by

Cari Tahu yuk Sejarah dan Olahan Coklat Itu Apa Saja

Hampir semua orang menyukai coklat, meskipun kamu mungkin tidak menyukainya. Namun, cenderung orang menyukai coklat. Coklat pun sudah akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Namun, untuk lebih jauh, sudahkah kamu mengetahui sejarah dan olahan coklat itu apa saja?

wanita menggigit cokelat batangan - coklat potret stok, foto, & gambar bebas royalti

A. Sejarah

Menurut ahli ekologi dari hasil penelitiannya, coklat berasal dari kata Aztec, yakni xocoatl. Dimana kata ini merujuk pada hasil olahan makanan maupun minuman yang memiliki rasa pahit. Coklat ini berasal dari buah yang bernama kakao. Buah ini menurut Wikipedia, muncul untuk pertama kali di  Amerika tengah, tepatnya di daerah Amazon.

Lalu kemungkinan sampai ke daerah Chiapas, dimana daerah ini merupakan daerah bagian paling selatan dari Negara Meksiko. Pada awalnya, kakao tidak dibuat untuk membuat coklat. Melainkan untuk mengambil selaput putih yang terdapat di biji kakao, untuk digunakan sebagai sumber gula pada minuman alkohol.

Hal ini, diperkuat oleh temuan pada situs pengolahan coklat yang berkisar pada tahun 1100-1400, tepatnya di daerah Puerto Escondido, Honduras. Dimana ditemukan residu yang diperoleh dari tangki-tangki menunjukan bahwa kakao ini bukan dibuat untuk coklat, melainkan sebagai sumber gula pada alkohol.

Namun berkisar tahun 400 SM, ditemukan bahwa kakao dibuat untuk membuat minuman coklat. Hal ini dikarenakan residu coklat ditemukan pada tembikar dan digunakan oleh Suku Maya, tepatnya di daerah Azul, Guatemala Utara.

Menurut suku ini, pohon kakao atau mereka menyebutnya pohon kakawa. Dimana buahnya nanti akan dikonsumsi dan dijadikan minuman xocolᾱtl (minuman yang memiliki rasa pahit), dan mereka mempercayai bahwa minuman ini melambangkan simbol kemakmuran.

Bangsa ini pun memiliki cara penyajian yang unik dan tidak bisa disajikan dengan sembarang orang. Biasanya disajikan dengan memegang wadah yang berisi cairan coklat, lalu diangkat setinggi dada lalu dituangkan ke wadah yang sudah ditempatkan di tanah.

Baca Juga  Bagi Pecinta Buah, Ketahui 5 Makanan Penutup Bercita Rasa Buah yang Menyegarkan

Penyaji yang sudah ahli dapat menyajikan minuman coklat lengkap dengan busa, dimana bagian tersebut termasuk bagian yang sangat bernilai. Apakah kamu penasaran busa ini berasal dari mana?

Nah busa ini ternyata berasal dari lemak kakao atau cocoa butter, tetapi terkadang orang Meso-Amerika ini menambahkan busa tambahan.  Sepertinya, meminuman minuman yang mengandung coklat atau memakan bubur yang mengandung coklat di dalamnya, bagi orang Meso-Amerika dianggap sangat penting.

Untuk dapat mengonsumsi coklat, diperlukan biji kakao ini difermentasi terlebih dahulu. Lalu setelah dipanggang kemudian ditumbuk hingga halus, sehingga menghasilkan bubuk coklat yang siap diolah sesuai dengan kebutuhan.

Kebiasaan minuman coklat ini diperkirakan terjadi pada tahun 450-500 SM, pada masa itu meminum coklat dianggap sangat penting karena menyimbolkan status sosial yang penting.  Biasanya Suku Maya mengonsumsi coklat dengan vanilla, lada merah, maupun rempah-rempah yang lainnya.

Selain itu, minuman ini pun dipercaya dapat mencegah kelelahan. Hal ini dikarenakan kandungan theobromin yang terkandung pada coklat. Dengan demikian, hal tersebut membuktikan bahwa mengonsumsi coklat pada masa itu memanglah sangat penting.

Meskipun begitu, berkisar pada tahun 900 SM, peradaban dari suku Maya klasik runtuh kemudian digantikan oleh bangsa Toltec, coklat atau biji dari kokoa ini tetap menjadi komoditas utama bagi Meso-Amerika.

Atau pada masa kekuasaan kerajaannya Aztec, sekitar tahun 1500 SM, biji kakao memiliki arti makanan para dewa atau theobroma dalam bahasa Yunani. Biasanya biji dari kokoa ini digunakan untuk upacara-upacara agama maupun digunakan untuk dijadikan hadiah.

Pada masa Kolombia-Meso Amerika, cacao bean atau biji kakao kerap dijadikan mata uang. Hal itu diperkuat oleh contoh, suku Indian Aztec untuk mendapatkan satu ayam Turki, maka harus menukarnya dengan 100 biji kakao atau untuk mendapatkan 1 buah Avokad maka perlu menukarkan tiga biji kakao.

Baca Juga  Seruput Kopi Arabika Enaknya Ditemani Kuliner Satu Ini

Coklat masih menjadi primoda, bahkan pada awal abad ke-17. Coklat diolah hingga menjadi minuman penyegar dan sangat digemari oleh para penghuni istana.  Hingga pada akhirnya, coklat menyebar sampai kepada para elit eropa.

Namun, harga coklat menjadi murah melalui negosiasi yang damai sehingga minuman coklat ini dapat dinikmati oleh kelas para pedang. Kira-kira setelah kedatanganya 100 tahun yang lalu, Kepopuleran coklat semakin memuncak hingga di London didirikan rumah coklat.

Rumah coklat ini berfungsi untuk menyimpan semua penyimpanan coklat. Rumah coklat ini dibuka atau didirikan sekitar tahun 1657 dan seiring menyebar serta berkembangnya coklat, olahan coklat pun tidak dijadikan minuman saja, melainkan dijadikan ice cream. Resep makanan ini dibuat pada tahun 1668 berasal dari Negara Inggris.

Coklat pun dikembangkan menjadi susu oleh seorang dokter sekaligus kolektor bernama Hans Sloane. Dimana dia mengembangkan susu rasa coklat di Jamaika, kemudian diminum oleh  suku Apothecary. Namun, seiring berjalannya waktu susu rasa coklat ini dijual oleh cadbury bersaudara.

Pada awal masuk ke Eropa semua coklat memanglah dikonsumsi dalam bentuk cair atau minuman, tetapi pada tahun 1847 ditemukannya coklat yang bentuknya padat. Seiring berlalunya waktu, coklat diolah dengan berbagai resep sehingga menjadi coklat yang kita kenal sekarang.

B. Berbagai olahan coklat:
  • Puding coklat
  • Coklat batang
  • Susu coklat
  • Minuman coklat
  • Brownies dan cake coklat
  • Bola-bola coklat
  • Dodol coklat
  • Snack dengan rasa coklat
  • Dan lain sebagainya

Setelah mengenal sejarah dan olahan coklat, bukankah kamu mulai menyadari segala hal termasuk makanan atau minuman memiliki sejarah dan memiliki nilai tersendiri? Dengan demikian, kamu bisa lebih menghargai makanan yang kamu konsumsi.

Comment

Berikan Komentar Untuk Tulisan Ini

Artikel Terkait