by

Rasakan Keindahan dan Kebahagiaan Ramadan di Yerusalem

Ramadan adalah nama bulan kesembilan dari tahun kalender Muslim, dan pada bulan itu umat Islam di seluruh dunia mempraktikkan rukun Islam keempat yaitu Puasa Ramadan.

Kamu pasti sudah tahu bahwa Ramadan dirayakan oleh ratusan juta Muslim di seluruh dunia, dan juga menawarkan sekilas tradisi budaya dan agama dari keyakinan Islam, yang tentunya sangat unik.

Oleh karena itu, inilah beberapa cara untuk merasakan suasana bulan puasa di Yerusalem, sebagai  salah satu kota paling suci di dunia, yang penuh akan keindahan juga kebahagiaan di Kota Tua tersebut.

Kota Tua Yerusalem bagi Umat Muslim
Dome of the Rock with birds flying in Jerusalem A dramatic shot of the Dome of the Rock, Jerusalem al aqsa stock pictures, royalty-free photos & images
istockphoto

Dikenal dalam bahasa Arab sebagai Al-Quds dan rumah bagi lebih dari 280.000 Muslim, Yerusalem adalah tempat ziarah yang penting bagi para pengikutnya.

Selain itu, Yerusalem adalah rumah bagi Masjid Al-Aqsa, salah satu masjid terindah di dunia dan juga merupakan salah satu dari tiga situs paling suci Islam. The Dome of the Rock, sebuah kuil yang terletak di Temple Mount, juga memainkan peran penting karena menandai tempat Nabi Muhammad naik ke surga pada abad ke-7.

Ramadan adalah waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam, karena selama Ramadan Allah memilih untuk memanggil Muhamad SAW menjadi seorang Nabi, dan mengirimkan wahyu pertama dari Alquran.

Itulah mengapa Ramadan dianggap sebagai waktu paling disiplin spiritual dan fisik, karena untuk melakukan upaya ekstra untuk menyebarkan cinta, perdamaian dan rekonsiliasi.

Buka Puasa yang Terasa Seperti Pesta Menyenangkan Bersama orang-orang
buka bersama Yerusalem
Ilustrasi buka puasa bersama di Yerusalem (istockphoto.com)

Meskipun puasa membuat orang merasa sangat lelah juga lemah, tetapi makanan buka puasa selalu dapat disiapkan dengan sangat hati-hati selama Ramadan. Bahkan itu adalah tugas yang sulit bagi mereka yang menyiapkan makanan karena harus menahan godaan untuk makan atau mencicipi makanan.

Baca Juga  Cari Tahu yuk Sejarah dan Olahan Coklat Itu Apa Saja

Bagian pentingnya yang perlu kita ketahui, jika mencicipi makanan di ujung lidah akan dihitung sebagai buka puasa yang tidak disengaja.

Yang paling menarik, ketika waktu berbuka puasa sudah semakin dekat, orang-orang akan merasa senang, juga bangga dengan pencapaian mereka dan mereka akan menunggu panggilan untuk mengakhiri puasa, yang datang dari menara yang disiarkan di TV dan radio.

Serunya buka bersama tersebut terkadang akan menjadi sebuah pesta yang menyenangkan, karena banyak teman dan kerabat yang datang untuk makan bersama. Sehingga kamu akan merasakan bagaimana buka puasa seperti pesta bersama keluarga Palestina di Al-Azariya atau juga dikenal sebagai Bethany, sebuah kota di lereng timur Bukit Zaitun di Tepi Barat.

Begitu matahari terbenam, kamu dapat berbuka puasa dengan menikmati minuman manis seperti jus aprikot dan sedikit buah-buahan, bahkan sering kali kurma karena itu adalah kebiasaan Nabi. Selanjutnya kamu juga akan disajikan makanan khas termasuk hidangan tradisional seperti maqluba, yang secara harfiah berarti terbalik.

Menyerap Atmosfer Kota Tua yang Ramai Dengan Warga yang Ramah Juga
“Small street in then Old City, Jerusalem, Israel,” (istockphoto.com)

Ketika menyambut Ramadan di Yerusalem, maka kamu akan  disuguhkan suasana juga pemandangan yang indah dan penuh perayaan, karena pada saat itu dapat dirasakan bahwa jalanan, toko, dan rumah semuanya dihiasi dengan lampu warna-warni, yang mulai berlaku saat matahari terbenam ketika buka puasa.

