oleh

7 Hal yang Perlu Dilakukan Pasca Bertanding Olahraga!

Setelah melakukan pertandingan olahraga, jangan sampai Anda melakukan aktivitas-aktivitas yang salah. Pasalnya, risikonya sangat besar yang salah satunya akan mengalami rasa lelah yang luar biasa. Artinya, pasca bertanding olahraga, Anda harus melakukan kegiatan yang bisa menghilangkan penat bukan justru sebaliknya.

Terdapat beberapa aktivitas yang bisa dilakukan saat Anda baru selesai bertanding olahraga. Aktivitas ini tidak hanya bisa mengusir penat tetapi juga memusnahkan rasa sedih karena kalah di dalam laga tersebut. Inilah beberapa aktivitas pasca bertanding olahraga yang dimaksud:

1. Minum dengan Perlahan

Sehabis melakukan pertandingan olahraga, lebih baik segera minum. Karena di kondisi tersebut, cairan di dalam tubuh berkurang yang berpotensi menimbulkan gangguan dehidrasi. Sedangkan minum pasca olahraga adalah strategi untuk mengganti cairan yang hilang tersebut.

Sekalipun demikian, usahakan minum air secara perlahan dan tidak sekali teguk melainkan dipisah-pisah. Kalau bisa dibatasi minimal di lambung terasa nyaman dan dahaga di tenggorokan juga hilang. Anda tidak boleh minum dengan berlebihan sampai lambung terasa penuh, karena itu berpotensi menimbulkan sesak nafas dan pusing mendadak.

2. Duduk Berselonjor

Kalau baru selesai bertanding apalagi olahraga yang melelahkan, lebih baik tidak berdiri apalagi masih dengan gerakan-gerakan olahraga. Lebih bagus Anda duduk dengan posisi kaki berselonjor. Aktivitas ini sejatinya dilakukan demi tubuh kembali rileks dan rasa lelah kembali hilang. Dan aktivitas ini harus dilakukan sesegera mungkin dan tidak ditunda.

Anda tidak boleh beranjak dari posisi sebelum badan sudah lebih segar. Jangan lupa, pas saat duduk atur pernafasan dengan baik supaya Anda bisa kembali bernafas dengan nyaman. Jadi, silakan lakukan duduk selonjor di pinggir lapangan bukan menunggu pulang ke rumah.

Baca Juga  Bagaimana Cara Menghadapi Orang yang Suka Pamer? Simak Ini Yuk!
3. Mendengarkan Evaluasi Pelatih

Yang rutin dilaksanakan di akhir pertandingan olahraga adalah kegiatan evaluasi dari pelatih tentang laga yang baru dimainkan. Anda harus mendengarkan wejangan tersebut dengan menempatkan posisi tubuh yang senyaman mungkin. Harus dipastikan, Anda melakukan semua saran di laga-laga berikutnya.

Anda harus menjadikan saran dan nasehat tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan permainan. Termasuk tidak boleh sedih berlarut-larut hanya karena mengalami kekalahan di laga yang telah dimainkan. Bagi pelatih, jangan sampai memberi evaluasi dalam waktu yang lama karena kondisi pemain sedang letih dan lesu.

4. Segera Masuk ke Ruang Ganti

Aktivitas pasca bertanding olahraga yang berikutnya ialah segera masuk ke ruang ganti pemain. Hal ini bisa dilakukan kalau memang tidak ada kesempatan untuk beristirahat di pinggir lapangan. Apalagi kalau laga sedang ricuh yang kalau masih di dalam lapangan akan sangat membahayakan bagi para pemain.

Maka dari itu, ruang ganti harus didesain sedemikian rupa yang sekiranya membuat para pemain bisa melepaskan lelah di dalamnya. Kalau perlu tempatkan AC atau minimal kipas angin supaya suhu pemain yang sedang panas menjadi lebih dingin. Sedangkan ukuran ruang ganti disesuaikan dengan banyaknya pemain yang berada di dalamnya.

5. Memberi Apresiasi ke Suporter

Pemain yang berlaga di sebuah pertandingan olahraga tanpa suporter, tentunya berbeda dengan berlaga di pertandingan dengan suporter. Salah satu perbedaan tersebut di antaranya pemain lebih bersemangat untuk memenangkan pertandingan dan menunjukkan permainan terbaiknya.

Maka dari itu, kalau sehabis bertanding jangan melupakan suporter tersebut. Paling tidak harus ada apresiasi kepada mereka yang berupa tepuk tangan, acungan jempol dan lain sebagainya. Cuma perlu dipastikan kalau apresiasi tersebut murni berupa penghargaan bukan karena sindiran. Seperti memberikan tepuk tangan sinis pada suporter lawan yang timnya mengalami kekalahan.

Baca Juga  3 Obat Alami Meredakan Sakit Gigi Dengan Cepat
6. Membuka Sepatu Olahraga

Sebagian besar olahraga memang dilaksanakan dengan menggunakan sepatu. Dan sepatu tersebut tidak akan dilepas sebelum pertandingan olahraga dinyatakan sudah usai. Artinya, selama laga berlangsung, kaki dalam kondisi pengap dan sesak karena tidak tersentuh udara.

Maka dari itu, kalau laga olahraga sudah usai segera buka sepatu yang dipakai. Hal ini diperlukan agar kaki lebih nyaman karena sudah mendapatkan udara. Teknik ini juga merupakan solusi agar kaki tidak mengalami kram atau kejang otot. Cuma kalau sepatu habis dilepas jangan dulu berjalan melainkan duduk dulu dengan kaki tidak menginjak apapun.

7. Menyalami Tim Lawan

Di dalam pertandingan Anda memang bermusuhan dengan tim lawan. Akan tetapi jika laga sudah selesai, maka seharusnya permusuhan tersebut sirna berganti persahabatan. Maka dari itu, jika laga sudah usai jangan lupa untuk menyalami para tim lawan. Salaman ikhlas yang diiringi dengan senyum yang murni.

Kalau Anda memang olahragawan yang sejatinya, tentunya akan bertanding dengan sehat. Hubungan dengan pemain lawan di dalam maupun di luar lapangan juga terjalin dengan baik. Bukan justru saling menghina dan saling mengunggulkan tim masing-masing. Pertarungan dengan lawan hanya di dalam stadion dan lapangan sedangkan kalau di luar adalah teman.

Seharusnya pertandingan olahraga tidak dijadikan sebagai alat untuk mencari musuh. Sekalipun ada tujuan untuk mencari kemenangan di laga tersebut, jangan sampai ada perasaan marah dan benci kepada pemain lawan. Apalagi sampai memancing agar terjadi keributan dan perkelahian. Tentunya, ini bukan fair play dan bukan termasuk pemain yang sejati.

Silakan terapkan aktivitas pasca bertanding olahraga di atas agar tidak terjadi masalah-masalah. Baik masalah yang terkait dengan fisik, maupun peristiwa yang tidak diinginkan pasca pertandingan seperti kerusuhan dan kericuhan. Semoga apa yang sudah diinformasikan bisa menjadi tambahan informasi kepada Anda terutama bagi seorang atlet yang sejati.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Publikasi Terkait Lainnya