by

Akibat Keseringan Memakai High Heels dan Beberapa Cara Mengatasi Risikonya

Hai girls, apakah kamu salah satu penggemar sepatu high heels?? Dan apakah kamu sudah mengetahui apa saja dampak buruk apabila terlalu sering menggunakan high heels?? Jika belum, maka kamu perlu sekali memaknai artikel ini, guna menjaga tubuh agar terhindar dari akibat keseringan memakai high heels. Untuk itu, bacalah artikel ini lebih lanjut lagi.

1. Betis Berotot


Memiliki betis nan cantik ialah impian dari setiap wanita. Hingga tidak bisa disangkal, mengapa sorot perhatian banyak ditujukan pada bentuk betis, sebagai kesan pertama kali jumpa. Selain itu, mempunyai bentuk betis yang bagus lebih menambah rasa percaya diri setiap wanita ketika mengenakan pakaian semacam rok mini atau celana mini.

Mengulas tentang betis yang cantik, menjaga bentukan betis tidaklah hanya sekedar memilih jenis olahraga yang tepat. Tapi perlu pula memperhatikan jenis sepatu yang kerap kamu gunakan secara tepat. Sebagai contohnya ialah sepatu high heels. Terlalu menggemari pemakaian sepatu high heels disehari-hari, dapat memicu penurunan bentukan betis yang ideal, sampai betis cantik berubah menjadi betis yang berotot. Inilah penyebab alasan mengapa sering kali kita kaum hawa merasa heran bagaimana bisa betis berubah menjadi berotot saat olahraga rutin sudah dilakukan.

2. Saraf Terganggu


Sistem saraf pada tubuh manusia, sangatlah berperan penting dalam mengatur aktivitas dan susunan kegiatan pada tubuh. Dan sesuai dengan teori refleksiologi, kaki adalah anggota tubuh yang telah terhubung di sistem saraf yang kompleks pada manusia. Maka cukup tidak membingungkan lagi, mengapa terapi pijat pada kaki, ampuh menolong masalah saraf yang terganggu.

Melakukan pijat juga tidak sembarang. Harus benar-benar ahli dan paham betul titik saraf yang terhubung. Kalau salah, akibatnya bisa sangat fatal. Termasuk gangguan pada saraf. Akan tetapi, di luar kurangnya keterampilan akan pijat terapi kaki, keterbiasaan serta rasa candu untuk memakai sepatu high heels disetiap aktivitas, dapat menjadi penyebab utama terjadinya saraf terganggu. Kalau saraf sudah terganggu, tubuh akan gagal merespon signal perintah, hingga tubuh terasa sulit digerakkan, sulit bernafas dan sulit berbicara.

Baca Juga  Pikiran Kamu Suntuk dan Butuh Hiburan? Ini 8 Hiburan Penyegaran Pikiran yang Bisa Kamu Coba
3. Penebalan Pada Bagian Tepi Kaki

Sepatu high heels ialah sepatu kekinian yang tidak pernah berhenti berpacu pada perkembangan waktu dan gaya. Sedikit saja produk high heels turun nilai lakunya, sepatu high heels dengan sigap akan dibenahi dan dimodifikasi semakin lebih oke lagi. Itulah penyebabnya, kenapa sepatu yang satu ini, selalu saja ada di setiap zaman, dan selalu saja dicintai oleh kaum hawa.

Namun siapa sangka, pengguna high heels yang terlalu aktif ternyata dapat menimbulkan masalah kecantikan pada telapak kaki, layaknya penebalan kaki pada bagian tepi. Penebalan kulit akibat pemakaian high heels berlebih, sering disebuti dengan istilah kapalan. Tekanan berat badan yang bertumpu pada kaki, menimbulkan penumpukan keratin pada kaki. Alhasil, kulit menebal dan mengakibatkan timbulnya masalah kapalan.

