by

Jenis Seleksi Perekrutan OSIM yang Paling Tepat

Sekalipun hanya sebatas organisasi intra madrasah, perekrutan OSIM tetap tidak boleh sembarangan. Sebab, organisasi inilah yang berada di depan dalam rangka promosi sekolah terkait dengan organisasi kesiswaan. Ironinya, promosi OSIM lebih mengena daripada promosi manajemen kelembagaan dan fasilitas pembelajaran. Oleh sebab itu, para pengampu OSIM  harus tahu jenis seleksi perekrutan OSIM yang benar.

Artinya, jika OSIM berkualitas, tidak tertutup kemungkinan masyarakat pasti menyangka lembaga pendidikan madrasah di sana juga bagus. Sebaliknya, kalau warga OSIM terdiri dari siswa yang kurang bermutu, berarti secara keseluruhan output di madrasah tersebut memiliki kualitas yang sama.

Nah, di bawah ini akan dijelaskan beberapa jenis seleksi perekrutan OSIM yang tepat. Jadi, silakan para pengampu Organisasi Intra Madrasah membacanya sampai selesai, lalu terapkan pada saat memilih anggota OSIM yang baru. Ini ulasannya:

1. Seleksi Retorika

Anggota OSIM harus memiliki kemampuan berbicara atau retoris yang bagus. Sebab, siswa-siswi pilihan inilah yang akan menyuarakan kemajuan madrasah ke masyarakat luar. Tanpa kemampuan berbicara yang baik, tentu OSIM kesulitan berkembang termasuk enggan melakukan studi banding ke sekolah yang lain.

Kemampuan retorika juga teropong kecerdasan anggota OSIM. Kalau pola berbicaranya sistematis, lancar dan terstruktur, berarti si anak ini memiliki pola pikir yang juga logis dan sistematis. Ketika melakukan diskusi maupun pidato pun tidak kagok dan tidak kikuk.

Seleksi semacam ini yang masih belum diterapkan saat perekrutan anggota OSIM. Sehingga, rujukan seleksi hanya prestasi saja, padahal banyak siswa tidak berprestasi tetapi kemampuan retorikanya cukup baik. Padahal kemampuan ini yang paling dibutuhkan di dalam organisasi intra siswa.

2. Seleksi Idealisme Pendidikan

Siswa yang menjadi anggota OSIM harus memiliki idealisme pendidikan yang tinggi. Baik, idealisme yang berhubungan dengan kedisiplinan, kenyamanan belajar, kebersihan kelas, peran program sekolah, hingga idealisme terhadap komersialisasi pendidikan.

Baca Juga  Ini Dia 5 Langkah Memanajemen Kelas yang Benar

Idealisme semacam ini harus dimiliki calon anggota OSIM. Misal, bagaimana pandangannya tentang kedisiplinan di sekolah. Idealisme ini wajib dimiliki anggota OSIM, karena OSIM harus menunjukkan contoh yang baik kepada teman-temannya. Begitu juga dengan idealisme yang lain seperti peran kebersihan, tanggapan terkait kerja OSIM yang tidak dibayar dan selainnya.

Jika seluruh anggota OSIM memiliki idealisme yang tinggi, tentunya segala program yang dibebankan bisa terlaksana dengan maksimal. Mereka pun siap bekerja tanpa dibayar karena semua murni demi pengabdian. Tak hanya itu, jika OSIM menampung siswa dengan idealisme tinggi, tentu sekolah akan kondusif karena seluruh siswanya berdisiplin akibat teladan dari teman-temannya di OSIM.

3. Seleksi Literasi Diri

Seleksi literasi diri terbagi menjadi dua yaitu seleksi kemampuan membaca dan kemampuan menulis. Seleksi ini juga penting untuk menilai sejauh mana bakat baca dan tulis siswa. Hanya siswa yang suka membaca dan suka menulis saja yang layak menjadi anggota OSIM.

Siswa yang suka membaca dan suka menulis, tentu memiliki kecerdasan yang tinggi. Sekalipun mereka tidak berprestasi, tetapi pola pikir yang mereka anut pasti sistematis, runtut dan cakrawala keilmuan juga luas. Ini yang dibutuhkan dari OSIM supaya ada batasan yang jelas, mana anggota OSIM dan mana yang siswa biasa.

Jika anggota OSIM-nya saja malas membaca dan enggan menulis, lantas apa yang bisa dibanggakan. Yang ada, OSIM hanya tinggal organisasi tanpa melahirkan program-program literasi yang nyata. Kalau ini dibiarkan, tentu OSIM tidak bisa dijadikan andalan sekolah dalam hal promosi ke masyarakat.

4. Seleksi Kepemimpinan

Seorang siswa harus memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Apalagi anggota OSIM karena nanti mereka akan memimpin teman-temannya. Oleh sebab itu, pengampu OSIM harus merekrut anggota baru dengan cara menyeleksi melalui jiwa kepemimpinan. Nanti akan terlihat, apakah mereka siap menjadi pemimpin atau tidak.

Baca Juga  Tumbuhkan Minat Baca, Dinas Arsip dan Perpustakaan Aceh Adakan Kegiatan Story Telling Untuk Anak-anak

Siswa yang lolos seleksi kepemimpinan, berarti dia memiliki kedewasaan yang mumpuni.  Berarti dia layak memimpin teman-temannya ketika melaksanakan program sekolah yang dibebankan pada organisasi. Tak hanya itu, para anggota akan bekerja untuk satu tujuan bukan untuk banyak tujuan yang berbeda-beda.

Cara menyeleksi anggota OSIM dari segi kepemimpinan ialah, silakan lakukan tes wawancara. Pertanyakan kepemimpinan kepada mereka untuk menilai sejauh mana pengetahuan terhadap dinamika tersebut. Siapa yang mendapatkan nilai tinggi, maka merekalah yang layak direkomendasikan menjadi anggota OSIM.

5. Seleksi Kemampuan Dialogis

Kemampuan dialogis adalah kemampuan retorika atau kemampuan berbicara dua arah. Hal ini bisa dilihat ketika siswa sedang berdebat atau berdialog dengan temannya. Periksa retorisnya apakah logis, ilmiah atau hanya argumen pribadi saja. Dengan seleksi ini, pengampu juga bisa melihat mental siswa ketika berdebat.

Jika siswa menyerang pribadi dalam debatnya, berarti dia tidak memiliki mental yang bagus. Ini tidak bisa diterima karena yang ada hanya konflik dengan teman-teman OSIM yang lain. Seleksi ini penting karena menjadi syarat kualitas dari organisasi yang dibentuk.

Selain jenis seleksi di atas, seleksi kemampuan dialogis yang jarang diterapkan. Alhasil siswa tidak memiliki kemampuan berdebat dan diskusi yang baik. Padahal, OSIM adalah wadah siswa berorganisasi yang otomatis banyak perdebatan dan diskusi di dalamnya.

Itulah jenis seleksi perekrutan OSIM yang harus diketahui pengampu OSIM di seluruh madrasah di Indonesia. Kalau seleksi ini diterapkan, lulusannya pasti oke serta sudah siap untuk berkecimpung di dalam organisasi. Usahakan semua seleksi diterapkan sehingga alokasikan waktu cukup panjang sebelum pelantikan OSIM yang baru.

Penulis : Agus Heriyanto

Gravatar Image
Saya adalah seorang penulis artikel online yang telah menekuni profesi selama 8 tahun lebih. Ini Saya lakukan semata untuk memberikan informasi yang berharga kepada seluruh pembaca online di seluruh Indonesia.

Comment

Artikel Terkait