by

Mengenal Lebih Jauh Parfum dan Jenisnya!

Parfum sudah akrab dengan kehidupan manusia dan hampir semua orang menyukainya. Hal ini dikarenakan parfum dapat membantu tubuh memiliki aroma yang harum. Setiap orang memiliki aroma parfum yang cocok dengan mereka.

Sehingga aroma yang cocok atau sesuai denganmu, belum tentu cocok pula untuk orang lain. Namun, tidak menutup kemungkinan malah sebaliknya. Selama ini mungkin kita hanya mengetahui parfum merupakan cairan yang memiliki aroma harum untuk membantu tubuh wangi, bukan? Untuk lebih jauh lagi, yuk kita kenali parfum dan jenis-jenisnya!

1. Pengertian

Parfum atau lebih dikenal dengan minyak wangi oleh kalangan masyarakat, merupakan campuran dari berbagai macam senyawa dengan konsentrasi tepat serta dilarutkan dalam pelarutan yang tepat juga.

Zat yang ada dalam minyak wangi ini berasal dari berbagai macam jenis ada yang dari bunga maupun tanaman. Kegunaan dari minyak wangi atau parfum adalah untuk memberikan aroma harum pada tubuh.

Nantinya, pelarut yang bercampur bersama parfum menentukan akan dikategorikan parfum apakah itu. Ntah ekstra parfum, atau Eau de parfum, atau Eau de toilette, atau bahkan Eau de Cologne. Meskipun sama-sama parfum atau minyak wangi, tetapi memiliki daya tahan yang berbeda.

Ketika sudah selesai mengambil zat dari tanaman maupun bunga, zat parfum ini perlu dicampurkan lagi dengan pelarut. Dimana pelarut yang paling umum digunakan adalah etanol atau campuran dari etanol dan air.

Hal ini dikarenakan apabila tidak dicampur, bisa jadi mengakibatkan alergi atau bahkan cedera ketika digunakan langsung pada pakaian atau kulit. Selain itu, mencampurkan zat atau ekstrak parfum dengan etanol atau campuran air, serta etanol dapat membantu menyebarkan aroma parfum ke udara.

Baca Juga  Ini Dia 6 Tips Menabung agar Tidak Bosan
2. Sejarah Parfum

Pada awalnya parfum berasal dari budaya mesir setelah itu cina kuno, lalu hindu, lalu  Israel, Carthaginians, Arab, Yunani, serta Romawi. Parfum ini memiliki kegunaan pada masa itu sebagai herbal aromatic dan bentuk pembakaran dupa, ini digunakan ketika dalam acara keagamaan.

Sementara itu, penggunaan botol parfum atau minyak wangi pertama kali sekitar 1000 SM di Mesir. Sehingga dengan begitu parfum telah ada ribuan tahun yang lalu, maka seiring berjalannya waktu aromanya kian beragam.

3. Jenis-Jenis Parfum

Seperti di awal kita bahas bahwa parfum memiliki berbagai macam jenis. Nah jenis ini, dikategorikan berdasarkan jumlah konsentrat atau pengencer yang terlarut dalam minyak wangi atau parfum. Tentunya jumlah pelarut yang dicampurkan akan mempengaruhi tingkat ketahanan aroma.

Semakin tinggi konsentrasi dari zat atau ekstrak minyak dalam wangi, maka semakin lama daya tahan aromanya bertahan pada tubuh. Maka, minyak wangi berdasarkan hal ini dibagi menjadi lima kategori, diantaranya:

1. Parfum atau Extrait de Parfum

Jenis parfum ini memiliki tingkat konsentrasi ekstrak murni yang lebih tinggi dibanding parfum lainnya, yakin sekitar 20% – 30%. Dengan begitu, daya tahannya pun lebih lama dibanding yang lainnya.

Namun, tidak semua orang menyukainya, meskipun memiliki daya tahan yang lama, ini dikarenakan parfum jenis satu ini memiliki aroma yang pekat karena banyaknya kandungan ekstrak minyak di dalamnya. Selain itu, untuk beberapa orang yang menggunakan parfum jenis ini dapat menimbulkan alergi atau iritasi pada kulit.

