oleh

Aneka Makanan dan Minuman untuk Menjaga Kesehatan Ginjal!

Apa nama organ di tubuhmu yang berbentuk seperti kacang merah? Ini bukan pertanyaan teka-teki, tetapi pertanyaan untuk mengenali kesehatan diri. Betul! Jawabannya adalah ginjal. Ginjal adalah dua organ berbentuk kacang yang memiliki banyak tugas. Salah satu tugasnya adalah menyaring sekitar 200 liter darah setiap hari.

Proses penyaringan akan menghasilkan zat sisa dan cairan berlebih yang harus dikeluarkan oleh tubuh. Zat tersebut nantinya akan dikeluarkaan melalui urine. Jadi, setiap harinya ginjal membuang urine kira-kira sebanyak 2 liter, dan 198 liter lainnya dipergunakan oleh tubuh. Dapat dibayangkan betapa lelahnya ginjalmu.

Selain itu, ginjal juga memiliki tugas lain yang tidak kalah penting. Seperti mengontrol keseimbangan pH darah, membuat gula (glukosa) jika darah tidak memiliki cukup gula, memproduksi sel darah merah, mengaktifkan Vitamin D untuk kesehatan tulang dan gigi, dan menyeimbangkan kadar air dalam tubuh.

Mengingat sangat banyak tugas yang menjadi tanggung jawab ginjalmu, wajar loh jika kamu memberinya reward. Reward-nya tidak usah muluk-muluk. Cukup makanan dan minuman yang sehat. Dipastikan, ginjalmu akan bersuka cita menerimanya. Makanan dan minuman sehat tersebut akan menjaga kesehatan ginjalmu. Ibarat mesin, perawatan yang dilakukan dengan rutin dapat mengefektifkan kerja mesin. Begitu pula dengan ginjal. Jika ginjalmu sehat, maka manfaat sehat akan menjadi milikmu.

Tunggu apa lagi? Ketahuilah makanan dan minuman yang bermanfaat menjaga kesehatan ginjal.

1. Kembang Kol

Kembang kol adalah sayuran yang mengandung asam folat dan serat. Apa itu asam folat? Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B kompleks yang dapat larut dalam air. Zat ini berperan dalam pembentukan sel darah merah, penjaga daya tahan tubuh, dan penunjang proses tumbuh kembang janin. Adapun manfaatnya bagi ginjal. Asam folat bermanfaat memperlambat perkembangan kerusakan ginjal.

Selain itu, kembang kol memiliki kandungan rendah potasium yang aman dikonsumsi oleh pengidap penyakit ginjal kronis. Pasien penyakit ginjal sering disarankan oleh dokter untuk mengonsumsi kembang kol. Ketika dijadikan sebagai campuran masakan sop, rasanya cukup lezat, loh.

2. Kangkung

Kangkung adalah jenis sayuran yang banyak ditemukan di Indonesia. Sayuran ini seringkali diolah dengan cara ditumis. Apalagi kalau ditambah dengan tauco. Sedap! Kangkung memang baik untuk dikonsumsi karena rendah kandungan kalori dan lemaknya. Sementara itu, daunnya kaya akan vitamin, antioksidan, dan mineral.

Asam folat yang dikandung kangkung juga dapat membantu untuk mengurangi tekanan darah tinggi dan mengendurkan pembuluh darah. Pada akhirnya, akan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh. Tapi perlu diingat, kangkung cenderung tinggi kalium, sehingga adakalanya tidak cocok bagi orang dengan diet terbatas kalium.

Baca Juga  Resep Kue Ketan Srikaya dan Kentang Srikaya, Dua Hidangan Spesial dari Aceh
3. Lobak

Lobak dapat diolah dengan cara dipanggang, direbus, atau dihaluskan sebagai bubur. Lobak terkenal sebagai makanan yang baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Hal ini dikarenakan lobak rendah kandungan kalium, tapi kaya akan fosfor dan nutrisi penting lainnya.

Selain itu, lobak dapat memberikan manfaat detoksifikasi, yaitu pembuangan racun secara alami dari tubuh. Salah satu penyebab penyakit ginjal adalah karena tercemarnya darah dalam tubuh. Salah satu pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan membersihkan darah. Lobak putih dapat dikonsumsi untuk memurnikan darah hingga batas tertentu.

