oleh

Sudah Kamu Lakukan? 10 Cara Mengurangi Sampah Makanan yang Efektif

Sampah makanan, disebut juga limbah makanan atau food waste, adalah makanan yang terbuang dan tidak termakan. Penyebabnya terjadi dalam proses produksi, pengolahan, distribusi, penyajian, dan konsumsi. Lalu, tahukah kamu bahwa sepertiga dari makanan yang diproduksi untuk dikonsumsi manusia di dunia dibuang sebagai sampah?

Sampah makanan dibagi menjadi 2 kategori. Kategori pertama, sisa makanan yang diakibatkan dari penyajian yang berlimpah akibat budaya berlebihan dari masyarakat urban. Left over adalah istilah yang biasa digunakan untuk kategori pertama ini. Kategori kedua, sisa makanan yang terjadi akibat kesalahan perencanaan dan manajemen, baik yang masih layak ataupun yang tidak layak konsumsi. Makanan kadaluarsa, kesalahan produksi, dan produk gagal termasuk dalam kategori kedua.

Mengatasi food waste dari tahap konsumsi paling mudah dilakukan pada diri sendiri. Berikut adalah beberapa cara jitu mengurangi sampah makanan.

1. Berbelanjalah dengan Bijaksana

Salah satu cara jitu mengurangi sampah makanan adalah berbelanja dengan bijaksana. Berbelanja kebutuhan harian sekaligus dalam jumlah banyak dalam satu waktu, hanya akan membuang lebih banyak stok makanan dan minuman.

Contohnya, kamu membeli apel dalam jumlah banyak sebagai persediaan. Namun, karena terlalu sibuk, kamu lupa bahwa apel-apel tersebut masih tersimpan di rak makanan. Begitu teringat, ternyata apel-apel sudah berjamur dan akhirnya dibuang. Oleh karena itu, belilah makanan dalam jumlah seperlunya agar tidak menimbulkan sampah makanan.

2. Belilah Makanan yang Memenuhi Standar, Bukan yang Sempurna

Selama tidak busuk, buah atau sayur yang terlihat tidak menarik sebenarnya memiliki rasa dan kandungan nutrisi yang sama, dengan buah atau sayur yang terlihat sempurna penampilannya. Supermarket biasanya hanya mengambil produk segar yang akan terlihat menarik di mata konsumen. Hal ini dikarenakan kebanyakan pembeli memilih buah dan sayur yang tanpa cacat alias sempurna. Akibatnya, banyak buah dan sayur yang berpenampilan biasa akan dibuang karena tidak bagus dilihat.

Baca Juga  10 Tips Membuat Feed Instagram Terlihat Keren

Untuk mengatasi melunjaknya sampah makanan, beberapa toko memberlakukan sistem potongan harga bagi buah atau sayur yang terlihat tidak menarik. Oleh karena itu, kamu sebaiknya membiasakan diri untuk membeli produk yang kualitasnya memenuhi standar, meski tampak tidak menarik.

3. Memasaklah Sesuai Porsi

Penyajian makanan dalam porsi yang terlalu banyak dapat menjadi salah satu alasan bertambahnya sampah makanan. Sebelum memasak, tetapkanlah seberapa banyak porsi makanmu dan keluargamu.

Sedikit saran, ketika berbelanja atau memasak sebaiknya jangan dalam keadaan lapar. Kondisi lapar akan membuatmu berbelanja bahan makanan dan minuman lebih banyak dari yang biasanya.

4. Simpanlah Makanan dengan Baik

Jika makanan tidak disimpan di tempat yang seharusnya, makanan tersebut akan lebih cepat rusak atau basi bahkan sebelum tanggal kedaluwarsanya tiba. Makanan yang rusak atau basi tentu akan dibuang.

Contohnya, daging mentah ditaruh dalam tempat yang sama dengan buah di lemari pendingin. Hal tersebut dapat membuat buah terkontaminasi oleh bakteri yang berasal dari daging, sehingga buah menjadi lebih cepat busuk.

5. Melakukan Siklus Putar Barang ketika Membeli Makanan Baru

Aturan FIFO (First In First Out) juga merupakan cara jitu mengurangi sampah makanan. Kamu hanya perlu memindahkan barang lama ke bagian depan dan meletakkan barang baru di bagian lebih belakang. Tujuannya adalah agar bahan makanan yang sudah lama tersimpan bisa digunakan terlebih dahulu, sehingga mengurangi potensi sampah.

