by

Begini Ternyata Tips Cepat Lunasi Utang agar Tidak Lupa!

Utang adalah beban yang harus dibayar orang yang berhutang. Bahkan di Islam, masalah ini bisa menjadi penyebab tertundanya masuk surga. Jika dilihat dari kacamata sosial, pembayarannya tentu ditunggu oleh si pemberi utang. Apalagi jika dirinya sedang membutuhkan uang. Jadi tips cepat lunasi hutang harus dipelajari seksama nih sobat.

Sejatinya tips membayar utang itu sangat mudah. Namun pertanyaannya, mau tidak mau si pengutang untuk membayar. Jika masih ada keinginan untuk menunda, tentu tips apapun tidak akan berguna. Utang tetap ada karena tidak dibayarkan. Jika tekad sudah bulat, silakan lakukan tips berikut:

1. Sisihkan Uang Bulanan untuk Utang

Kalau memang ingin melunasi dengan segera, coba sisihkan gaji bulanan untuk utang. Artinya harus ada anggaran khusus yang tidak bercampur dengan pengeluaran yang lain. Serta tidak perlu menunggu uang sisa karena ini adalah kewajiban. Kalau masih menunggu bisa-bisa pembayaran kembali tertunda.

Kalau sudah ada anggaran untuk utang, maka segeralah untuk membayar secepatnya. Lebih bagus lagi kalau membayar di waktu itu juga. Sehingga kewajiban menjadi gugur dan si pengutang bisa beraktivitas dengan nyaman. Jika masih menunggu waktu yang tepat, dikhawatirkan dana dipakai untuk hal yang lain pula.

2. Tidak Belanja Sebelum Utang Lunas

Mulai sekarang tanamkan di hati kalau tidak akan berbelanja sebelum utang lunas. Tentunya ini bisa menjadi tekanan ke dalam diri sehingga pembayaran merupakan keniscayaan, karena jika masih belum dibayar tentu kebutuhan tidak akan terpenuhi. Ketika dilunasi, maka rasa puas pasti muncul karena bisa kembali berbelanja.

Perilaku ini sulit kecuali yang punya utang memang memiliki niat serius untuk membayar. Biasanya, setiap ada dana, maka langsung dibayarkan. Sayangnya, sebagian masyarakat masih menganggap kebutuhan lebih utama. Padahal orang yang menghutangkan juga membutuhkan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhannya.

Baca Juga  7 Macam-macam Kerajinan Keramik yang Bikin Rumah Estetis
3. Jangan Menyimpan Uang untuk Alokasi Utang

Kalau ingin membayar utang tetapi belum bertemu orangnya, pastikan tidak menyimpan uang tersebut, karena dikhawatirkan ketika orangnya ada, malah bersamaan dengan adanya kebutuhan. Uang itu pun akhirnya dipakai dulu untuk memenuhinya.

Jika ada dana tetapi belum bertemu si pemberi utang, lebih baik titip uang tersebut ke orang lain. Anda bisa memilih dari kalangan keluarga, tetapi yang dapat dipercaya ya sobat. Dikarenakan kalau urusan utang memang harus berhati-hati. Jika si pemberi utang sudah ada, maka uang tinggal diminta saja dan dibayarkan.

4. Lunasi Utang dari Tabungan

Tips cepat lunasi hutang yang berikutnya ialah menabung. Teknik ini tidak hanya berlaku pada utang nominal besar saja, tetapi hutang Rp100.000 pun perlu dibayarkan dari tabungan. Ini memang sulit tetapi perlu tekanan dan pembiasaan serta sebisa mungkin melakukannya dengan istikomah.

Jika Anda memang berniat untuk menabung demi membayar utang, maka lakukan itu dengan serius, termasuk tidak memecahkan celengan jika tidak untuk pelunasan. Jadi, tekanan di dalam diri memang perlu, termasuk mencoba menahan keinginan untuk membeli barang-barang yang mahal.

5. Mulai Menjalankan Bisnis Samping

Jikalau gaji bulanan kantor tidak cukup untuk membayar utang, maka mulailah menjalankan bisnis sampingan, lalu penghasilannya dialokasikan untuk pembayaran secara kontan. Yang terpenting, semua omzet di kala itu, disetorkan kepada si pemberi sedangkan untuk kebutuhan bisa diambilkan dari gaji bulanan.

Anda berbisnis, semata untuk melunasi utang bukan berarti untuk menambah uang belanja. anda harus melunasi terlebih dahulu baru berpikir untuk alokasi yang lain. Jadi bijaklah dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran, sedangkan utang adalah kewajiban yang harus dibayarkan tepat waktu.

Baca Juga  Cobalah untuk Berolahraga Saat Puasa dan Dapatkan Semua Manfaatnya
6. Catat Utang dengan Detail dan Jelas

Setelah transaksi utang terjadi, maka mulai detik itu, sudah harus tercatat dengan detail. Kedua belah pihak harus mencatatnya sebagai bukti kalau memang telah terjadi kesepakatan. Bagi si pengutang, silakan catatan tersebut diletakkan di tempat yang terlihat. Sehingga hutang selalu diingat dan selalu termotivasi untuk segera membayar.

Di dalam catatan boleh menuliskan quotes terkait kewaspadaan. Termasuk menulis tentang dosa orang yang meninggal tetapi masih menyisakan hutang. Ini bisa menjadi penyemangat untuk segera melunasinya nih sob. Bahkan bisa jadi, sekali tulisan itu terlihat, maka pelunasan akan dilakukan pada waktu itu juga.

7. Masukkan Uang ke Amplop Khusus

Niatkanlah untuk segera membayar utang, segera masukkan uangnya ke amplop khusus. Lalu tuliskan “utang” di bagian luarnya dengan menggunakan kata berukuran besar. Ini untuk mencegah uang diambil demi kebutuhan yang lain, serta supaya utang bisa lunas secepatnya.

Uang untuk membayar utang merupakan budget yang penting. Sebab itu harus dipastikan ini tidak hilang apalagi sampai lupa tempat penyimpanan. Sampaikan juga kepada keluarga untuk tidak menyentuhnya sekalipun sedang butuh uang, termasuk dijelaskan akan dibuat apa dana tersebut.

8. Menjual Barang yang Tidak Terpakai

Jika memang tidak ada dana untuk melunasi utang, cobalah untuk menjual barang yang tidak terpakai, tetapi masih bagus dan masih layak digunakan oleh orang lain. Jika memilih kiat ini pastikan semua keuntungan dialokasikan ke utang. Dan jika ada orang yang siap membeli maka segeralah dijual tanpa harus ditunda.

Pastikan tidak menunggu harga cocok dulu baru barang akan dijual, sedangkan deadline hutang sudah di depan mata. Artinya barang harus tetap dijual sekalipun tidak mendapatkan keuntungan bahkan rugi, karena tujuannya untuk membayar utang secepat mungkin.

Baca Juga  Daftar 5 Jenis Batik Termahal di Indonesia, Ada yang Sampai Jutaan Rupiah!

Utang itu masalah besar dan amat sangat mengganggu jika tidak dilunasi segera. Bahkan si pelaku akan mendapatkan cibiran sosial terutama dari orang yang memberi hutang. Oleh sebab itu, cobalah terapkan tips cepat lunasi utang di atas. Namun pastikan Anda memang berniat untuk menjalankannya dengan bersungguh-sungguh.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Publikasi Terkait Lainnya