4. Bayam

Bayam merupakan sumber vitamin A. Sumber vitamin A diperlukan untuk memproduksi jaringan epitel, yaitu jaringan yang melapisi tabung filtrasi kecil di dalam ginjal dan saluran kemih. Fungsinya adalah melapisi seluruh organ, pembuluh darah, pembuluh getah bening, dan rongga dalam tubuh.

Meskipun bayam baik bagi kesehatan ginjal, tetapi konsumsinya tidak boleh berlebih. Berlebihan mengonsumsi bayam bisa menyebabkan beberapa efek negatif yang jarang terjadi dalam keadaan tertentu. Contohnya, banyaknya kandungan purin dalam bayam, jika jumlahnya berlebih dalam tubuh maka zat tersebut akan diubah menjadi asam urat.

5. Kubis

Kubis merupakan sayuran bebas potasium, sehingga aman bagi ginjal. Sayuran ini juga mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk melawan radikal bebas berbahaya di dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi risiko disfungsi ginjal. Selain itu, kubis juga kaya akan kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan ginjal. Kubis dapat dimakan mentah atau dimasak. Namun, lebih baik dimasak untuk mengurangi kandungan kaliumnya.

Ada beberapa jenis kubis, tapi kamu bisa memilih kubis ungu. Hal ini dikarenakan kubis ungu memiliki kandungan fosfor yang lebih rendah. Fosfor adalah mineral yang jumlahnya paling banyak di dalam tubuh. Di dalam tubuh, fosfor punya berbagai peran penting, seperti membentuk serta menguatkan jaringan tulang dan gigi, memberikan energi bagi tubuh, dan menghasilkan protein. Namun, penumpukan fosfor justru bisa berdampak buruk bagi tubuh. Kondisi kelebihan fosfor dalam tubuh disebut hiperfosfatemia.

6. Bawang Putih

Bawang putih mengandung senyawa quercetin. Quercetin adalah pigmen tanaman yang mengandung senyawa antioksidan yang cukup kuat, yaitu flavonoid. Flavonoid bermanfaat melawan kemerahan dan iritasi.

Selain itu, quercetin pada bawang putih dapat memberikan perlindungan terhadap kerusakan ginjal bagi para perokok. Bagi yang bukan perokok, zat ini tetap melindungi ginjal dari kerusakan, bahkan bisa meningkatkan fungsi ginjal dalam menyaring limbah dari darah. Dengan begitu, darah hanya membawa zat bermanfaat dalam tubuh dan terhindar dari risiko keracunan makanan ataupun minuman.

Baca Juga  5 Jenis Rempah-rempah Indonesia yang Paling Diminati Masyarakat Internasional!
7. Ikan Laut yang Tinggi Omega-3

Beberapa ikan laut dalam seperti salmon, tuna, dan lainnya memiliki kandungan omega-3 (lemak sehat) yang cukup tinggi. Lemak omega-3 dapat mengurangi kadar lemak dalam darah dan juga sedikit menurunkan tekanan darah. Perlu diketahui bahwa tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko penyakit ginjal. Dengan begitu, lemak sehat ini mampu mencegah penurunan fungsi ginjal.

Selain itu, omega-3 dapat membantu mengurangi risiko penurunan daya berpikir, depresi, dan kecemasan. Meski demikian, kamu tetap harus membatasi porsi makan karena sebagian besar ikan laut mengandung kadar fosfor yang cukup tinggi.

8. Air Putih

Air adalah salah satu asupan terpenting bagi tubuh. Jumlah konsumsi air yang dibutuhkan tiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, intensitas aktivitas harian, dan kondisi kesehatan seseorang. Satu hal yang pasti, kamu dapat menjaga ginjal tetap sehat dengan mengonsumsi air putih.

Para peneliti mengatakan, bahwa peningkatan asupan cairan dapat meningkatkan volume urine dan menurunkan risiko kekambuhan batu ginjal. Namun, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara pengobatan batu ginjal yang tepat, bukan untuk mencegah penyakit tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, konsumsi air putih mungkin bisa membantu pengobatan bagi batu ginjal.

9. Air Kelapa

Air kelapa memiliki beragam manfaat. Salah satunya adalah untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Air kelapa pun mengandung banyak nutrisi, seperti protein, karbohidrat, serat, kalium, kalsium, hingga vitamin C.

