by

Oh Jadi Ini Ternyata Alasan Takut Kuliah!

Sekalipun pandangan masyarakat terkait pendidikan di Indonesia sudah mulai bagus, ternyata masih ada sebagian orang yang enggan untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi. Sedikit banyak ini disebabkan oleh beberapa alasan takut kuliah, yang masih menjadi hantu laten dan sulit untuk dihilangkan dari pikiran sebagian masyarakat.

Akhirnya, alasan takut untuk kuliah ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat, termasuk sosialisasi cara untuk menghilangkannya. Sehingga semangat remaja untuk ngampus menjadi semakin tinggi. Ini dia alasan-alasan yang dimaksud:

1. Lulus Kuliah Tidak Menjamin Dapat Kerja

Tidak dimungkiri, ternyata masih banyak orang yang masih beranggapan kalau sekolah atau kuliah adalah syarat untuk mendapatkan pekerjaan ketika lulus nanti. Alhasil ketika ada orang lulus kuliah tetapi tidak bekerja, maka hasrat masyarakat untuk berkuliah mulai berkurang dikarenakan sudah tidak ada lagi rasa percaya.

Padahal perkuliahan itu tidak semata untuk mencari kerja saja tetapi juga untuk pengembangan diri. Artinya, kalau orang yang kuliah tidak mendapatkan pekerjaan, dia tidak akan langsung “jatuh” melainkan masih tetap bertahan dan berjuang. Berbeda dengan orang yang tidak kuliah bahkan tidak sekolah yang jika gagal dapat kerja, maka rasa mindernya akan meninggi hingga muncul rasa putus asa.

Oleh sebab itu, paradigma kuliah untuk kerja harus dirubah. Apalagi dengan kuliah, Anda juga bakal mendapatkan kecerdasan tambahan yang tidak diberikan kepada orang yang tidak sekolah. Minimal Anda mampu menganalisis masalah secara benar sesuai dengan pola pikir logis yang telah diajarkan pada saat kuliah.

2. Biaya Kuliah Mahal

Remaja enggan berkuliah terkadang juga disebabkan oleh pernyataan kalau biaya kuliah itu sangat mahal. Dan tidak dimungkiri, alasan ini juga menjadi penyebab mengapa orang tua di Indonesia enggan memasukkan anaknya ke perguruan tinggi. Namun di sisi lain, anak-anak mereka justru dibelikan sepeda motor bahkan mobil.

Baca Juga  7 Manfaat Sekolah Berbasis Alam untuk Meningkatkan Kualitas Siswa

Biaya kuliah memang mahal. Namun biaya tersebut terasa ringan karena dicicil setiap satu semester bukan satu kali bayar. Lain daripada itu, biasanya setiap kampus mengeluarkan program bea siswa, baik bea siswa yang berbasis prestasi maupun bantuan untuk mahasiswa yang tidak mampu.

Kalau dibaca dari segi filosofis, biaya kuliah sejatinya sangat murah jika dibandingkan dengan kecerdasan dan kematangan karakter yang akan didapatkan oleh mahasiswa. Dasar ini yang tidak terpikirkan karena tidak terlihat secara nyata melainkan abstrak. Jika pikiran menjangkau filosofis di atas, tentu uang tidak lagi menjadi hambatan asalkan perkuliahan tetap berjalan.

3. Kuliah Biang Pergaulan Bebas

Alasan takut kuliah yang berikutnya ialah adanya pernyataan kalau kuliah itu merupakan biang munculnya pergaulan bebas. Tentunya, argumen ini sangat tidak tepat karena di lembaga apapun, pergaulan semacam ini tidak bisa dihindari jikalau oknum di dalamnya memang berniat tidak untuk menuntut ilmu, melainkan untuk melakukan hal yang tidak baik.

Sekalipun demikian menggeneralisir semua perkuliahan adalah cikal bakal terbentuknya pergaulan bebas, juga tidak bisa diterima dengan akal sehat. Sebab, banyak anak kuliah yang justru memiliki mental bagus, berakhlak luhur serta bisa menilai mana pergaulan yang layak dimasuki dan mana yang tidak.

Nah, Anda sendiri tidak boleh memilih perguruan tinggi secara sembarangan. Paling tidak perhatikan kualitas dan testimoni dari kampus yang bersangkutan terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan. Setelah itu, tanamkan di hati kalau Anda memang benar-benar akan menuntut ilmu, serta mengembangkan diri bukan untuk kepentingan yang lain.

4. Ada Skripsi dan Ujian Skripsi

Ketika Anda mendengar istilah skripsi dan ujian skripsi, maka yang muncul di pikiran adalah satu karya ilmiah yang penulisannya sangat sulit, dan harus diujikan oleh dosen yang killer habis. Alhasil, anggapan parsial semacam ini akan menimbulkan rasa takut bagi masyarakat sehingga enggan kuliah di perguruan tinggi.

Baca Juga  5 Kalimat Filosofis Tentang Anak Menurut Islam

Bagi mahasiswa yang memang niat kuliah dengan serius serta tidak berhenti belajar, maka skripsi tidak akan menimbulkan rasa takut bagi dirinya. Sebab, sebelum masuk ke bagian ini, mahasiswa sudah digembleng dengan teori serta akan mendapatkan modul cara membuat skripsi yang benar.

Nah, kalau Anda sudah paham dengan isi skripsi yang dibuat, tentu se-killer apapun dosen penguji, Anda pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Lain soal kalau kuliah hanya main-main saja, apalagi jika niatnya memang untuk membeli skripsi bukan membuat sendiri. Tentu, Anda akan kesulitan ketika masuk ke ruang penguji karena akan dicecar dengan pertanyaan yang akan sulit dijawab.

5. Biaya Kost Mahal

Ada saja masyarakat yang beranggapan kalau perkuliahan yang berada di kota besar, lebih bagus daripada kampus yang berada di daerah. Akhirnya mereka pun enggan berkuliah karena alasan biaya kost mahal, sedangkan perguruan tinggi yang memiliki asrama dianggap tidak modern.

Pola pikir yang membedakan antara kampus di kota dengan yang di daerah harus direduksi sekarang juga. Apalagi kalau sampai menghalangi keinginan untuk kuliah dikarenakan biaya hidup termasuk biaya kost yang mahal. Padahal, Anda bisa berkuliah tanpa bayar kost, asalkan menganggap kampus terdekat tetap berkualitas.

Anda juga harus ingat kalau keberhasilan di dalam pendidikan tidak ditentukan oleh perguruan tingginya, melainkan seberapa mampu mahasiswa untuk melatih kecerdasan dan pengembangan karakter. Ya, sekalipun Anda berkuliah di desa yang tanpa ngekos, tetapi kalau Anda mau berkuliah dengan benar, tentu hasilnya tidak akan kalah dengan mahasiswa yang kuliah di kota besar.

Seharusnya alasan takut kuliah yang telah dijelaskan di atas tidak dijadikan sebagai hambatan Anda untuk berkuliah di perguruan tinggi. Namun, tetaplah memberanikan diri untuk berkuliah serta jalani perkuliahan dengan serius, demi untuk menuntut ilmu dan pengembangan diri. Nantinya, Anda akan menemukan sebuah kebenaran kalau alasan-alasan di atas adalah salah.

Penulis : Agus Heriyanto

Gravatar Image
Saya adalah seorang penulis artikel online yang telah menekuni profesi selama 8 tahun lebih. Ini Saya lakukan semata untuk memberikan informasi yang berharga kepada seluruh pembaca online di seluruh Indonesia.

Comment

Artikel Terkait