Bahkan ada banyak sekali makanan dan manisan khusus yang hanya dapat dilihat dan dibeli selama bulan ini. Bahkan sambil menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit, kamu bisa bersantai bersama teman dengan bermain permainan khas Yerusalem yang sangat menarik.

Selanjutnya salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi, yaitu Muslim Quarter merupakan tempat terbesar dari empat perempat wilayah Kota Tua ini.

Baca Juga  Cara Memilih Durian yang Bagus: Pecinta Durian Wajib Menyimak

Di sini kamu akan menemukan labirin gang, jalan berbatu, semarak, shuk yang dan peninggalan arsitektur dari berabad-abad yang lalu yang sangat indah.

Itu adalah salah satu destinasi yang tidak bisa dilewatkan. Quarter juga merupakan rumah bagi Via Dolorosa, sebuah situs Kristen penting yang menandai sembilan Stasi Salib pertama.

Selama Ramadan, area ini akan ramai dengan energi dan semangat perayaan. Aroma makanan dari pasar terdekat juga dapat menembus langit malam yang sejuk saat musik Arab dimainkan, dan penduduk setempat menikmati hidangan tradisional, seperti kataif pancake dan menyesap minuman asam dan almond.

Ide Baru Untuk Menikmati Suasana Ramadan di Yerusalem Saat Pandemi
Jerusalem old city skyline panoramic aerial view (istockphoto.com)

Jika kamu ingin melihat sekilas pengalaman Ramadan di kota suci, maka kamu dapat melakukan inisiatif yang disebut “Malam Ramadhan dari Yerusalem”.

Upaya tersebut merupakan upaya kolaboratif dari lembaga budaya, lembaga keagamaan, dan organisasi komunitas terkemuka yang bertujuan untuk memperluas kesadaran budaya Muslim dan Ramadan secara digital sepenuhnya.

Platform virtual ini nantinya akan menyediakan orang-orang yang sekarang tidak dapat berpartisipasi dalam acara berskala besar, seperti doa dan pertemuan publik dengan konten yang bermakna dan beragam.

Adapun kegiatan-kegiatannya antara lain, ceramah, tour virtual, pembacaan doa, pertunjukan musik, lokakarya kuliner dan kegiatan anak-anak yang semuanya tersedia, baik dalam streaming langsung atau sesuai permintaan di inisiatif situs web tersebut.

Platform ini terdiri dari tiga bahasa yaitu acara yang dapat dinikmati dalam bahasa Arab, Ibrani juga Inggris. Masing-masing organisasi yang berpartisipasi mengedepankan bidang keahliannya ke dalam inisiatif. Misalnya yaitu Museum Menara Daud yang menawarkan Kota Suci tur virtual, serta yang berfokus pada akar Yudaisme, Kristen, dan Islam di kota itu.

Baca Juga  Yuk Intip Masjid Terindah di Dunia yang Sangat Megah dan Mempesona
Kesimpulannya

Jika kamu dapat pergi ke Yerusalem untuk menikmati Ramadan di sana, maka kamu bisa merasakan liburan yang sebenarnya dengan mengunjungi Yeusalem Timur dan beberapa tempat-tempat favorit lainnya.

  1. Tempat favorit pertama yang wajib dikunjungi adalah Jalan Nablus Yerusalem. Pada jalan ini kamu akan menikmati jalan yang dipenuhi dengan pedagang yang menjual semua jenis hadiah, alat rumah tangga, kerajinan, makanan khusus dan barang-barang lainnya yang tentunya sangat unik.
  2. Tempat favorit kedua adalah Gerbang Damaskus di Yerusalem, yang tentunya ramai dengan orang-orang dari segala usia dan ada banyak penjual yang menjual makanan panggang, teh, dan makanan serta minuman lainnya.
  3. Dan tempat favorit terakhir adalah Kawasan Muslim di Kota Tua Yerusalem, yang telah didekorasi dengan lampu-lampu pesta warna-warni yang digantung di sepanjang dinding dan di seberang gang.

Bagaimana, bukankah suasana Ramadan di Kota Tua Yerusalem sangatlah menarik perhatianmu dengan suasana kota yang begitu indah dan bertemu orang-orang yang sangat ramah, dan saat ini apakah kamu tertarik untuk pergi ke sana? Selamat Menjelajah!

Comment

Artikel Terkait