by

Ini Dia 5 Langkah Memanajemen Kelas yang Benar

Seorang guru harus mengetahui langkah-langkah memanajemen kelas, supaya tujuan kelas yang nyaman dan aman bisa tercapai. Tanpa manajemen kelas yang baik tentunya tujuan tidak akan tercapai malah pembelajaran akan berjalan tanpa arah.

Tentunya, mengingat pentingnya memanajemen kelas, maka Anda harus menerapkannya sedini mungkin dengan program-program yang tepat.

Memanajemen kelas sendiri bisa diartikan sebagai cara untuk mengelola kelas dengan baik demi tujuan tertentu. Di dalamnya ada rencana, aksi, pengawasan, hasil dan yang terakhir evaluasi. Kalau semua proses ini berjalan dengan lancar, tentunya hasil pembelajaran juga lebih tertata, output siswa juga lebih berkualitas.

Untuk itu, di bawah ini akan dijelaskan beberapa langkah memanajemen kelas yang harus diterapkan oleh seorang guru. Silakan dibaca sampai selesai lalu terapkan semampunya, dengan tetap memperhatikan kondisi siswa dan sarana belajar yang ada. Jadi, mari disimak ini ulasan selengkapnya:

1. Tentukan Struktur Kepengurusan Kelas

Langkah-langkah memanajemen kelas yang pertama, ialah menentukan struktur kelas atau orang-orang yang akan mengelola kelas, sesuai dengan seksi atau bidangnya masing-masing. 7K merupakan struktur kelas yang umum, namun Anda bisa menambah struktur lain seperti Pemberdayaan Perempuan, Media, Humas, Prestasi dan selainnya.

Kalau bisa, seluruh siswa harus memiliki andil di dalam struktur kepengurusan. Sehingga mereka tidak saling melempar tanggung jawab, dikarenakan sudah mengampu tanggung jawab masing-masing. Sedangkan kalau struktur diperuntukkan untuk sebagian siswa saja, tentu yang tidak terpilih akan merasa down bisa jadi juga bakal menjadi pengganggu di kelas.

Dengan adanya struktur kepengurusan kelas, siswa serasa dilibatkan di dalam pengelolaan kelas. Tak hanya itu, adanya kepengurusan kelas, juga bisa dijadikan alat untuk melatih kedisiplinan dan kepemimpinan pada seorang siswa. Ini pula yang menjadi alasan mengapa pembuatan struktur kelas diletakkan di langkah pertama.

Baca Juga  Kamu Kesulitan Memanfaatkan Waktu yang Kamu Punya? Simak Tips Memanagemen Waktu Ini!
2.  Buat Program Belajar yang Tepat

Jika struktur kepengurusan kelas sudah terbentuk maka lanjutkan dengan membuat program belajar yang tepat. Program di sini bisa berupa program belajar jangka pendek maupun program belajar jangka panjang. Jangan lupa untuk membuat program berbasis bakat dan prestasi, supaya siswa tidak bosan dan semangat belajarnya semakin bangkit.

Ada struktur kepengurusan tetapi tidak ada program belajar, tentu pengelolaan kelas tidak akan maksimal. Karena esensinya memang tidak ada yang akan dikelola, sehingga yang tersisa hanya nama-nama struktural saja yang terpasang di dinding kelas.

Membuat program belajar tidak usah muluk-muluk. Yang terpenting segala program yang direncanakan selesai sesuai target di awal. Untuk urusan hasil maka ditentukan ketika evaluasi nanti yang dilaksanakan di akhir kegiatan belajar.

3. Lakukan Pengawasan Kinerja Struktural Kelas

Langkah-langkah memanajemen kelas yang berikutnya adalah melakukan pengawasan kinerja struktural. Sebagai wali kelas yang bertugas untuk memanajemen kelas, harus mampu melihat kinerja dari bawahannya atau siswa-siswa yang namanya ada di papan struktural.

