by

Inilah Alasan Karyawan Resign Dari Pekerjaan yang Wajib Perusahaan Perhatikan

Memiliki karyawan yang dapat membangun kualitas perusahaan adalah keinginan besar yang diharapkan oleh setiap pimpinan di perusahaan. Sayangnya, banyaknya karyawan yang berhenti bekerja membuat harapan perusahaan menjadi berhenti dan tak bisa dilanjutkan.

Barangkali di antara kamu ada yang sedang membangun perusahaan, namun kerap memiliki kendala akibat banyak karyawan yang memilih untuk resign.

Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas beberapa alasan yang membuat karyawan resign dari pekerjaan. Apa saja? Berikut penjelasannya!

1. Gaji Tidak Sepadan dengan Pekerjaan

memberikan uang tunai - gaji potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Nilai gaji tentu saja menjadi tolok ukur seseorang untuk melamar dalam pekerjaan. Akan tetapi, untuk membuat karyawan berhasil menetap, segalanya tidak selalu tentang jumlah gaji yang dibayarkan. Namun juga tentang kesepadanan antara gaji dan total penghasilan.

Beberapa orang, seringkali tergiur untuk segera menjatuhkan lamaran dengan alasan gaji besar yang ditawarkan. Dan begitu mereka berhasil dipekerjakan, yang ada justru keinginan untuk secepatnya resign.

Mengapa? Gaji yang diterima oleh karyawan telah di perhitungkan tidak sesuai dengan tenaga yang ia keluarkan. Oleh karena itulah, gaji besar sekalipun tidak selalu bisa mempertahankan karyawan.

2. Merendahkan Kinerja Karyawan

depresi menekankan wanita bisnis muda asia yang menutupi wajah menderita bos tangan di kantor. - karyawan dimarahi potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Memberi apresiasi pada karyawan adalah tindakan bijak bagi seorang pimpinan, untuk meningkatkan mutu kerja seorang karyawan. Sayangnya, hal ini sering diabaikan oleh beberapa bos perusahaan, yakni dengan merendahkan kinerja yang karyawan berikan.

Memang, karyawan yang tidak konsisten dalam pencapaian tujuan perusahaan layak menerima teguran, akan tetapi, jangan sampai merendahkan kinerja yang telah ia usahakan.

Menegur tentu saja menjadi pilihan lebih baik ketimbang harus merendahkannya, apalagi jika kinerja yang ia berikan sudah cukup memuaskan, akan tetapi masih saja disepelekan. Wah, kalau sudah seperti itu siapa saja pasti ingin cepat-cepat resign.

3. Gaji Bulanan Dipotong Harian

pengusaha menerima uang yang merupakan suap dari rekan mereka dengan keduanya korup di ruang perusahaan. - gajian potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Tanggal gajian menjadi waktu dambaan bagi semua karyawan. Setiap orang yang bekerja di sebuah perusahaan akan merasa senang begitu uang cair di tangan. Apalagi jika gaji yang dibayarkan benar-benar sesuai dengan perjanjian bayaran, pasti sangat-sangat memuaskan.

Baca Juga  14 Kiat Lejitkan Semangat Kerja Karyawan

Namun, bagi karyawan yang telah sepakat mendapat gaji bulanan dan mendapat potongan gaji yang sejumlah dengan total gaji harian, menjadi salah satu alasan mengapa seseorang memilih resign dari pekerjaan.

Kok bisa? Ini kan untuk mengantisipasi karyawan untuk tidak malas-malasan bekerja? Pertanyaan sedemikian tentu saja benar adanya, akan tetapi, pemotongan haruslah sesuai dengan hasil frekuensi kerugian kerja, dalam hitungan gaji bulanan yang harus didapatkan oleh karyawan, bukan dalam potongan gaji yang sesuai dengan gaji per harian.

Karena bagi seorang karyawan, perusahaan yang memberikan potongan gaji sesuai standar harian, seharusnya memberi gaji sesuai standar harian pula. Oleh karena itu, alangkah baiknya untuk memperhatikan hal ini ya.

4. Overtime Soal Pekerjaan

ketika stres mulai merayap masuk - lembur potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Mempekerjakan seorang karyawan secara berlebihan hingga melewatkan jam istirahat yang dibutuhkan, menjadi penyebab utama banyaknya karyawan yang memilih untuk resign. Terutama jika memakai weekend atau hari libur sebagai waktu untuk lembur.

