by

Nggak Perlu Pusing, Simak 6 Tips Memulai Bisnis Kuliner untuk Pemula

Tips memulai bisnis kuliner untuk pemula akan memberikan antusiasme tinggi. Bisnis kuliner merupakan peluang usaha yang memiliki potensi konsumen besar, karena semua orang butuh makan dan minum.

Dalam bisnis kuliner, kamu menyajikan makanan dan minuman yang disukai orang atau memberikan makanan dan minuman hasil racikan buatan kamu. Oleh karena itu, kamu berpeluang besar dapat meraup keuntungan besar.

Bagi pemula, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan sebagai pertimbangan. Apa saja itu? Berikut ini tips memulai bisnis kuliner untuk pemula.

1. Konsep bisnis

Pertanyaan mendasar yang perlu kamu pikirkan, kamu hendak menjual makanan dan minuman apa? Kopi? Kue atau sajian lain?

Setelah itu, pikirkan konsep bisnis kuliner kamu, apakah akan menjadi restoran cepat saji, rumah makan keluarga, food truck?

2. Bentuk tim

Setelah menentukan konsep bisnis, kamu akan membutuhkan tenaga kerja. Jumlahnya berbeda tergantung dari konsep bisnis kamu. Jika kamu memakai konsep food truck, mungkin kamu hanya memerlukan satu atau dua orang karyawan saja.

Jika kamu ingin membentuk restoran, maka kamu jumlahnya akan sangat besar dengan layanan lengkap, seperti juru masak, kasir, penerima tamu, bartender/barista, waiters dan cleaning service.

Pada Intinya, pastikan kamu membentuk tim solid dalam masa awal bisnis kamu. Mengingat orang-orang yang bekerja di sektor food and beverage sering berpindah-pindah pekerjaan, pastikan kamu merekrut orang dengan mewawancarai secara langsung dan tidak terlalu mengandalkan referensi rekan atau saudara kamu.

3. Ukur pesaing kamu

Siapa pesaing dan menilai skala persaingan di bisnis kuliner akan memastikan, bahwa kamu memiliki pemahaman yang matang tentang apa yang akan kamu hadapi. Cara ini akan membantu kamu dalam bekerja efektif dan efisien agar tidak banyak dana dan energi terbuang.

Baca Juga  Apa Saja Perbedaan Mouse Wireless dengan Kabel? Lengkap Beserta Tips Memilihnya!
4. Analisis pasar

Kamu bisa melakukan survei untuk mengetahui segmen pasar yang dituju. Misalnya, apa makanan dan minuman lokal yang disukai konsumen. Jika kamu telah menentukan segmen pasar, kamu akan mudah juga menentukan lokasi penjualan kamu.

Survei dan analisa pasar ini perlu dilakukan rutin, selama usaha kamu beroperasinal, seperti menanyakan tanggapan konsumen atas kualitas sajian dan layanan yang kamu berikan.

Dari sini, kamu akan memiliki data sebagai bahan evaluasi dalam menentukan pengelolaan bisnis kamu ke depannya, apakah itu berkaitan dengan harga jual atau pemaksimalan makanan dan minuman yang banyak diminati pelanggan.

Tentunya, ini juga akan menjawab tantangan dalam bisnis kuliner yaitu keberlanjutan usaha hingga jangka panjang.

5. Modal yang cukup

Bagaimana pun juga modal mempunyai peran penting dalam memulai sebuah bisnis. Demikian juga dalam memulai bisnis kuliner untuk pemula. Setidaknya kamu perlu menyiapkan modal yang cukup, dalam memulai bisnis kuliner membantu bertahan beberapa bulan.

Hitung semua biaya awal dan operasional awal yang diperlukan, seperti gedung, perlengkapan, peralatan, bahan, pemasaran, dan periklanan. Modal yang cukup bukan berarti modal besar. Kamu bisa melakukan pengeluaran atau belanja secara efisien, dengan memaksimalkan operasional maksimal.

6. Pemasaran dan promosi

Pemasaran dan promosi merupakan inti yang harus kamu lakukan selama beberapa bulan pertama operasi. Setidaknya sampai bisnis kuliner kamu, telah membangun reputasi yang cukup dan menjadi bahan perbincangan orang-orang.

Dalam hal pemasaran dan periklanan, sebaiknya kamu menyerahkannya kepada para profesional untuk menyelesaikan pekerjaan ini karena fase awal bisnis merupakan momentum penting dalam memulai bisnis kuliner.

Itulah 6 tips memulai bisnis kuliner untuk pemula. Dalam memulai, kegagalan itu bisa saja terjadi. Tetapi keberanian untuk bangkit dan belajar akan membuat bisnis kuliner kamu akan kokoh ke depannya. Semoga berhasil.

Comment

Artikel Terkait