by

7 Manfaat Mainan Edukatif yang Perlu Ortu Ketahui

Anak kecil menjadikan aktivitas permainan sebagai ajang untuk belajar. Nah orang tuanya, yang harus memberi dukungan penuh dengan membelikan mainan-mainan yang bagus. Terutama alat permainan yang bersifat edukatif. Pasalnya, manfaat mainan edukatif bagi si kecil cukup besar.

Yang tak kalah pentingnya, si ibu harus menemani anak yang sedang bermain. Sehingga, pertumbuhan kecerdasan si kecil bisa dilihat dan dideteksi sejak dini. Itu pun kalau permainannya memang melahirkan peningkatan IQ. Permainan yang juga bermanfaat untuk kematangan sosialnya.

Di bawah ini, akan dijelaskan tentang manfaat permainan edukatif terutama bagi anak-anak. Untuk Anda yang ingin mengetahuinya yuk baca ulasan ini sampai selesai.

1. Anak Bisa Mengenal Warna dan Bentuk

Untuk mengenalkan warna dan bentuk benda pada anak tidak harus menjelaskan secara verbal. Apalagi anak masih usia balita. Silakan berikan mainan edukatif yang penuh warna kepadanya. Setelah itu, sampaikan kalau mainan tersebut memiliki warna-warna dan bentuk tertentu. Ucapkan di tengah-tengah anak yang sedang bermain.

Jangan hentikan kegiatan bermain hanya sekadar dia paham atas apa yang diucapkan, karena ini akan membuat si kecil merasa risih dan marah. Biarkan dia bermain sepuasnya sembari sang ibu mengajarinya tentang warna dan bentuk. Nantinya ia akan paham dengan sendirinya selama tidak ada gangguan pendengaran.

2. Anak Memiliki Konsentrasi Tinggi Sejak Dini

Kalau anak terbiasa bermain permainan edukatif, konsentrasinya akan terpupuk sejak dini, terutama permainan puzzle yang memang membutuhkan fokus ketika memasang objek. Namun, jika anak masih balita berikan puzzle yang tidak terlalu rumit. Karena otak mereka di usia tersebut masih labil dan harus dikembangkan secara bertahap.

Permainan puzzle sejatinya mengajak anak untuk berpikir di satu titik. Kalau ini dilatih terus menerus, tentu konsentrasinya akan semakin bagus. Dan semakin detail objek yang harus dipasangkan, fokusnya juga semakin tinggi. Namun jangan berikan drill ini secara langsung melainkan step by step dan berkesinambungan.

Baca Juga  5 Game Moba Pesaing Mobile Legends
3. Membuat Syaraf Otak Anak Bekerja dengan Baik

Ada permainan edukatif yang disertai dengan ilustrasi musik di dalamnya. Nah, jika si kecil memainkan permainan ini, mereka akan mendapatkan satu manfaat besar. Yaitu, membuat syaraf otaknya berkembang dengan baik. Dan ini sudah dibuktikan oleh hasil riset, kalau musik bisa meningkatkan kerja neuron manusia.

Mainan bermusik yang bagus untuk peningkatan otak anak adalah angklung dan kulintang mini. Dengan permainan ini, si kecil bisa membedakan bunyi sekaligus iramanya. Nah, itu artinya, anak diajak untuk berpikir sederhana sejak dini. Sebuah proses menggunakan akal melalui alat permainan yang menyenangkan.

4. Anak Mengenal Alat dan Benda

Manfaat mainan edukatif yang berikutnya ialah anak bisa mengenal alat dan benda. Proses pengenalannya pun menempel dengan erat di dalam otak, karena mereka belajar sembari bermain permainan yang menyenangkan. Lain soal kalau melalui proses ajar dengan ditunjukkan gambar benda-benda tertentu yang membosankan.

Kalau ingin si kecil belajar mengenal benda dari permainan, silakan beli mainan yang berupa miniatur. Seperti miniatur alat transportasi, alat kedokteran, alat memasak, alat elektronik dan yang lain. Seorang ibu pun tidak boleh ragu untuk mendampinginya bermain. Dan sekali waktu, sampaikan nama benda yang sedang dimainkannya.

5. Kemampuan Motorik Anak semakin Terasah

Seorang ibu bisa meningkatkan kemampuan motorik kasar dan motorik halus anak dengan cara bermain. Dan ini tidak hanya untuk anak usia balita, tetapi yang masih bayi pun bisa diajarkan. Karena nantinya, dia akan memegang bahkan menggigit alat permainan yang diberikan kepadanya. Akhirnya genggaman dan otot rahang terbentuk.

Ibu yang mendampingi bayinya bermain, juga harus cerdas. Termasuk tidak asal menegur kalau ia melempar mainan. Karena, si bayi sedang melatih otot tangan saat melempar. Justru sang ibu harus mengambil mainan itu dan memberikan kembali kepadanya. Makanya, cari partner bermain supaya si ibu tidak merasa kelelahan.

Baca Juga  4 Bahan Ajar Membaca Permulaan pada Anak Selama Belajar di Rumah
6. Koordinasi Mata dan Tangan Anak lebih Ajeg

Anak kecil harus dilatih koordinasi mata dan tangan sejak dini, sedangkan tekniknya bisa menggunakan permainan yang menarik. Dengan permainan ini, tangan anak bergerak dan mata melihat pergerakan tersebut, si kecil pun melakukannya dengan serius dan penuh konsentrasi tinggi. Bahkan akan menangis kalau terjadi distraksi.

Kalau anak menapaki usia yang pas untuk mengasah kemampuan koordinasi mata dan tangan, maka belikan mainan yang tepat. Lalu biarkan si kecil berkreasi dengan mainan tersebut tanpa teguran dan larangan. Karena keduanya hanya membuatnya patah semangat. Kalau ini yang terjadi, ia akan menjadi pribadi yang penakut.

7. Anak Memahami Konsep Berhitung

Dengan memainkan permainan edukatif, anak bisa memahami konsep berhitung sejak dini. Di sini, peran seorang ibu cukup penting untuk mensimulasikan penghitungan tersebut. Caranya saling membagi mainan dengan anak disertai hitungan yang dilisankan. Memang, respon si kecil tidak terlalu reaktif, tetapi lama kelamaan dia juga akan memahaminya.

Sekarang banyak permainan edukatif yang merangsang anak untuk mengenal angka. Biasanya dalam bentuk card atau notes book yang dilengkapi dengan gambar jenaka. Dengan adanya permainan kartu semacam ini, anak bisa belajar angka dengan nyaman. Apalagi ada orang tua yang selalu mendampingi dan membimbingnya.

Mari ajak anak-anak Anda untuk memainkan permainan di atas. Niscaya manfaat permainan edukatif bisa didapatkan demi perkembangan otak dan motorik mereka. Jangan lupa, bimbing terus si kecil ketika sedang bermain, karena berada di dekat orang tua terutama sang bunda merupakan pengalaman berharga baginya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Publikasi Terkait Lainnya