6. Rajin Memeriksa Tanggal Kadaluarsa

Memeriksa tanggal kadaluarsa sangat penting dilakukan ketika membeli makanan atau minuman. Jika memang tidak segera dikonsumi, maka jangan beli makanan yang sebentar lagi memasuki tenggat kadalursa. Namun, jika makanan tersebut akan segera dikonsumsi, maka tidak ada salahnya membeli makanan yang mendekati tenggat kadaluarsa.

Baca Juga  Ini Dia 6 Tips Menabung agar Tidak Bosan
7. Tata Ulang Isi Kulkas

Ketahui apa saja isi lemari pendingin di rumahmu. Hal ini penting dilakukan, agar tidak ada bahan makanan atau minuman yang kadaluarsa atau terlupakan, sehingga tanpa sadar membeli lagi barang yang sama.

Letakkan makanan sisa yang masih bisa dikonsumsi di bagian depan kulkas agar dapat segera digunakan. Selain itu, jangan lupa atur temperatur yang tepat pada bagian rak biasa, rak chillerdan rak pembeku (freezer).

8. Bekukan Makanan Sisa

Jika tidak berencana segera mengonsumsi makanan sisa, segera masukkan makanan sisa ke freezer. Masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam wadah dalam porsi satuan. Kenali juga jenis-jenis makanan yang dapat dibekukan dan bagaimana cara membekukannya.

Beberapa cara berikut dapat dipraktikkan.

  • Untuk bahan sisa berbentuk cair, seperti kaldu dan saus tomat, letakkan di cetakan es untuk menghemat tempat.
  • Kacang juga dapat ditaruh di kulkas agar kandungan minyak di dalamnya tetap stabil.
  • Masukkan sisa potongan buah ke freezer.
  • Masukkan sisa susu cair ke dalam botol plastik, lalu bekukan.
  • Mentega dapat dibekukan dengan menyimpannya terlebih dahulu dalam kantung khusus freezer.
9. Kreatif dalam Mengolah Sisa Makanan

Biasanya orang cenderung malas mengolah bahan makanan yang sudah tersimpan lama di kulkas, walaupun bahan-bahan tersebut masih layak digunakan. Akhirnya, bahan-bahan tersebut dibuang ke tempat sampah.

Sebaiknya, olah bahan-bahan makanan tersebut dengan cara yang kreatif. Misalnya, ada sisa sayur tumis wortel dan buncis, potongan telor dadar, dan sejumput sambal sisa makan pecel lele semalam. Olah bahan-bahan tersebut menjadi nasi goreng sebagai menu sarapan keesokan paginya.

10. Manfaatkanlah Sampah Makanan sebagai Kompos

Agar tanaman bisa tumbuh subur, tanaman harus diberi pupuk secara rutin selain mendapat cukup sinar matahari dan air. Pupuk yang diberikan beragam jenisnya, salah satunya adalah pupuk kompos.

Baca Juga  Inilah Cara Mendapatkan Promo di Supermarket Agar Belanjamu Semakin Hemat!

Pupuk kompos terbuat dari sampah organik yang kaya akan unsur Karbon dan Nitrogen, seperti sampah makanan. Oleh karena itu, membuat pupuk kompos merupakan cara yang cukup jitu untuk mengurangi sampah makanan. Selain itu, kompos pun dapat dibuat di rumah, sehingga tidak terlalu merepotkan pada saat membuatnya.

Nah, itu tadi 10 cara mengurangi sampah makanan yang ada di rumah. Dengan mengurangi sampah makanan, berarti kamu telah membantu mengatasi masalah sampah di Bumi. Selain itu, kamu pun perlu berkomitmen untuk menghabiskan makanan yang telah dibuat atau dibeli.

Budaya berlebihan pun harus dihilangkan. Jangan khawatir dianggap pelit atau perhitungan hanya karena membeli makanan secukupnya. Karena tujuanmu baik, yaitu tidak menimbulkan sisa makanan yang akhirnya menjadi sampah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Publikasi Terkait Lainnya