by

Pewarna dan Pengharum Alami Dalam Kue-kue Tradisional Indonesia

Siapa yang suka dengan kue-kue tradisional Indonesia? Rasanya semua orang pasti suka, bahkan juga orang-orang dari luar Indonesia. Tentu saja hal ini karena kue-kue tradisional Indonesia terkenal akan keberagamanya, rasa yang lezat dan warna-warna yang sangat cantik.

Setiap daerah di Indonesia, mempunyai kue-kue khas yang telah menjadi warisan turun-temurun dan memperkaya khazanah kuliner indonesia. Rasa dan penampilan kue-kue tersebut, tercipta dari penggunaan bahan-bahan yang segar serta pewarna dan pengharum alami, yang didapat dari berbagai tanaman yang tumbuh subur di setiap jengkal tanah di Indonesia.

Di antara banyaknya tanaman tersebut, ada delapan jenis yang selalu digunakan dalam pembuatan kue-kue tradisional Indonesia, yaitu:

1. Daun Pandan

ekstrak pandan - daun pandan potret stok, foto, & gambar bebas royalti

 

Daun pandan yang mempunyai nama latin pandanus amaryllifolius, merupakan tanaman yang mempunyai daun berbentuk memanjang dan tersususn rapat. Sebagian jenis pandan mempunyai bagian tepi daun yang bergerigi. Tanaman ini sangat sering digunakan dalam pembuatan makanan dan minuman di Indonesia.

Daun pandan sangat mudah dibudidayakan dan bukan termasuk tanaman yang manja dan memerlukan perawatan khusus. Pada bulan Ramadan, daun pandan semakin banyak peminatnya, karena selalu dipakai dalam pembuatan hidangan berbuka puasa seperti aneka bubur, kolak dan kue-kue.

Tak terhitung lagi jenis kue tradisional Indonesia yang menggunakan daun pandan sebagai pewarna dan pengharum alami. Di antaranya ada kue ketan srikaya pandan, kue bugis hijau, kue lapis tepung beras, kue putu bambu, kue talam hijau dan kue bolu pandan.

2. Daun Suji

daun suji - daun suji potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Seperti daun pandan, daun suji juga mempunyai bentuk yang memanjang dan tersusun rapat. Perbedaannya adalah daun pandan memiliki tulang daun yang menonjol. Selain itu, daun suji mempunyai warna hijau yang lebih tua dan pekat. Daun pandan tumbuh tidak terlalu tinggi, melebar dan menyemak, sedangkan daun suji tumbuh meninggi.

Baca Juga  Bagaimana Cara Mendapatkan Penginapan Murah untuk Berlibur Bareng Keluarga?

Dalam penggunaannya, daun suji hampir selalu digunakan secara bersama dengan daun pandan karena daun suji memberi warna hijau yang lebih kuat, sedangkan daun pandan memberi aroma harum pada makanan atau minuman. Daun suji hanya memberi warna hijau tanpa aroma yang harum.

Cara menggunakan kedua jenis daun tersebut adalah dengan memotong-motong dan menghaluskannya secara berbarengan. Bisa dengan cara ditumbuk atau menggunakan blender dengan ditambah sedkit air. Blender sebentar saja supaya tidak menjadi pahit.

3. Daun Jeruk

kapur kaffir - daun jeruk purut potret stok, foto, & gambar bebas royalti

 

Jenis daun jeruk yang digunakan dalam pembuatan kue, minuman, atau pun masakan Indonesia adalah daun jeruk purut, karena memberi aroma harum yang lebih kuat dibandingkan dengan jenis tanaman jeruk lainnya. Daun jeruk biasanya digunakan untuk untuk mengharumkan kue lapis sagu, terigu, atau tepung beras. Jenis kue lainnya yang memakai daun jeruk adalah kue bika ambon dan kue talam.

Bukan hanya pada kue-kue basah, daun jeruk juga digunakan dalam pembuatan kue kering yang digoreng, seperti, kacang goreng daun jeruk, kue bawang dan rempeyek. Daun jeruk akan lebih keluar harumnya jika tulang di bagian tengah daunnya dibuang saat akan digunakan.