Wah, nggak kebayang gimana perasaan karyawan yang tentunya ingin lekas berhenti dari perusahaan. Oleh sebab itu, pimpinan perusahaan harus penuh kebijaksanaan dalam menggunakan jam kerja pada karyawannya. Selain membuat karyawan tetap betah bekerja di perusahaan, kinerja yang diberikan karyawan tentu akan lebih baik dan memuaskan.

5. Suasana Kerja Membosankan

pekerja wanita kantoran tertekan dengan banyak dokumen di mejanya. - lembur potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Suasana kerja yang menyenangkan membuat seseorang yang bekerja di suatu perusahaan senantiasa merindukan pekerjaan.

Jika dihadapkan pada pilihan, bekerja di sebuah perusahaan besar yang memiliki suasana membosankan akan diminati oleh sedikit karyawan, dibandingkan dengan bekerja di perusahaan serdehana yang suasananya menyenangkan.

Kejadian ini, tentu saja tidak selalu menjadi kesalahan perusahaan, ada kalanya disebabkan oleh antar karyawan yang tidak sepadan dalam menuntaskan pekerjaan dalam bentuk kebersamaan.

Baca Juga  Cara Menghemat Kuota Internet: Salah Satu Cara untuk Menyelamatkan Keuangan

Namun di beberapa situasi, pengaruh pimpinan perusahaan juga telah mempengaruhi suasana pekerjaan. Pimpinan yang terlalu konsisten dan berpatokan pada pekerjaan yang harus diselesaikan, serta kaku dan tidak bersosialisasi, menyebabkan karyawan bosan dan memilih untuk segera berhenti.

6. Pimpinan Kurang Memberi Perhatian

sekretaris muda kewalahan oleh pekerjaan - lembur potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Setiap orang pasti membutuhkan perhatian, apalagi perhatian dari dia yang disayang. Membahas tentang perhatian, perhatian tidak selalu berkaitan dengan status hubungan, dalam pekerjaan pun, perhatian khusus dari perusahaan sangat dibutuhkan oleh karyawan.

Perhatian yang dimaksud bukanlah perhatian yang melupakan status karyawan yang adalah seorang pekerja, namun perhatian yang tidak melupakan bahwa karyawan adalah manusia. Karena itu, jika kamu adalah seorang pimpinan perusahaan, sangat baik sekali jika memperhatikan kondisi kesehatan dan waktu makan karyawan kamu ya.

Jangan terlalu fokus pada hasil kerja hingga akhirnya mengabaikan kesehatan karyawan yang sedang bekerja.

7. Pekerjaan di luar Kesepakatan

pengusaha yang bekerja berlebihan duduk di laptop yang kelebihan beban dengan pekerjaan beberapa tugas di kantor modern - lembur potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Sebelum resmi menjadi seorang pekerja, setiap karyawan yang berhasil diterima akan melakukan kesepakatan kerja sebelum benar-benar dipekerjakan. Akan tetapi, ada saja perusahaan yang mempekerjakan seorang karyawan diluar kesepakatan. Terlebih jika merotasi pekerjaan secara sepihak oleh perusahaan, yang ada karyawan tidak betah dan memilih berhenti bekerja dari perusahaan.

8. Arah Pekerjaan Tidak Ada Kejelasan

merangkak di laptop komputer, dengan jendela bangunan - lembur potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Arah pekerjaan yang tidak jelas telah menjadi alasan umum mengapa seorang karyawan memilih untuk resign. Karena itu, untuk menghindari hal ini terjadi bagi perusahaan kamu, maka perusahaan harus terlebih dahulu mengetahui target pekerjaan yang ingin dicapai. Sehingga karyawan yang dipekerjakan pun mengerti dan memahami jenis kualitas yang bagaimana, yang dapat ia lakukan agar perusahaan tempat ia dipekerjakan turut berkembang.

Nah, itu dia beberapa alasan yang membuat karyawan resign dari pekerjaan. Untuk itu, tetaplah menjadi seorang pemimpin yang bijaksana penuh semangat dan perhatian, agar karyawan yang dipekerjakan enggan dan tak terpikirkan untuk segera resign.

Comment

Artikel Terkait