by

Bukan Hanya karena Uang Saja, Ini Seharusnya Alasan Luhur Menjadi Guru

Menjadi seorang guru, seharusnya tidak semata untuk mendapatkan penghasilan saja tetapi lebih ditanamkan di dalam hati kalau tujuan mengajar semata untuk pengabdian terhadap bangsa dan negara. Seorang pendidik juga harus sadar dengan alasan luhur menjadi guru yang dimungkinkan tidak akan didapatkan dari profesi yang lain.

Profesi guru merupakan profesi yang luar biasa. Tanpa seorang guru, suatu bangsa akan melahirkan generasi yang bodoh yang akan mudah ditipu oleh generasi bangsa lain yang para gurunya lebih berkualitas. Bisa dibilang, kemajuan suatu bangsa tergantung seberapa besar mutu guru yang berada di dalamnya.

Nah, kalau seorang guru bersedia mengajar disebabkan oleh alasan keluhuran di dalam hati, maka kita tinggal menunggu waktu saja untuk melihat geliat kecerdasan masyarakat. Oleh sebab itu, bagi para guru, silakan baca list-list alasan di bawah ini:

1. Untuk Kecerdasan Anak Bangsa

guru mengajukan pertanyaan kepada murid-muridnya - teacher potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Alasan luhur menjadi guru yang pertama adalah untuk mencerdaskan anak bangsa. Ini alasan prioritas yang efeknya akan membuat si guru bisa mengajar dan mendidik dengan sepenuh hati dan ikhlas. Jika alasan ini mengejawantah di dalam perilaku, maka otomatis pamrih terhadap keduniaan akan dikesampingkan.

Pernyataan di atas, tidak semata ingin mengatakan kalau uang tidak penting sehingga tidak perlu menjadi alasan bekerja menjadi seorang guru. Tetapi, kepentingan kecerdasan seharusnya diletakkan di fondasi alasan pertama. Selanjutnya, biarkan rezeki dan keberuntungan yang berbicara.

Banyak fakta sejarah yang menyatakan kalau guru-guru di zaman dulu bisa hidup dengan tenang dan nyaman hanya karena niatnya mengajar yang benar. Mungkin dari segi kesejahteraan tidak terlalu bagus, tetapi ketenangan hati itulah rezeki yang tidak terhingga. Mereka pun masih bisa menempuh jarak puluhan kilo meter dengan berjalan kaki tanpa lelah dan capai dan dianugerahi kesehatan.

Baca Juga  Ingin Buka Usaha Dari Nol? Berikut 9 Tips Jitu Yang Wajib Anda Ketahui
2. Untuk Sama-Sama Menuntut Ilmu

guru bahagia dan anak sekolah saling memberikan lima tinggi di kelas. - teacher potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Jangan sangka yang menuntut ilmu di sekolah hanya siswa saja, sedangkan gurunya hanya dianggap sebagai pemberi ilmu semata. Padahal, kalau kita berpikir secara filosofis, ketika guru mengajar, sesungguhnya guru tersebut pun telah menuntut ilmu. Ingat pepatah ini, jika ilmu disampaikan, maka ilmu tidak akan berkurang tetapi justru akan semakin bertambah.

Oleh sebab itu, menuntut ilmu bisa dijadikan alasan menjadi seorang guru berikutnya. Silakan niatkan alasan ini sebelum Anda mulai masuk ke ruang kelas. Kalau perlu sampaikan juga kepada siswa kalau Anda pun ikut belajar di dalam kelas tersebut. Kalau motivasi ini berhasil, tentu Anda dan siswa akan semakin bersemangat untuk melakukan kegiatan pembelajaran.

Kalau alasan ini yang menjadi pilihan, seorang guru tidak akan mengedepankan egosentris saat mengajar. Dia tetap akan mendengarkan saran, argumen, pernyataan dan kritik dari siswanya dengan sepenuh hati. Termasuk menerima jika ternyata ada siswa yang cakrawala keilmuannya melebihi gurunya.

3. Untuk Mencari Lahan Jariah

tampilan tabel kelas - teacher potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Amal jariah adalah amal yang pahalanya tetap mengalir sekalipun orangnya telah meninggal dunia. Ada tiga amalan yang disebut jariah, yang pertama adalah melahirkan anak yang sholeh yang mendoakan kedua orang tuanya. Yang kedua bersedekah jariah ke masjid dan yang terakhir adalah mengajar atau memberikan ilmu yang bermanfaat.