Menurut sebuah penelitian pada tikus yang memiliki batu ginjal, air kelapa mampu mencegah kristal menempel pada ginjal dan bagian lain dari saluran kemih. Hal ini menguatkan dugaan para peneliti bahwa air kelapa dapat membantu mengurangi produksi radikal bebas, yang terjadi sebagai respons terhadap kadar oksalat yang tinggi dalam urine. Namun, studi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan kebenarannya.

10. Infused Water

Infused water adalah minuman berupa rendaman buah-buahan dalam air putih. Buah-buahan tersebut direndam selama beberapa jam atau dibiarkan semalaman di kulkas. Terasa sensasi menyegarkan ketika minum infused water yang diyakini memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah bermanfaat sebagai detoksifikasi.

Buah-buahan yang umum digunakan untuk membuat infused water adalah lemon, apel, stroberi, dan nanas. Lemon mengandung sitrat yang dapat membantu menghilangkan kalsium dari ginjal, sehingga dapat mencegah pertumbuhan batu ginjal.

11. Teh Jahe

Indonesia adalah negara yang kaya akan rempah-rempah. Jahe adalah salah satunya. Menurut suatu penelitian, jahe bersifat menghilangkan radikal bebas dan mengurangi peradangan yang terkait dengan penyakit ginjal. Selain membersihkan ginjal, teh jahe juga dapat meredakan sakit perut, batuk, mual di pagi hari, serta menurunkan kadar kolesterol dan melawan infeksi.

Baca Juga  Cara Benar Mengolah Santan Supaya Masakanmu Menjadi Mak Nyus

Untuk mendapatkan manfaat dari jahe, parut lah jahe yang belum dikupas tapi sudah dicuci. Kemudian, masukkan jahe tersebut dalam air panas dalam gelas. Tutup gelas dan biarkan jahe terendam selama lima menit atau lebih. Boleh ditambahkan madu.

12. Smoothie Buah

Smoothie adalah minuman berbahan dasar buah yang dibekukan. Teksturnya lebih kental daripada jus. Smoothie bermanfaat untuk detoksifikasi ginjal. Buah yang dapat digunakan sebagai bahan pembuat smoothie yang baik bagi ginjal adalah nanas, jenis buah beri (seperti stroberi dan bluberi), dan buah bit.

Buah bit memiliki kualitas antioksidan. Selain itu, buah bit juga bisa membantu penghapusan kalsium di ginjal, meningkatkan fungsi ginjal, dan mengurangi kemungkinan terjadinya batu ginjal.

13. Jus Buah

Banyak buah yang mengandung kalium tinggi, seperti jeruk, pisang, dan kiwi. Namun, nanas dan apel merupakan beberapa jenis buah yang aman untuk ginjal karena kandungan kaliumnya rendah.

Nanas juga kaya akan serat, mangan, vitamin C, dan bromelain. Bromelain adalah enzim yang membantu mengurangi peradangan dan antikanker. Adapun apel mengandung serat penting yang disebut pektin. Pektin dapat membantu mengurangi beberapa faktor risiko kerusakan ginjal. Seperti darah tinggi dan tingginya kadar kolesterol.

14. Jus Sayur

Jenis sayur yang dapat dibuat menjadi jus misalnya seledri, mentimun, seledri, bayam, selada, dan wortel. Wortel sarat dengan karoten yang membantu melawan kanker serta menghilangkan racun dan logam berat dari ginjal. Serat yang ada pada wortel akan mengikat racun dan menghilangkan racun dari tubuh.

Jus sayur-sayuran ini baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Kamu dapat membuatnya mengunakan 1 jenis sayuran atau beberapa jenis sayuran sekaligus.

Menjaga kesehatan ginjal sebenarnya bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Karena yang diperlukan sebenarnya adalah membiasakan diri melakukan pola hidup sehat. Apa contohnya? Berolah raga secara teratur, minum air putih secukupnya, menghindari kelebihan berat badan, memperhatikan pola makan, mengurangi konsumsi makanan asin, menghindari roko dan alkohol, mengonsumsi obat sesuai saran dokter, menjauhi stres, menjaga tekanan darah, menjaga kadar gula darah (cek secara berkala), dan memeriksa ginjal secara berkala. Jika kamu sudah melakukan semua hal ini, berarti kamu sudah membuktikan cintamu pada ginjalmu sendiri. “I Love you, Kidneys!”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Publikasi Terkait Lainnya