4. Kunyit

bubuk kunyit dalam cangkir kayu, kunyit segar. - kunyit potret stok, foto, & gambar bebas royalti

 

Bagian dari tanaman kunyit yang digunakan sebagai bumbu dapur dan pewarna alami, dalam masakan dan kue-kue Indonesia adalah rimpang yang merupakan tempat tumbuh tunasnya. Kulit rimpangnya berwarna kecoklatan, sedangkan bagian dalamnya berwarna kuning tua atau jingga.

Kue-kue tradisional Indonesia yang sering menggunakan kunyit dalam pembuatannya adalah kue bika ambon, kue lumpur, aneka jenis bakwan dan ketan kuning. Warna kunyit yang cerah akan semakin keluar di dalam kue dan masakan, jika dicampur dengan sedikit air perasan jeruk nipis.

Baca Juga  Baik untuk Kesehatan, Berikut Manfaat Telur yang Harus Diketahui
5. Bunga Telang

close-up bunga kacang kupu-kupu segar di keranjang - bunga telang potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Bunga telang adalah sejenis tanaman merambat yang seringkali tumbuh liar di pinggir jalan dan mudah dibudidayakan. Warna bunga telang kebanyakan biru, tetapi ada sebagian yang berwarna ungu dan putih. Cara menggunakannya dengan cara diseduh dan direndam di dalam air panas mendidih, lalu disaring dan diambil airnya.

Sebagai pewarna alami pada kue, bunga telang tidak memberi rasa pahit sehingga tidak mempengaruhi rasa kue. Jenis-jenis kue yang mengguanakan bunga telang dalam pembuatannya antara lain kue bolu bunga telang, kue dadar gulung, kue klepon, kue talam, kue lapis tepung beras, sagu, atau terigu. Selain itu, bunga telang juga bisa dipakai dalam pembuatan tumpeng nasi yang berwarna biru atau ungu.

6. Ubi Merah

ubi jalar mentah di atas meja kayu - ubi merah potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Ubi merah yang sebenarnya berwarna jingga sering sekali digunakan dalam membuat berbagai kue tradisional Indonesia. Warna jingganya yang sangat cerah mempercantik penampilan kue-kue tersebut. Selain itu, tentu saja rasa dari ubi merah sendiri sangatlah manis dengan tekstur yang lembut.

Dengan menggunakan ubi merah, selain mendapatkan rasa yang enak, kita juga mendapat penampilan kue yang cantik. Ubi merah biasanya digunakan untuk membuat kolak, talam ubi, kue ku ubi merah, bugis ubi merah, kue lumpur dan kue lapis ubi merah.

7. Ubi Ungu

ubi ungu untuk dijual di pasar - ubi ungu potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Seperti ubi merah, ubi ungu juga memberi warna yang cerah pada kue-kue tradisional Indonesia. Ubi ungu sering digunakan dalam pembuatan  kue talam ubi, kue ku ubi ungu, bugis ubi ungu, kue lumpur dan juga kue lapis. Air rebusan ubi ungu mempunyai warna ungu yang sangat pekat, sehingga bisa juga digunakan untuk membuat puding, nasi uduk, ketan atau tumpeng yang berwarna ungu.

Baca Juga  Mie Lobster Warung Aceh Wisata Dengan Bumbu Rempah Khas Aceh Selatan Menggugah Selera
8. Buah Naga Merah

pitaya dipotong setengah pada latar belakang hitam - buah naga potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Mempunyai kulit luar dan bagian daging buah yang berwarna merah menyala dengan bintik-bintik hitam, buah naga merah memberi warna yang cerah dan cantik dalam kue-kue tradisional Indonesia.

Jenis kue yang sering menggunakan buah naga merah dalam pembuatannya, antara lain kue nagasari, kue lumpur, kue cubit, kue bolu, kue talam, hingga kue semprong. Selain itu, buah naga merah juga sering digunakan sebagai campuran puding dan berbagai jenis minuman.

Berbagai jenis daun, buah, bunga, bahkan rimpang dari tanaman-tanaman khas Indonesia tersebut di atas, selain berfungsi sebagai pengharum dan pewarna alami dalam makanan, munuman dan kue-kue tradisional Indonesia, juga mempunyai banyak khasiat dalam menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Menggunakan pewarna dan pengharum alami sangat disarankan, untuk menjaga kesehatan dan menghindari berbagai penyakit, yang bisa timbul dari peggunakan pewarna dan pengharum makanan buatan yang tidak aman bagi kesehatan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Publikasi Terkait Lainnya