by

Apa Saja Pembagian Kekayaan Intelektual? Mari Kita Simak!

Pembagian kekayaan intelektual dapat memberikan gambaran mengenai klasifikasi dari HKI itu sendiri. Sehingga, Anda dapat mudah membedakannya. Lantas kenapa perlu didaftarkan di HKI atau hak kekayaan intelektual?

Hal ini dikarenakan suatu karya, produk, atau jasa yang Anda miliki akan dilindungi secara hukum. Sehingga akan terhindar dari plagiarisme maupun kerugian lainnya. Selain itu, hal tersebut dapat memberikan manfaat secara ekonomi.

Jenis-Jenis HKI (Hak Kekayaan Intelektual)

Pembagian ini menjadi 2, yaitu 1 hak cipta 2 hak kekayaan intelektual di bidang industri (selain hak cipta). Dimana masing-masing kekayaan intelektual ini memiliki perbedaan tersendiri. Di antaranya adalah sebagai berikut!

1. Hak Cipta

Hak cipta merupakan sebuah hak eksklusif yang diberikan kepada pemegang dari cipta karya. Dimana ia berhak untuk mengumumkan maupun memperbanyak. Selain itu, berhak pula dalam memberikan izin kepada pihak lainĀ  menggunakan karya yang ia miliki.

Contoh dari Hak Cipta diantaranya drama, musik atau lagu, seni batik, tarian dan lain sebagainya. Adapun di bidang non-seni diantaranya adalah program komputer, peta, buku dan lain sebagainya.

2. Hak Kekayaan Industri

Untuk hak kekayaan industri ini sendiri terdiri dari beberapa turunan. Di antaranya adalah indikasi geografis, hak atas merek, desain industri dan hak paten.

Indikasi Geografi

Untuk indikasi geografi sendiri yaitu suatu keterangan yang wajib dicantumkan dari wilayah produk tersebut dibuat. Pasalnya, kadang-kadang letak geografis menunjukan bagaimana kualitas maupun reputasi dari produk tersebut.

Pasalnya, kadang-kadang letak geografis menunjukan bagaimana kualitas maupun reputasi dari produk tersebut. contohnya seperti made in China, Made in Korea, Made in Japan, dan lain sebagainya

Desain Industri

Adapun untuk desain industri merupakan sebuah hak atas desain yang digunakan. Dimana desain ini memiliki ciri khas dari suatu merek. Contohnya, jam tangan dengan merek Rolex yang memiliki desain khusus. Sehingga hal tersebut menjadikannya berbeda dengan yang lain.

Baca Juga  Materi Sastra di Perguruan Tinggi yang Gampang-Gampang Susah
Hak Merek

Sementara hak merek merupakan sebuah hak untuk menggunakan merek tersebut secara legal. Pasalnya, merek tersebut telah didaftarkan. Sehingga tidak dapat dijiplak dan hanya pemilik merek saja yang berhak melabeli bahwa produk tersebut adalah orisinil. Contohnya, Adidas, Nike dan lain sebagainya.

Hak Paten

Sedangkan hak paten merupakan sebuah hak atas temuan teknologi. Dimana ketika teknologi ini digunakan oleh individu maupun kelompok. Seseorang yang memegang hak paten atas teknologi tersebut mendapatkan benefit secara finansial.

Alasan Pentingnya Karya Cipta Didaftarkan

Setelah mengenal pembagian kekayaan intelektual. Pasti sedikit banyak akan memahami alasan penting karya cipta didaftarkan ke HKI, bukan? untuk lebih jauhnya lagi, inilah beberapa alasan mengapa karya cipta perlu didaftarkan secara resmi!

1. Melindungi Dari Penjiplakan

Ketika sebuah karya cipta terdaftar maka akan dilindungi oleh badan hukum. Dengan batas atau kurun waktu tertentu sehingga, tidak akan ada yang dapat menjiplak atau meniru karya cipta yang kamu daftarkan. Jika pun ada, kamu dapat menuntut hal tersebut. Selain itu, kamu memiliki potensi yang besar untuk memenangkan kasus tersebut.

Misalnya, kamu memiliki sebuah desain industri untuk tokoh kartun. Tidak hanya itu, kamu pun melakukan pendaftaran di HKI. Sehingga, desain tersebut sudah terdaftar. Namun, seiring berkembangnya waktu, tokoh kartun yang kamu buat pun semakin popular. Sehingga ada pengusaha yang menggunakan karya kamu untuk produknya.

Namun, hal tersebut tanpa kamu ketahui atau tanpa meminta izin dirimu. Dengan kata lain, perusahaan tersebut menggunakan karyamu dengan seenaknya. Nah, hal ini lah yang bisa kamu ajukan untuk menuntut perusahaan tersebut. Namun, pastikan bahwa setiap unsur dari desain tersebut sama dengan desain yang telah kamu daftarkan beberapa waktu lalu.

Baca Juga  6 Cara Menjadi Pusat Perhatian Saat Presentasi
2. Menghindari Kerugian Secara Finansial

Di era yang serba canggih ini mendorong orang-orang untuk terus berinovasi. Sehingga, setiap waktu pasti ada sesuatu yang baru. Selain itu, hal tersebutlah yang mendorong perekonomian pun meningkat. Pasalnya, tidak hanya barang yang berbentuk fisik saja yang dapat dijual. Melainkan produk yang non – fisik pun dapat dikomersilkan, seperti film, desain, dan lain sebagainya.

Tentu jika karya-karya ini digunakan dengan begitu saja oleh kelompok maupun individu yang jahil. Akan menyebabkan kerugian finansial. Contohnya, kamu membuat sebuah film dan cukup menarik. Namun, sayangnya ada beberapa orang yang menjiplak film kamu dengan membuat CD bajakan.

Tentu harga yang ditawarkan oleh kelompok atau individu tersebut jauh lebih murah. Sehingga orang-orang yang ingin menonton film yang kamu buat pun. Pasti lebih memilih CD bajakan tersebut. Sehingga hal tersebut menurunkan omset penjualan dari Film tersebut. Parahnya lagi, kasus seperti ini biasanya tanpa pemberitahuan atau izin kepada sang pemilik karya.

3. Meningkatkan Kepercayaan Orang Lain atau Target Market

Ketika kamu memasarkan sebuah produk dan sudah terdaftar di HKI. Hal tersebut akan meningkatkan kepercayaan target market yang kamu sasar. Mengapa demikian? Hal ini karena mereka akan berpikir, produk tersebut aman. Selain itu, target market akan merasa kamu sungguh-sungguh dalam membuatnya.

Tentunya, ketika sebuah produk telah terdaftar. Maka, produk tersebut pun telah diuji dengan baik. Tidak mungkin dapat dipasarkan dengan luas, tanpa melalui pengujian yang dilakukan oleh pihak yang berwenang terlebih dahulu.

Contohnya, kamu memiliki alat untuk membantu panen padi. Selain itu, kamu telah mendapatkan hak paten dan bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk memproduksinya. Tentu alat ini akan lebih menarik perhatian target pasar, bukan? disbanding alat yang belum terdaftar dan belum jelas statusnya?

Baca Juga  Pentingnya Sekolah PAUD Bagi Si Kecil

Itulah beberapa pembagian kekayaan intelektual. Dimana terdiri dari hak cipta dan kekayaan industri. Adapun alasannya sebuah karya cipta perlu didaftarkan adalah untuk melindungi karya dan menghindari dari hal-hal yang merugikan kamu di kemudian hari.

Comment

Artikel Terkait