Mungkin juga beberapa orang yang tidak menyukai aroma yang pekat akan merasa terganggu, ketika menggunakan parfum jenis ini. Parfum ini dapat bertahan seharian apabila kamu aplikasikan ke tubuhmu.

Baca Juga  12 Inspirasi Gaya Foto Bayi yang Bisa Bunda dan Ayah Tiru

Dengan begitu, kamu dapat bebas beraktivitas tanpa takut aromanya memudar dan ketika kamu bersentuhan dengan orang lain, seperti berjabat tangan, aroma parfum ini dapat berpindah juga kepada tangan orang yang kamu jambat.

2. Eau de Parfum

Untuk jenis minyak wangi atau parfum berikutnya adalah jenis Eau de Parfum. Jenis parfum ini memiliki konsentrasi lebih rendah dibanding konsentrasi zat atau ekstrak minyak yang dimiliki oleh Extrait de Parfum.

Jenis parfum ini memiliki tingkat konsentrasi sekitar 15% sampai dengan 20%. Hal ini menyebabkan aromanya lebih ringan dibanding dengan Extrait de Parfum. Meskipun begitu, bagi kamu yang kesehariannya senang mengobrol atau bertemu orang secara langsung, cocok menggunakan minyak wangi jenis ini.

Ini dikarenakan orang yang ikut mencium aroma dari parfum ini akan merasakan aroma lembut dari jenis ini. Aroma ini pun dapat dikatakan bertahan lama dan tidak mudah berpindah kepada orang lain, meskipun kamu berjabat tangan atau bertemu dengan orang lain.

3. Eau de Toilette

Nah jenis parfum kedua ini memiliki tingkat konsentrasi yang cukup rendah yaitu 5% sampai 15%. Aroma dari minyak wangi ini pun memiliki aroma yang lebih lembut dibanding dua aroma parfum yang sudah kita bahas di atas.

Meskipun aroma jenis ini lebih mudah memudar, tetapi aroma harum dari minyak wangi ini akan kembali, jika berada di kelembaban. Untuk pemakain sehari-hari, kamu dapat mengaplikasikan parfum jenis ini ke tangan

4. Eau de Cologne

Biasanya jenis minyak wangi ini, identik dengan para laki-laki. Namun, minyak wangi dengan jenis ini dapat dipakai oleh wanita juga. Hal ini karena kandungan ekstrak minyak sekitar 2% sampai 4% saja, tentu jauh lebih rendah bukan?

Baca Juga  7 Cara Mudah Membuat Rambut Agar Tetap Lembut

Dikarenakan kandungan ekstrak inilah aroma dari jenis parfum ini cepat sekali memudar dibanding yang lainnya. Akan tetapi di sisi lain, parfum ini memiliki aroma yang lembut. Untuk menjaga daya tahan dari aroma jenis parfum ini adalah dengan cara menyemprotkan beberapa jam sekali.

5. Eau Fraich

Jenis parfum yang terakhir inilah yang memiliki tingkat konsentrasi yang lebih rendah, dibanding jenis parfum yang sudah dibahas tadi, yakni sekitar 1% sampai dengan 3%.  Parfum ini paling banyak menggunakan bahan pelarut yakni etanol atau alkohol.

Parfum jenis ini sangat cocok bagi kamu yang ingin mendapatkan kesegaran dalam waktu singkat. Jika kamu menggunakan parfum jenis ini, kamu perlu menyemprotkannya kembali setiap  1 jam atau 2 jam sekali. Namun, jika jenis parfum ini  memiliki kualitas yang baik maka kan bertahan selama 2 jam.

Beberapa orang mengatakan bahwa parfum sudah menjadi bagian dalam kehidupan manusia dan dapat menggambarkan karakter seseorang. Setelah mengetahui pengertian, sejarah, dan jenis parfum, semoga kamu dapat menemukan parfum yang sesuai dengan dirimu.

Comment

Berikan Komentar Untuk Tulisan Ini

Artikel Terkait