by

5 Gelandang Bertahan Terbaik Dunia yang Layak Menjadi Legenda

Posisi gelandang bertahan merupakan posisi vital di dalam permainan sepak bola. Pemain inilah yang bertugas menjaga kedalaman, sekaligus membantu penyerangan ke jantung pertahanan lawan. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui siapa saja pemain gelandang bertahan terbaik dunia, yang mampu menjalankan tugasnya dengan sangat baik.

Gelandang bertahan merupakan pintu pertahanan yang tidak boleh dibuka oleh striker dan pemain tengah lawan. Jika posisi ini jebol, otomatis penyerang lawan akan langsung berhadapan dengan center back. Tentunya, ini sangat berbahaya apalagi kalau bek tengahnya kurang taktis ketika menjegal pergerakan penyerang.

Nah, di dunia ini ada beberapa gelandang bertahan terbaik yang layak menjadi legenda sepak bola. Bahkan beberapa di antaranya, telah berhasil menghadirkan banyak gelar untuk klub maupun untuk bangsanya. Jadi, silakan disimak, ini nama-nama pemain hebat tersebut:

1. Claude Makalele

Claude Makelele explains Real Madrid departure - Football Espana

Prancis pernah melahirkan sosok gelandang bertahan dengan gaya permainan yang sangat luar biasa. Namanya adalah Claude Makalele. Pemain plontos yang pernah membela Chelsea dan Tottenham Hotspur ini, memiliki keunggulan di penempatan posisi sehingga striker lawan kesulitan untuk melakukan pergerakan di jantung pertahanan.

Claude Makalele mampu merebut bola dari kaki lawan tanpa harus menjatuhkannya. Makanya, ketika si pemain keling ini turun ke lapangan, hampir dipastikan dia tidak pernah melakukan pelanggaran yang keras. Bahkan, selama menjadi pemain sepak bola, Makalele amat jarang mendapatkan kartu merah.

Sekalipun Makalele tidak terlalu produktif dalam hal mencetak gol, tetapi pemain ini sering memberikan assist matang kepada striker di depan. Daya jelajahnya pun cukup tinggi, hingga tidak ragu untuk merangsek ke posisi gelandang serang untuk menopang dua bomber di depannya.

2. Gennaro Ivan Gattuso

Lausanne vs Sion 27 february 2013 - Gennaro Gattuso.jpg

Gennaro Ivan Gattuso merupakan pemain gelandang bertahan terbaik dunia yang berkebangsaan Italia. Pemain “pengangkut air” ini bermain untuk kesebelasan AC Milan dan sekaligus pensiun di sana. Sudah banyak gelar yang ia dapatkan bersama Milan serta ikut membawa Shevchenko dkk menjadi bintang Serie A Italia.

Baca Juga  7 Olahraga yang Seru Ini Dapat Kamu Lakukan di Rumah

Pemain temperamental ini tidak pernah berhenti berlari untuk merebut bola dari kaki lawan. Sekalipun demikian, Gattuso tidak terlihat lelah serta tidak mudah mengalami cedera. Padahal, lapangan jelajah Gattuso sangat luas termasuk mencoba melakukan penjegalan dari sisi lapangan bukan dari tengah lapangan.

Dengan adanya Gattuso di posisi gelandang bertahan, Andrea Pirlo sebagai play maker lebih leluasa berkreasi di lapangan tengah. Akhirnya, assist Pirlo pada duet striker Andrie Sevchenko dan Filippo Inzaghi di kala itu, semakin luar biasa hingga menjadikan Sheva (Shevchenko) beberapa kali menjadi Top Skor Liga Italia.

3. Paul Scholes

Paul Scholes 2017.jpg

Si Anak Jahe, itulah panggilan akrab untuk Paul Scholes. Gelandang bertahan flamboyan yang pernah menjadi andalan Manchester United di era 90an. Pemain mungil ini tidak hanya piawai mematahkan serangan striker lawan di lapangan tengah, tetapi juga memiliki keahlian mengirim umpan jarak jauh (crossing) yang matang.

