by

Ini Dia Keunikan Bazar Ramadan yang Menimbulkan Daya Tarik Tersendiri

Ada beberapa keunikan bazar ramadan yang tidak banyak diketahui orang. Semua keunikan ini membuat bazar terlihat lebih menarik. Masyarakat akan merasa kecewa kalau bertepatan dengan bulan puasa, ternyata bazar semacam ini malah dihilangkan.

Keunikan-keunikan ini yang mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke bazar ramadan. Jadi pasar dadakan ini tidak hanya tentang takjil berbuka puasa semata, tetapi juga terkait dengan daya tarik masyarakat pengunjung untuk mendatanginya bahkan setiap hari. Ini dia keunikan-keunikan yang dimaksud:

1. Semua Produk Jualan adalah Takjil

Di dalam bazar ramadan, semua produk yang dijual adalah takjil untuk menu berbuka. Kategorinya bermacam-macam dari makanan ringan (snack) sampai makanan berat. Selain makanan, di sini juga terdapat aneka jenis minuman dengan berbagai rasa dan warna.

Produk jualan di bazar ramadan memang hanya produk makanan dan minuman. Karena tujuan dibangunnya bazar semata untuk membantu masyarakat yang ingin membeli menu untuk berbuka puasa. Dan kalau melihat bazar di beberapa tempat memang yang dijual hanya makanan dan minuman saja bukan yang lain.

2. Harga Setiap Kios Rata atau Sama

Keunikan bazar ramadan yang berikutnya ialah harga makanan dan minuman di setiap kios rata atau sama. Banderol yang paling murah Rp5000 dan yang termahal Rp15.000. Nyaris tidak ada pedagang di bazar ramadan yang menjual aneka makanannya di atas harga tersebut.

Ini yang terkadang membingungkan para pembeli karena jumlah dan jenis makanan serta minumannya beragam, harganya juga murah. Alhasil, mereka pun memborong banyak makanan dan minuman untuk dijadikan menu buka puasa. Sekalipun demikian ternyata yang sama rata hanya harganya saja, tetapi dari ukuran kemasan berbeda tergantung kualitas rasa dari makanan dan minuman yang dijual.

Baca Juga  Review Taman Adipura Sumenep yang Indah
3. Penjualnya dari Kalangan Muda

Sebagian besar orang yang membuka kios di bazar ramadan bukan pedagang yang memang fokus berjualan, melainkan yang musiman. Luar biasanya lagi, ada orang yang berjualan di sana semata untuk hobi saja sembari menyalurkan kreativitas dan mendapatkan keuntungan.

Makanya, bazar ramadan selalu didominasi oleh pedagang yang masih berusia muda. Anak sekolah pun ada yang berjualan di bazar tersebut. Bahkan mereka berkoordinasi dengan teman-temanya untuk sumbangan modal. Sepertinya bazar ramadan bisa menjadi tempat latihan berniaga untuk kalangan milenial di Indonesia.

4. Jam Buka Bazar

Bazar ramadan tidak seperti pasar biasa yang bukanya pagi hari atau bahkan malam hari. Tetapi pasar khusus bulan ramadan ini biasanya buka petang yaitu dari jam 14.00 dan tutup beberapa saat selepas adzan magrib. Biasanya para pedagang ini berbuka puasa di kiosnya bersama pedagang yang lain.

Nah, karena jam tutup bazar selepas adzan magrib, tentu banyak pembeli yang sekalian berbuka di bazar. Pihak pedagang pun mempersiapkan segala sesuatunya seperti tikar, tempat cuci tangan, tusuk gigi dan selainnya. Baru ketika semua pelanggan tidak ada, kios pun ditutup dan buka kembali keesokan harinya.

Nah di saat itu keramaian berpindah ke toko baju dan gerai camilan. Para pengunjung mulai mempersiapkan hal-hal yang harus ada ketika sudah tiba hari raya. Ini wajar asalkan tetap mengingat kalau ada ibadah seperti sholat-sholat malam, baik yang wajib maupun yang sunah yang harus menjadi prioritas utama.

5. Ada Peresmian Tahunan

Sekalipun bazar ramadan hanya dilaksanakan satu tahun sekali dan hanya dalam waktu satu bulan, tetap ada peresmian dari pihak terkait. Biasanya, yang membuka kegiatan ini adalah kepala daerah atau perwakilan dari dinas perdagangan. Nah, yang unik ialah, setiap mengadakan kegiatan bazar pasti ada peresmian dan ini dilakukan di satu tempat saja.

Baca Juga  Rekomendasi Tempat Wisata di Surabaya Selain Mall yang Wajib Kamu Kunjungi

Sekalipun demikian, peresmian yang dimaksud tidak begitu megah. Biasanya hanya ditandai dengan pengguntingan pita saja atau dengan menerbangkan balon. Tentunya juga tidak ada hiburan jenis apapun karena peresmian bazar ramadan bertepatan dengan masyarakat menjalankan ibadah puasa.

6. Semua Penjual Menggunakan Seragam

Keunikan bazar ramadan yang berikutnya adalah semua penjual menggunakan seragam. Ini terbilang unik karena mereka tidak membawa produk dari brand tertentu, tidak juga dari satu komunitas tertentu. Tetapi ternyata mereka sumbangan untuk membeli seragam sendiri yang akan digunakan saat berjualan di bazar.

Tentunya ini bisa menjadi daya tarik yang bagus bagi pengunjung. Apalagi kiosnya juga seragam yang biasanya diperbantukan dari dinas terkait. Baju seragam bazar akan diberikan kepada penjual dan di tahun berikutnya, seragam tersebut masih bisa digunakan kembali kalau masih ingin berjualan di bazar ramadan.

7. Makanan dan Minumannya Beragam

Salah satu alasan pengunjung mengunjungi bazar ialah karena di bazar, makanan dan minumannya beragam. Mereka rela berjalan mengitari bazar hanya untuk melihat-lihat makanan dan minuman tersebut. Baru, kalau ada yang cocok langsung dibayar dan dibawa pulang. Namun dipastikan, Anda akan kebingungan kalau tidak langsung menjatuhkan pilihan.

Yang paling menarik minat di bazar ramadhan adalah menu minuman. Yang mana, dari tampilannya saja sudah segar karena penuh toping dan ada gradasi warna. Bahkan dalam satu gelas ada gradasi sampai 3 warna. Ini yang membuat pembeli langsung membayar dan tidak akan melihat makanan dan minuman di kios yang lain.

Tidak dimungkiri keunikan bazar ramadan di atas yang telah menjadi daya tarik masyarakat untuk mengunjunginya. Mereka beralasan ngabuburit sembari melihat-lihat makanan dan minuman yang cocok untuk berbuka puasa. Dan tanpa bazar ramadan, sepertinya ada yang kurang dari bulan yang penuh berkah ini. Untuk itu, pemerintah daerah pasti mengagendakan program secara terencana jauh-jauh hari sebelumnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Publikasi Terkait Lainnya