by

Segala Hal Tentang ‘Gastronomi’, Istilah yang Sering Digunakan Dalam Kuliner Indonesia

Istilah Gastronomi adalah salah satu istilah yang sering digunakan dalam bidang kuliner. Istilah ini sering digunakan untuk mendefinisikan segala sesuatu mulai dari pengalaman bersantap mewah.

Selain itu, istilah ini juga mencakup teknik memasak, ilmu  memasak, fakta nutrisi dan ditambah dengan penerapan rasa, serta konsumsi dari bahan makanan yang unik.

Gastronomi melibatkan menemukan, mengalami, mencicipi, meneliti, memahami, dan menulis tentang persiapan makanan dan kualitas sensorik nutrisi manusia secara keseluruhan dari makanan yang sedang diteliti.

Dalam hal ini juga ikut mempelajari bagaimana nutrisi berinteraksi dengan budaya yang lebih luas dalam masyarakat.

Dalam beberapa tahun ini, penerapan pengetahuan biologi dan kimiawi untuk memasak telah dikenal sebagai gastronomi molekuler, namun ketahui jika gastronomi ini mencakup ranah interdisipliner yang jauh lebih luas lagi.

Sejarah Gastronomi
istockphoto.com

Istilah kuliner muncul pertama kali dalam judul puisi Joseph Berchoux pada 1801 berjudul ” Gastronomie ” dan mulai digunakan setelah penerbitan buku oleh Brillat-Savarin, The Physiology of Taste.

Ia mengatakan, bahwa Gastronomi adalah pengetahuan dan pemahaman tentang semua yang berhubungan dengan manusia saat dia makan, tujuannya adalah untuk memastikan kelestarian manusia, menggunakan makanan sebaik mungkin.

Sementara penggunaan populer menempatkan kata hampir selalu di tangan koki dan juru masak, gastronomi sebenarnya lebih dari sekadar memasak untuk mendefinisikan dunia makanan secara keseluruhan.

Dari ilmu pencernaan manusia hingga studi tentang budaya dan cara mereka berinteraksi dengan makanan, gastronomi adalah tentang hubungan antara manusia, makanan, dan dunia tempat kita tinggal.

Selama ada makanan, pasti akan ada gastronomi dalam beberapa hal dan akan selalu ada pertanyaan tentang apa yang kita makan. Seperti ‘Bagaimana kita bisa membuat rasa ini lebih enak?’, ‘Apa yang memberikan dorongan energi terbaik pada makanan ini?’ atau ‘Bagaimana kita bisa membuat makanan ini untuk disajikan menjadi lebih banyak?’

Baca Juga  5 Cara Alami Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Namun, baru pada tahun 1800-an gastronomi mulai berkembang sebagai bidang studi yang sebenarnya, alih-alih hanya belajar bagaimana membuat makanan.

Orang mulai fokus pada bagaimana makan bisa menjadi sebuah pengalaman yang menakjubkan,  bagaimana indra berinteraksi untuk menciptakan makanan utuh untuk dinikmati.

Karir di Gastronomi
istockphoto.com

Selama kamu mengintegrasikan komponen pembelajaran ke dalam apa yang kamu lakukan, maka kamu telah melakukan beberapa hal yang ada dalam gastronomi.

Meskipun menjadi koki atau ahli gastronomi molekuler adalah cara terbaik kamu untuk mendapatkan gelar “Ahli Memasak”, tetapi kamu juga dapat mempertimbangkan lebih banyak hal lagi dari sekadar dapur.

Seperti ilmu makanan, kesehatan dan nutrisi, studi makanan budaya, pangan dan pembangunan manusia, manufaktur makanan serta menulis atau membuat blog makanan.

Bahkan saat ini telah ada sekolah kuliner yang mengambil banyak ide-ide unik, untuk dapat terus selangkah lebih maju, misalnya saja pada Universitas Boston menawarkan gelar Master of Liberal Arts dalam bidang Gastronomi. Dan di Indonesia berada di Universitas Gadjah Mada yang memiliki Pusat Kajian Kuliner dan Gastronomi Indonesia.

Ketahui bahwa kamu tidak harus terjun sendiri dan menguasai segalanya, untuk dapat menjadi seorang gastronomi sejati, hanya dengan menikmati makanan, menghargai masakan, dan membangun keterampilan kamu sebagai ahli di bidangnya akan juga ikut memberikan kontribusi pada pertumbuhan dalam spektrum gastronomi.

Tentang Pusat Kajian Kuliner dan Gastronomi Indonesia
istockphoto.com

Ketahui bahwa Pusat Kajian Kuliner dan Gastronomi Indonesia diusulkan oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, dan hal tersebut diharapkan dapat memaksimalkan kontribusi yang diberikan dalam pengembangan kajian kuliner dan Gastronomi yang ada di Indonesia.

Untuk memulai langkah tersebut, Pusat Kajian Kuliner dan Gastronomi mengadakan Webinar Gastronomi dan Launching Pusat Kajian Kuliner, dan Gastronomi Indonesia yang dibuka untuk umum atau semua orang.

Baca Juga  Perlengkapan yang Harus Dipersiapkan Menjelang Lebaran

Pada acara webinar dan grand launching tersebut, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr.Ir. Eni Harmayani, M.Sc, menyampaikan bahwa pangan memiliki arti dan peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Indonesia yang dikenal sebagai negara biodiversitas dengan keberagaman dan kebhinekaannya, memiliki kekayaan kuliner serta gastronomi yang luar biasa.

Sehingga, kekayaan kuliner dan gastronomi harus bisa dimanfaatkan secara optimal, agar dapat memberikan banyak hal positif dalam bidang kuliner Indonesia, dan tentunya dapat ikut menyejahterakan masyarakat Indonesia.

Dalam hal menyejahterakan masyarakat Indonesia, mengapa hal tersebut berkaitan satu sama lain? Karena dengan adanya studi gastronomi pada kuliner-kuliner Indonesia dengan banyaknya dokumentasi dan kajian ilmiah yang mendukung.

Maka hal tersebut dan memberikan manfaat agar kuliner Indonesia dikenal oleh masyarakat dunia, baik pada pembangunan Indonesia atau secara global. Dan tentunya karena hal ini, akan dapat membantu para pelaku atau yang bekerja di bidang kuliner untuk meningkatkan pendapatannya.

Bahkan pada acara webinar dan grand launching tersebut, juga terdapat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yang menjadi pembicara dalam webinar, juga menyebutkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi adanya Pusat Kajian Kuliner dan Gastronomi Indonesia.

Apalagi pada saat pandemi Covid-19 ini salah satu sektor yang terdampak adalah bidang kuliner, dan tentunya dengan adanya pusat kajian ini akan sangat membantu banyak hal.

Selanjutnya, Sandiaga menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kedepannya ingin bekerja sama dengan Pusat Kajian Kuliner dan Gastronomi Indonesia.

Hal tersebut dilakukan untuk dapat mengejar ketertinggalan negara Indonesia terutama pada bidang kuliner. Ia juga mengatakan bahwa ke depannya agar dapat membuat suatu kebijakan tentang bagaimana kuliner Indonesia menjadi lebih dicintai dan disukai, di negara sendiri dan dapat lebih memajukan kedaulatan bangsa.

Comment

Berikan Komentar Untuk Tulisan Ini

Artikel Terkait