Luar biasanya lagi, pemain asal negara Inggris ini memiliki skill individu yang cukup baik. Dia tidak ragu untuk melakukan dribbling hinga ke jantung pertahanan lawan, sebelum akhirnya melepas umpan matang pada duet striker Ruud Van Nistelroy dan Christiano Ronaldo di kala itu.

Keberadaan Scholes di posisi gelandang bertahan membuat David Bechkam lebih leluasa, mengirim umpan lambung ciamik ke depan kotak penalti lawan. Sebab, wing back kiri lawan lebih leluasa menjaga pergerakan Ryan Giggs dari sayap kiri sedangkan wing back kanan lawan, harus mundur agak ke tengah untuk mengantisipasi umpan Scholes. Sehingga suami Victoria Adam ini mendapatkan penjagaan yang sedikit longgar.

4. Sergio Ramos

PSG Bantah akan Putus Kontrak Sergio Ramos - Sportstars.Id

Sejatinya, Sergio Ramos adalah pemain center back berdampingan dengan Carvalho. Akan Tetapi, posisinya sedikit naik menjadi gelandang bertahan, kalau Real Madrid menggunakan konsep tiga back sejajar. Yang mana di posisi tengah ada Carvalho yang didampingi oleh dua wing back Marcelo dan Pepe atau Raul Albiol.

Baca Juga  Malas Berolahraga? Ini 6 Tips Biar Mau Berolahraga yang Cocok Untukmu

Ketika Ramos menjadi gelandang bertahan, hampir dipastikan pemain tengah lawan kesulitan untuk mengembangkan permainan. Jika midfielder sudah dimatikan, tentu pergerakan striker lawan akan kesulitan untuk mendapatkan umpan matang dari lini tengah. Ini yang membuat El Real sulit dijebol sekalipun oleh klub ternama La Liga sekelas Barcelona dan Valencia.

Sayangnya, Ramos tergolong pemain yang temperamental. Pemain ini pula yang telah melanggar Lionel Messi dengan sangat keras, yang membuat seluruh pemain kedua klub terlibat perkelahian. Bahkan, dorongannya kepada Xavi Hernandes di pinggir lapangan telah menjadikan Ramos, sebagai penyebab retaknya hubungan pemain Barca dan El Real di tim nasional Spanyol kala itu.

5. Juan Sebastian Veron

WisdomWednesday: Juan Sebastian Veron | News

Peminat sepak bola yang lahir tahun 90an pasti tahu pemain yang satu ini. Namanya adalah Juan Sebastian Veron, lahir di Argentina dan bermain bersama klub The Red Devils, Manchester United Inggris. Pemain ini akhirnya memutuskan gantung sepatu di tahun 2000an pasca bermain bersama Los Galacticos, Real Madrid Spanyol.

Pemain jangkung ini memiliki kemampuan melakukan clearance bola yang sangat taktis. Hal ini disebabkan oleh kekuatan tubuhnya serta kecepatannya saat berlari. Sayang, pemain plontos ini tidak memiliki kemampuan dribbling yang bagus, sehingga agak kesulitan untuk menusuk ke jantung pertahanan lawan.

Sekalipun demikian, Veron masih memiliki tendangan gledek yang luar biasa. Tidak jarang, si Plontos ini mencetak gol melalui spesialisasinya tersebut. Sedangkan bersama El Real, dia tergolong spesialis bola-bola mati bergantian dengan wing back kenamaan asal Brazil, Roberto Carlos.

Pemain gelandang bertahan terbaik dunia di atas, sebagian besar sudah pensiun dari lapangan hijau. Namun di antara mereka masih ada yang aktif di sepak bola, seperti Gennaro Ivan Gattuso yang bekerja sebagai pelatih Ac Milan. Sungguh tanpa pemain-pemain di atas, mungkin geliat sepak bola tidak seindah yang dipikirkan.

Penulis : Agus Heriyanto

Gravatar Image
Saya adalah seorang penulis artikel online yang telah menekuni profesi selama 8 tahun lebih. Ini Saya lakukan semata untuk memberikan informasi yang berharga kepada seluruh pembaca online di seluruh Indonesia.

Comment

Artikel Terkait