.

Penulis : Agus Heriyanto

Gravatar Image
Saya adalah seorang penulis artikel online yang telah menekuni profesi selama 8 tahun lebih. Ini Saya lakukan semata untuk memberikan informasi yang berharga kepada seluruh pembaca online di seluruh Indonesia.

Comment

Artikel Terkait