Silakan awasi mereka apakah sudah bekerja dengan baik atau tidak. Jika memang perlu teguran, maka silakan ditegur sebelum kegiatan pembelajaran semakin rusak. Walas juga harus mencatat masalah apa yang terjadi di dalam pengawasan, yang nanti data tersebut bisa diangkat pada saat kegiatan evaluasi.

Tanpa pengawasan, manajemen sekolah tidak akan berhasil karena kegiatan akan berjalan serampangan. Bahkan, kegiatan tersebut akan keluar dari rencana yang artinya, tujuan kegiatan pembelajaran juga tidak akan tercapai. Maka dari itu, pengawasan di dalam manajemen kelas adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.

4. Lakukan Evaluasi Kegiatan Struktural Kelas

Tidak mungkin kegiatan berjalan sempurna karena sejatinya tidak ada yang sempurna di bumi ini. Tugas seorang walas hanya mengupayakan apa yang tidak sempurna tersebut, diperbaiki supaya kegiatan berikutnya lebih bagus lagi. Artinya, kesalahan-kesalahan yang muncul harus bisa dijadikan sebagai pembelajaran.

Baca Juga  Bagaimana sih Cara Menyenangkan Anak yang Baik?

Maka dari itu, di dalam setiap manajemen sekalipun manajemen kelas tetap membutuhkan yang namanya evaluasi. Ini langkah terakhir yang bisa dijadikan penilaian, apakah seluruh kegiatan pembelajaran di dalam kelas sudah sesuai dengan rencana atau tidak. Termasuk untuk mengetahui apakah tujuan sudah sesuai target atau sebaliknya.

Yang berperan di dalam kegiatan evaluasi manajemen kelas adalah walas atau wali kelas. Di sini, walas bisa menegur maupun memberikan punishment bagi struktural kelas yang tidak bekerja. Sebaliknya di sini pula, walas harus mengapresiasi kinerja seluruh anak buahnya yang telah berupaya melaksanakan kegiatan sebaik mungkin.

5. Membuat Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan

Langkah-langkah memanajemen kelas yang terakhir ialah membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan. Ini biasanya diserahkan kepada kepala sekolah melalui waka kesiswaan.

Namun, kalau kegiatan memanajemen kelas merupakan inovasi dari walas sendiri, maka LPJ bisa dijadikan arsip untuk membuktikan kalau Anda pernah membuat kegiatan di kelas tersebut.

Laporan pertanggungjawaban kegiatan termasuk kegiatan pembelajaran di kelas, maupun kegiatan yang lain sejatinya untuk mendokumentasikan apa yang sudak dilaksanakan. Nanti sekali waktu dokumen tersebut dibuka kembali, untuk memberikan informasi kepada walas berikutnya terkait dengan kegiatan memanajemen kelas yang lebih bagus.

Jika LPJ sudah selesai dibuat berarti kegiatan memanajemen kelas di semester itu sudah selesai. Maka wali kelas yang baru di kelas berikutnya, bisa membuat rencana anyar di depan untuk satu semester atau satu tahun ke depan.

Ini perlu dilakukan karena setiap siswa baru pasti juga membawa karakter baru ke dalam kelas dan sekolahnya. Jadi tujuan pun harus disesuaikan dengan karakter tersebut.

Itulah langkah-langkah memanajemen kelas yang harus diterapkan oleh seluruh wali kelas di setiap jenjang pendidikan. Tujuannya semata untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kelas, supaya kegiatan di dalamnya benar-benar mengarah pada ketercapaian tujuan. Jika kelas tidak dikelola dengan baik, tentu pembelajaran tidak akan maksimal, siswa pun tidak akan mendapatkan ilmu yang mumpuni.

Penulis : Agus Heriyanto

Gravatar Image
Saya adalah seorang penulis artikel online yang telah menekuni profesi selama 8 tahun lebih. Ini Saya lakukan semata untuk memberikan informasi yang berharga kepada seluruh pembaca online di seluruh Indonesia.

Comment

Artikel Terkait