by

Apa Saja Tips Memulai Usaha Warteg Bagi Pemula? Yuk Simak Ulasannya!

Ada beberapa tips untuk memulai usaha warteg, khususnya bagi kamu yang pemula. Meskipun, usaha ini terbilang sederhana, akan tetapi, untung yang didapat terbilang cukup besar. Para pembeli dapat bebas memilih menu kesukaan mereka, tanpa khawatir terbatasnya menu. Hal ini karena varian menu yang disediakan oleh warteg terbilang cukup beragam

Bahkan ada warteg yang menyiapkan menu hingga puluhan. Namun, setiap warteg pasti memiliki kebijakannya sendiri. Misalnya, menu a ada di warteg s dan hal tersebut tidak menandakan bahwa warteg w juga memiliki menu a. Selain menu, tentu rasa yang disajikannya pun berbeda.

Tips Memulai Usaha Warteg Bagi Pemula

Untuk memulai usaha warteg ini, kamu dapat melakukan beberapa cara. Dari survei lapangan hingga mempromosikan warteg yang kamu miliki. Adapun penjelasan lebih detailnya mengenai tips memulai usaha warung makan ini, yuk simak ulasan berikut ini!

1. Tentukan Target Market dan Survey Lapangan

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah survey lapangan dan menentukan target market. Hal ini dilakukan untuk menunjang keputusan yang diambil secara objektif. Pasalnya, jika kamu tidak meriset ini terlebih dahulu, maka nantinya kamu sendiri yang akan rugi. Cobalah untuk menentukan target marketnya terlebih dahulu. Seperti anak sekolah atau kampus, ibu rumah tangga, karyawan, atau yang lainnya.

Selain itu, analisa pula data mengenai siapa yang tinggal, profesi nya apa saja, makanan yang cenderung disukai seperti apa, dan lain sebagainya. Sehingga, setelah itu kamu dapat melakukan survey langsung ke lapangan. Selain itu, kamu memulai survey dari tempat-tempat yang memungkinkan sering atau dilewati oleh target makan seperti sekolah, daerah tempat mereka nongkrong, maupun yang lainnya.

2. Tentukan Budget

Tentu setelah kamu melakukan riset atau survey, kamu pasti ada gambaran berapa yang akan kamu keluarkan. Dari mulai biaya sewa tempat, biaya keamanan, listrik, karyawan, bahan-bahan pokok, gas, dan lain sebagainya. Terutama jika kamu memang membuat aneka macam hidangan. Hal ini kamu perlu perhatikan dengan baik setelah kamu meninjau dengan seksama.

Baca Juga  Ingin Buka Usaha Dari Nol? Berikut 9 Tips Jitu Yang Wajib Anda Ketahui

Maka putuskanlah berapa budget untuk masing-masing kebutuhan. Usahakan pembagian budget ini dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Pasalnya, jika tidak maka akan berdampak buruk. Sehingga kamu pula yang akan kesusahan terhadap hal tersebut.

3. Tentukan Tempat

Setelah mengetahui target market dan menentukan budget, maka selanjutnya adalah menentukan tempatnya kan dimana. Usahakan untuk tidak melebihi budget yang telah kamu atur sedari awal. Jika melebihi, maka akan membuat budget untuk kebutuhan lain terpotong. Sehingga hal tersebut akan mengacaukan.

Jika tempat yang kamu tuju, tidak sesuai budget kamu. Maka, cobalah cari tempat yang lain. Dengan begitu, dalam memilih tempat, tidak bisa hanya memasukan satu list saja. Dibutuhkan beberapa list tempat yang menjadi target. Sehingga, ketika satu tempat tidak cocok, kamu tidak pusing lagi untuk mencari yang lain. Bukankah, cara seperti ini lebih efisien dibandingkan hanya fokus sama satu tempat saja?

4. Memilih Menu yang Akan Dipasarkan

Menu masakan menjadi hal yang tidak kalah penting untuk kamu pertimbangkan. Hal tersebut karena ini merupakan produk yang akan dijual kepada konsumen. Sehingga, pemilihan menunya pun harus disesuaikan dengan kesukaan para pembeli. Dengan begitu, makanan yang jual pun akan lebih menarik banyak pembeli.

Apabila kamu tidak tahu menu apa yang biasanya dijual, cobalah untuk mencarinya beberapa sumber. Seperti artikel, orang terdekat, bahkan melihat menu penjual warteg lainnya untuk dijadikan referensi.

Selain itu, cobalah untuk berlatih memasak terlebih dahulu. Setelah itu, mintalah bantuan kepada orang terdekat untuk mencicipi masakan tersebut. Jika mendapatkan kritik, maka cobalah catat apa yang harus diperbaiki. Kemudian perbaiki hal tersebut dengan baik.

5. Mencari Supplier Makanan Baku

Seperti yang diketahui kalau belanja eceran itu akan jauh lebih mahal. Dibandingkan dengan membelinya secara grosir atau banyak. Tentu jika kamu menemukan supplier bahan baku untuk kebutuhan warteg yang kamu miliki. Hal tersebut akan membuat pengeluaran lebih hemat.

Baca Juga  Ingin Mulut Tetap Segar Seharian? Begini Cara Mencegah Sariawan Saat Puasa

Untuk mencari supplier, cobalah untuk mencarinya di internet atau langsung datang langsung ke pasar. Jika kamu tidak menemukan tengkulak maka cobalah bekerja sama dengan pedagang pasar. Pasalnya, jika belanja langsung ke pasar, harganya pun akan jauh lebih murah dibandingkan kamu membelinya di toko.

6. Merapikan dan Mendesain Tempat Warteg

Setelah itu, maka tidak ada salahnya kamu mendesain atau mendekorasi warteg yang kamu miliki. Cobalah tata, tempat duduk, tempat menaruh makanan, dan lain sebagainya. Bahkan jika perlu pasang kipas angin (apabila tempatnya memiliki suhu panas) dan ditambah dengan hiasan dinding yang menarik.

Selain itu, gunakanlah bangku maupun tempat duduk yang memang kuat atau kokoh. Sehingga ketika duduk, mereka akan merasa lebih nyaman. Selain menikmati makanannya, mereka pun pasti nyaman dengan tempatnya.

7. Mempromosikan Warteg

Tentu sebagus apapun tempat, jika tidak dipromosikan maka hasilnya tidak akan optimal. Maka kamu dapat mempromosikannya melalui sosial media. Selain itu, jika memungkinakan, kamu pun dapat menyediakan layanan delivery untuk jarak-jarak tertentu.

Bahkan kamu dapat meminta tolong kepada rekan-rekan kamu untuk mempromosikan jualan tersebut. Sehingga dapat menjangkau lebih banyak orang.

Beberapa tips usaha warteg bagi pemula di atas, dapat kamu terapkan secara perlahan. Selain itu, jika rasa makanan kamu dinilai enak oleh para pembeli, usahakan untuk mempertahankannya. Bahkan tidak hanya itu saja, kamu pun perlu menjaga kebersihan tempat kamu berjualan. Sehingga, para pelanggan nyaman makan di warteg yang kamu Kelola.

Comment

Artikel Terkait