Selama kita menjadi guru yang ikhlas, dan siswa masih menggunakan ilmu yang kita berikan untuk kebaikan, maka sebagai gurunya akan ikut mendapatkan pahalanya. Luar biasanya, pahala tersebut tetap dialirkan sekalipun kita sebagai guru telah menjadi jenazah dan telah dikebumikan.

Kalau guru meniatkan aktivitas mengajarnya untuk kepentingan jariah, tentu dia akan mengesampingkan sisi keduniaan. Uang tidak lagi menjadi alasan utama bahkan banyak guru yang siap mengajar tanpa dibayar. Orang semacam ini mungkin sulit ditemukan, tetapi kalau benar-benar ada, maka guru itulah yang layak disebut pahlawan tanpa tanda jasa.

Baca Juga  Ingin Sekolah Gratis? Berikut Tips Mencari Beasiswa dan Lolos Seleksinya
4. Untuk Memperbaiki Akhlak

tolong, beritahu kami jawaban yang benar! - teacher potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Kalangan sufi pernah mengucapkan kalau ilmu seharusnya didahului oleh adab atau akhlak. Oleh sebab itu, seorang guru harus meniatkan perbaikan akhlak dirinya dan siswa sebelum masuk kelas. Sebisa mungkin juga dimunculkan pendidikan adab dan etika selain pendidikan berbasis keilmuan. Kolaborasi ini mungkin saja berhasil asal gurunya memiliki akhlak dan adab yang bagus sebagai keteladanan.

Pernyataan di atas yang menjadi premis atas argumen kalau tugas guru tidak hanya mengajar tetapi juga mendidik. Ironisnya, tugas mendidik siswa lebih sulit daripada sekadar menjelaskan materi ilmu di depan kelas. Bahkan, mungkin tidak terlalu berlebihan kalau guru dianggap tidak berhasil mendidik siswa kalau kelak si siswa tersebut menjadi orang yang cerdas tetapi akhlaknya buruk.

Maka dari itu, mari niatkan diri untuk mengajar ilmu sekaligus mendidik sikap dan etika siswa. Keduanya harus berjalan berkelindan dengan hasil didikan diletakkan di fundamen pertama. Sedangkan urusan siswa pintar atau tidak, serahkan pada kemampuan otak mereka dalam menyerap ilmu pengetahuan.

5. Untuk Mencari Ridho Allah

wanita muslim modern - guru agama potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Alasan atau niat yang paling penting tidak lain untuk mencari ridho Allah semata. Jika niat ini yang diletakkan di depan, maka semua alasan di atas akan muncul di dalam hati. Efeknya, seluruh anak didik akan tumbuh menjadi manusia intelek dan berbudi, dan jangan khawatir, si guru akan mendapatkan rezeki berlimpah dari Allah yang Maha Pemberi.

Jika niat mengajar semata untuk mencari ridho Allah, tentu cara maupun konten yang diajarkan tidak akan pernah menyimpang. Ilmu yang didapatkan siswa pun hanya ilmu-ilmu yang baik serta berguna bagi kehidupannya. Luar biasanya lagi, si guru akan diberikan kemudahan saat mengajar, dan siswa pun lebih mudah ketika menyerap pelajaran.

Baca Juga  Quotes Mahasiswa Magang, yang Berasal Dari Film-Film Favoritmu

Maka dari itu, silakan persiapkan alasan luhur menjadi guru di atas sebelum Anda benar-benar terjun ke dalam profesi sebagai guru. Carilah ridho Allah di dalamnya bukan untuk mencari pundi-pundi rupiah semata. Ingatlah pepatah ini, “ jangan jadikan sarjana pendidikan-mu untuk mencari uang, tetapi dapatkan uang dari prestasi-mu di dalam pendidikan”.

Penulis : Agus Heriyanto

Gravatar Image
Saya adalah seorang penulis artikel online yang telah menekuni profesi selama 8 tahun lebih. Ini Saya lakukan semata untuk memberikan informasi yang berharga kepada seluruh pembaca online di seluruh Indonesia.

Comment

Artikel Terkait