by

Benarkah Sepak Bola di Indonesia Penuh Masalah?

Masalah sepak bola di Indonesia yang tidak kunjung selesai sangat banyak dan kompleks. Tentunya ini merupakan PR bagi kita semua seluruh masyarakat. Sudah waktunya Indonesia berbicara prestasi daripada sekadar menampilkan sepak bola yang penuh sensasi bahkan kontroversi.

Indonesia harus kembali menjadi Macan Asia seperti puluhan tahun yang lalu. Apalagi sekarang skuad-nya sudah cukup mentereng dengan sebagian besar sudah ada yang bermain di liga Eropa sekalipun di kasta kedua. Namun, selesaikan dulu masalah-masalah berikut ini:

1. Kerusuhan Antar Suporter

Masalah sepak bola di Indonesia yang tidak pernah selesai ialah kerusuhan antar suporter. Bahkan efek dari peristiwa ini bukan hanya kerusakan fasilitas publik hingga stadion tetapi juga sampai memakan korban jiwa. Tentunya ini masalah laten yang tidak bisa dibiarkan melainkan harus dihapus dari persepakbolaan di Indonesia.

Apalagi yang namanya suporter atau pendukung di dalam pertandingan sepak bola tetap dibutuhkan. Namun kalau mereka justru melakukan tindakan kerusuhan, tentu klub maupun tim nasional yang akan ikut mendapatkan getahnya. Tentunya ini akan menjadi citra buruk yang akan dilihat dunia secara luas.

2. Pengaturan Skors

Pengaturan skors tidak hanya terjadi pada laga internasional saja. Laga domestik sekalipun tetap ada peristiwa semacam ini. Baik yang melibatkan official, pemain maupun tim pengadil atau wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Ini merupakan kejadian yang memprihatinkan karena dilakukan oleh orang yang seharusnya menjadi pemimpin laga yang baik dan profesional.

Sekalipun sudah banyak klub yang mendapatkan hukuman akibat pengaturan skors, ternyata kasus ini tidak juga berhenti. Bahkan beberapa waktu lalu ada satu klub lokal yang juga terjerat kasus yang sama. Alhasil masyarakat mulai antipati dengan laga yang digelar yang artinya mereka juga mulai tidak simpati pada sepak bola.

Baca Juga  Kenalan dengan Dewa Kipas yang Melawan GM Irene Kharisma, Hingga Live Streaming Trending No. 1
3. Penyerangan Wasit oleh Pemain

Sepertinya persepakbolaan Indonesia tidak pernah move on dari peristiwa yang satu ini, yaitu penyerangan wasit oleh pemain di sebuah pertandingan. Alasannya karena ada rasa tidak puas atas keputusan yang diberikan baik karena pelanggaran yang tidak dilihat, gol penalti yang dianulir, hingga anggapan pemberian kartu yang tidak tepat. Intinya, penyerangan ini dilakukan jika wasit dianggap memimpin laga dengan tidak adil.

Dari sisi ini, bisa dibaca kalau beberapa pemain sepak bola Indonesia ternyata masih belum dewasa. Sekalipun memang terjadi kesalahan atas kepemimpinan wasit, tetap tidak boleh menjatuhkan tangan kepadanya. Toh ada pengawas pertandingan yang akan memberikan teguran bahkan mencabut lisensi kewasitannya.

4. Perkelahian Antar Pemain

Masalah sepak bola di Indonesia yang berikutnya adalah perkelahian antar pemain. Ini juga peristiwa laten yang sering mewarnai persepakbolaan Indonesia. Dan ini tidak hanya melibatkan satu dua pemain saja, tetapi hampir seluruh pemain hingga antar official dan pelatih. Tentunya ini kasus yang memalukan apalagi pertandingan kadang diputar di televisi.

Perkelahian ini disebabkan oleh banyak kejadian. Dari hinaan yang dilontarkan oleh pemain lawan, tindakan kasar pemain lain, dorongan yang terjadi saat tidak ada bola, tekling brutal dan sejenisnya. Sepertinya para pemain dengan mental semacam ini sudah tidak mempercayai wasit yang memimpin laga.

5. Arogansi Pemain Asing

Ada satu peristiwa miris di persepakbolaan Indonesia yaitu arogansi pemain asing. Seharusnya, pemain yang dibeli dengan biaya mahal ini harus memberikan contoh yang baik tetapi malah melakukan hal yang sebaliknya. Seperti melawan wasit dengan tindakan berlebihan hingga memicu perkelahian antar pemain.

Tentunya ini bisa menjadi contoh buruk bagi para pemain lokal. Karena bagi mereka, yang sudah profesional dan dari luar saja arogan, apalagi dirinya. Tentunya anggapan ini sangat berbahaya karena persepakbolaan Indonesia akan menjadi barbar. Bahkan olahraga yang harusnya menjunjung sportifitas tersebut menjadi tak ubahnya laga tinju saja.

Baca Juga  Kok diblokir Sih? Ini Alasan Tiktok Cash dan Snack Video diblokir
6. Konflik Timnas dan Klub

Di setiap perhelatan internasional, selalu saja ada konflik antara tim nasional dengan klub. Tentu alasannya sederhana, karena pihak klub tidak mau memberikan pemainnya untuk berlaga membela negaranya. Akhirnya, tim nasional utamanya PSSI mulai berang sehingga terjadilah polemik di antara dua lembaga olahraga tersebut.

Tentunya PSSI akan menuduh klub bahkan si pemain tidak memiliki idealisme dan patriotik. Sedangkan klub akan membantah dengan berasumsi kalau surat dari PSSI terlambat atau Pelatnas berdekatan dengan musim laga antar klub. Apapun alasannya, konflik semacam ini harus dihilangkan biar tidak menjadi potret buruk yang memalukan.

7. Stamina Pemain saat Bertanding

Masalah di sepak bola Indonesia yang terakhir ialah stamina saat bertanding. Hal ini terlihat dari banyak laga internasional, ketika di awal tampil cepat tetapi ketika mendekati laga usai, kecepatan pemain juga berkurang. Bahkan banyak pemain yang mengalami cedera. Sungguh sangat berbeda dengan tim dari negara Amerika dan Eropa.

Tentunya ini juga masalah yang harus diatasi secepatnya. Kalau tidak tentu Indonesia akan kesulitan untuk berprestasi di tingkat internasional. Jangankan di dunia, di tingkat Asia saja mungkin tidak akan pernah muncul ke permukaan. Dan tidak dipungkiri, kalau dari segi stamina Indonesia masih kalah dengan Thailand apalagi dengan Jepang dan Korea Selatan.

Masalah sepak bola di Indonesia harus dihentikan saat ini juga. Dan ini membutuhkan kerjasama seluruh masyarakat yang masih ingin melihat Tim Garuda berjaya seperti impian kita semua. Selain itu, pelaku sepak bola sendiri harus memiliki motivasi diri, untuk senantiasa menampilkan citra sepak bola Indonesia yang baik dan bagus bukan justru sebaliknya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Publikasi Terkait Lainnya