4. Nyeri Pada Bagian Tumit


Penyebab nyeri pada bagian tumit biasanya disebabkan oleh cederanya ligamen ataupun robeknya fasia. Walau umum disebabkan oleh kedua hal tersebut, nyeri pada bagian tumit juga bisa terjadi akibat keseringan memakai high heels. Sedemikian, jika tumit kaki yang kamu punya mulai terasa nyeri karena memakai high heels, maka kamu bisa mencoba beberapa hal agar tumit kakimu tidak lagi terasa nyeri. Hal tersebut pun sangat mudah, tak lain seperti di bawah ini :

  • Mengompres Tumit dengan Air Hangat

Mengompres tumit menggunakan air hangat, bisa menjadi cara untuk meredakan rasa nyeri yang terasa sangat ngilu pada bagian tumit. Kamu bisa menggunakan handuk kecil atau kain yang tidak kamu pakai laki untuk mengompresnya.

  • Merenggangkan Kaki dan Juga Betis

Cara kedua yang bisa kamu kerjakan ialah merenggangkan kaki dan juga betis. Merenggangkan kaki dan betis dapat memberi efek rileks pada tumit. Namun biar lebih maksimal lagi, coba jugalah dengan menggerakkan ujung-ujung jari atau sedikit memijat jempol kaki.

  • Menaruh Bantal di bawah Betis
Baca Juga  Sebagai Hiasan Hingga Bermanfaat untuk Kesehatan: Yuk Lebih Mengenal Daun Ivy!

Kalau kamu merasa cukup lelah usai beraktivitas, maka kamu cukup menaruh bantal, persis di bawah betis yang kamu miliki. Dengan demikian, rasa nyeri yang sungguh ingin kamu hindari, akan berhenti dan tak terasa lagi.

5. Cedera Pada Lutut

Cedera pada lutut bukanlah sesuatu yang jarang terjadi. Cukup sering dan sangat umum dialami. Tak terbayang gimana jadinya diri kita, kalau lutut mengalami cedera. Pasti sangat menyiksa dan membuat kita sulit berjalan. Cedera lutut dapat terjadi karena tidak sengaja melakukan kesalahan saat berolahraga.

Akan tetapi, di luar itu tadi, cedera lutut bisa diakibatkan oleh keseringan menggunakan sepatu high heels. Dimana tumpuan berat yang akan difokuskan pada bagian tumit kaki saat berjalan memakai high heels, mengakibatkan tekukan berlebih pada lutut. Ujungnya, lutut mengalami cedera dan beresiko bahaya.

6. Mengalami Varises


Varises merupakan salah satu gangguan kesehatan, yang juga adalah gangguan kecantikan. Kondisi varises bisa dikenali dengan dengan ciri-ciri menimbulnya urat nadi di bagian tangan atau kaki. Kondisi ini tidak berbahaya karena tidak dapat menimbulkan komplikasi. Kendati demikian, varises yang timbul pada tangan maupun kaki kita, telah membuat kurangnya kecantikan tubuh yang optimal. Terlebih bagi wanita yang ingin kakinya terlihat mantap dengan sempurna. Penyebab varises ada banyak jenisnya. Salah satunya penggunaan high heels yang teramat sangat sering.

Oleh sebab itu, sebelum varises hadir di tangan atau kaki milik kamu, sebaiknya perhatikanlah waktu pemakaian high heels. Kalaupun sudah muncul tanda-tanda varises, segeralah atasi dengan berolahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan yang mengandung potasium, hindari berendam di air panas, dan mengurangi penggunaan high heels tentunya.

Membenahi gaya untuk diri tentu saja hal penting yang akan membuat kita semakin percaya diri. Namun lebih dari itu, alangkah baiknya jika kita juga menyayangi diri kita sendiri, seperti memperhatikan penggunaan high heels, supaya terhindar dari akibat keseringan memakai high heels layaknya hal di atas.

Comment

Artikel Terkait